Bakso Malang Asli Cak Tio, Telp: 08129181453 - (021)9599.5354 - 8885.6037

Tampilkan postingan dengan label Bebek Goreng. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bebek Goreng. Tampilkan semua postingan

Jumat, 11 Februari 2011

Bebek Setan: The Hottest Duck in The Planet

"Kalo Gak Pedes Bakar Mulut, Panggil Gue 'Setan'...!"

Bentuknya gak serem amat, justru menggiurkan
Harapan Indah - webrizal.com
Yang namanya setan memang selalu bikin panas. Demikian juga makanan yang pakai nama setan di belakangnya. Kita sudah tak asing dengan menu makanan seperti Rawon Setan. Kini muncul lagi menu baru yang mengusung panasnya sang penghuni neraka itu. Setan sebagai merk memang cukup bikin orang penasaran dan mau datang untuk mencobanya (inget film Ki Kusumo, "13 Cara Memanggil Setan").

Bu Yani ogah disebut bidadari pengelola bebek setan
Bebek Setan, namanya. Jangan bayangkan si bebek bentuknya seperti Plucky duck atau monster bebek seram lainnya. Biar nggak penasaran, silakan coba dan datangi saja komplek ruko onderdil mobil di kawasan Harapan Indah.

Jangan kaget kalau "makanan dari setan" ini dikelola seorang bidadari (upsss! ibu rumah tangga biasa deng... Nanti suaminya marah lagi kalau dibilang "bidadari kok ngurusin bebek setan?" Hehehehe!). Tapi pastinya yang datang ke Bebek Setan bukan mau ketemu dengan sang pemilik, tapi mau "berantem" mulut melawan pedasnya si setan bebek ini. (Sebenarnya mana yang lebih pantas ya? Bebek Setan atau Setan Bebek?)


Bebek Setan Goreng (BSG)
Kayaknya, kulinerkuliner setuju banget dengan tagline iklan dari bebek setan, "Bebek terpedas di planet ini" (The hottest duck in the planet). Bagaimana tidak, baru masuk sesuap nasi campur sambal bebek setannya, kepala langsung nyut-nyut dan mulut terasa terbakar (tapi saya nggak berani komentar pedasnya kayak di neraka..... kan belum pernah masuk neraka!!! gedubrag! Hehehehe!).

Setidaknya ada 3 jenis olahan bebek di warung yang sebentar lagi bakalan pindah tempat ini. Pertama Bebek Setan, kedua Bebek Setan Goreng dan Bebek Goreng biasa. Khusus untuk Bebek Setan, yang penampilannya mirip masakan padang bebek digulai ini (beda jauh dengan bebek Madura yang biasanya justru seperti rendang Padang). Kalau Bebek Setan tampak berwarna kekuningan, tapi rasanya jangan tanya seperti apa pedasnya dengan bebek goreng lainnya yang berwarna lebih merah atau lebih gelap. (Kayaknya memang cuma di tempat ini saja, bebek bisa kita makan BARENG setan! hehehehe! Atau justru setannya yang kita makan sama bebek???)

Bentuknya seperti gule bebek, rasanya seperti setan
Setelah mencoba sedikit, sang pemilik, ibu Yani menyarankan saya untuk menambahkan sambel merahnya yang juga tak kalah pedas. "Kalau itu masih kurang pedas, coba lagi sambel merahnya Mas," sarannya sambil menyodorkan mangkuk sambal merah yang begitu menggiurkan. Eitss. tapi jangan tertipu, penampilannya yang merah merona dan menggoda itu justru bisapunya rasa pedas yang berlipat-lipat hingga berapa derajat celsius. Busyettt! Puweddes buanget. (bener-bener neh kayak lagi ngunyah setan! Busyeeet, puanasss dan puweddesss itu nggak kuku!)

Bebek Setan yang banyak dicari warga sekitar
Ibu Yani, wanita beranak dua yang masih berpenampilan cantik dan menarik ini bercerita kenapa dirinya buka usaha warung bebek setan karena dorongan beberapa temannya. Ditambah sang suami yang bekerja di Garuda Food juga mendukungnya. Maka jadilah wanita kelahiran 21 Juli 1981 ini berdagang bebek setan.

Meski ibu Yani kelahiran Tegal asli, tidak serta merta membuatnya buka warteg (warung Tegal) seperti kebanyakan orang sedaerahnya. Lalu kenapa pilihannya menu masakan bebek? Padahal dia sadar betul banyak resto bebek didominasi orang Jawa Timur dan Madura, atau paling tidak orang Semarang dan Solo.

Orang Tegal pertama yang buka masakan bebek super pedas
"Saya sudah berkeliling mencari menu masakan yang lagi trend digemari, maka pilihan saya adalah bebek," tutur bu Yani, Padahal biasanya orang Tegal buka usahanya ya kalau nggak warung Tegal ya Sate Tegal lah, imbuhnya. Justru dirinya mengaku ingin buka sesuatu yang beda dan dia kuasai. Wanita yang pernah buka salon ini memilih bebek dengan bumbu asli buatan sendiri dengan konsep "semakin pedas, semakin laku" buat menu sajian unggas bebek.

Tak heran kini dalam sehari ibu Yani bisa membantai 30 ekor bebek, dengan ukuran sajian 1 bebek jadi empat potong (kira-kira sendiri kan berapa potong bebek sehari bisa laku terjual?) Belum lagi ada sajian lain seperti, ati ampela goreng bebek dan gorengan kepala dan leher bebek yang tak kalah nikmatnya untuk dicoba. Khusus buat anak-anak, bu Yani sengaja menyediakan pula bebek goreng yang tidak ada setannya.... eh maksudnya bebek goreng yang tidak terlalu pedas.

Selalu survey menu bebek demi pelanggannya
Di Bekasi memang makin menjamur usaha resto bebek, dan Yani tidak mau sekadar membebek (ikut-ikutan), itulah sebabnya sebelum dirinya membuka usaha warung bebek, dia terlebih dahulu survey ke beberapa tempat yang menyajikan menu sajian bebek. Bahkan setelah dua tahun buka warung Bebek Setan, wanita ayu ini masih menyempatkan diri untuk melakukan survey ke resto bebek yang ada di sekitar wilayahnya, terutama di kawasan Harapan Indah. Hal ini dilakukan untuk mencari tahu seperti apa seh masakan bebek yang sedang "in" bagi para penggemar bebek.

Penasaran Anda mau mencoba seperti apa panasnya neraka? Eh maksud saya panasnya si bebek setan? Silakan saja berkunjung ke warung Bebek Setan atau bisa memesan di nomor telepon (021)9346.1965.


Sidik Rizal kulinerkuliner.com

Sabtu, 22 Januari 2011

Nasi Bebek Madura Ma' Isa: lebih dari 30 juta sehari omzetnya

20 Tahun Jadikan Bebek, Favorit Baru Warga Jakarta

Warung Nasi Bebek Ma' Isa
Jakarta, webrizal.com
Perjuangan seseorang itu memang baru terlihat setelah melewati masa waktu yang tak sebentar. Bahkan bisa jadi melewati puluhan tahun, maka siapapun yang telah melewati jatuh bangun usahanya selama berpuluh tahun tinggal memetik buah manis dari jerih payahnya itu. Apalagi ketika kesuksesan yang diraihnya bisa dirasakan bukan hanya untuk anak-cucunya, tapi juga orang tua tercinta pun mendapatkan berkahnya.

Itulah gambaran tentang seorang pedagang nasi bebek sederhana khas Madura yang telah menjadi aikon terkenal di Jakarta Timur hingga wajar sudah beberapa televisi meliputnya. Melihat dari jumlah pengunjungnya saja per hari bisa dipastikan berapa jumlah omzet Ibu Isa sang pemilik yang menjadi merk Nasi Bebek Ma' Isa.

Dibantu ke dua anak dan menantunya
Sedikitnya dalam sehari ada 400 ekor bebek yang habis dibantai untuk disajikan kepada pelanggan mulai dari jam 6.00 pagi hingga jam 11.00 malam. Bayangkan untuk se-ekor bebek, (biasanya pada sajian nasi bebek khas Madura) bisa dipotong menjadi 8 potong. Setiap porsinya pelanggan bisa mendapatkan nasi sepiring dan sepotong bebek rendang ala Madura yang dihargai hanya Rp 11.000,- Namun kelezatan dan nikmatnya memang digemari hampir lebih dari ratusan pelanggan yang datang setiap harinya.

Nasi Bebek Ma' Isa yang legendaris
Kulinerkuliner sendiri mencoba seporsi nasi bebeknya yang memang begitu populer, hmmmm dan ternyata memang cukup lezat dirasa untuk harga yang relatif terjangkau. Tapi jangan harap Anda bisa dengan tenang makan di warung nasi bebek Ma' Isa karena selesai kita menyantap nasi bebeknya yang maknyuss itu (kebetulan pernah dimuat dalam program wisata kulinernya pak Bondan, TransTV), pelanggan lain sudah antri ingin duduk makan di meja kita. Wah saking padatnya pengunjung, kita hanya bisa duduk belasan menit dan langsung harus angkat kaki dari warung nasi bebek ala Madura itu biar semua pelanggan kebagian tempat.

Hajjah Ma' Isa dan kulinerkuliner.com
Kulinerkulinmer sempat berfoto bersama dan mendengarkan cerita perjuangan Ma' Isa selama merintis usaha warung nasi bebek 20-an tahun lalu. Kini Ma' Isa segera akan memberangkatkan kedua orang tuanya ke tanah suci di pertengahan 2012. Bukan itu saja, anak-anaknya pun akan segera berangkat hanya pada tahun 2015 mendatang. Berkah dan nikmat dari keuletan sebuah usaha yang istiqomah.

Sedikitnya 400 bebek per hari dipotong
Yang membuat semua orang tahu mengapa nasi bebek Ma' Isa laku keras, adalah tempat pemotongan bebeknya (dapur potong) terletak terbuka tepat di samping tempat makannya. Di sana terliha jelas ada ratusan ekor bebek sedang dicincang dan dipotong-potong siap untuk dimasak buat hari berikutnya. Kebayang kan betapa numpuknya daging bebek siap dimasak ungkeb dalam kuali besar (raksasa). Proses memasaknya pun bisa memakan waktu hingga lebih dari 3 - 4 jam lho! Pantesan empuk dan bumbu-bumbunya terasa hingga ke dalam daging yah?

Ramai setiap harinya tiada henti
Mau tahu kayak apa nikmatnya nasi bebek goreng Ma' Isa yang memang mirip dengan daging rendang ini? Yang jelas pembuatannya sama sekali tidak menggunakan santan kelapa seperti halnya rendang ala Padang.

Karena rempah-rempa yang dimasak ungkeb bersama potongan ratusan bebek sudah menghasilkan minyak bebek hingga berkilo-kilo dalam seharinya. Huwaduh luar biasa... konon menurut cerita Ma' Isa (kebetulan dia keceplosan omong dengan keluarganya), setidaknya dalam sehari saja mereka membeli bebek hingga Rp 20 juta per harinya? Huwaduh? Mantap punya neh usaha... Bagaimana omzetnya? pasti buanyak lah!

terasa seperti rendang
Bebek Goreng ala Madura di warung nasi bebek Ma' Isa memang terasa seperti rendang, nah di sinilah istimewanya. Wajar saja selalu diramaikan pengunjung. Anda mau juga ikutan para pengunjung lainnya menikmati nasi bebek khas Madura  legendaris ini?

Sidik Rizal - kulinerkuliner.com

Sabtu, 15 Januari 2011

Bebek Goreng Hartati Bulevar Hijau Bekasi

Bukan Cuma Murah Tapi Juga Enak dan Ramai
Pedasnya Bebek Mercon Bisa Ledakkan Kepala

Bebek Goreng Rp 9.000,- di kawasan mewah
Kota Harapan Indah - webrizal.com
Bekasi kini jadi kota wisata kuliner khusus masakan olahan daging bebek kian subur. Betapa tidak hampir di setiap sudut kota Bekasi kita bisa menjumpai aneka masakan bebek. Kenapa bisa begitu? Karena Bekasi sebagai kota pendukung bagi kota metropolitan menjadi tempat tinggal para komuter (commuter) atau urban yang bekerja di Jakarta dan mereka memang datang dari berbagai penjuru daerah di seluruh Nusantara, khususnya Jawa baik itu Jawa Barat, Jawa Tengah maupun Jawa Timur.


Buka mulai dari pagi jam 08.00 - 22.00 malam
Sebagai kota satelit, Bekasi sebenarnya mempunyai makanan asli khas budaya mereka sendiri, namun karena kebiasaan orang asli Betawi yang tinggal di Bekasi yang mudah beradaptasi dengan budaya luar, membuat khazanah nya semakin kaya. Dalam hal ini budaya kuliner Bekasi. Bebek kini menjadi primadona baru menggantikan makanan dari unggas lainnya, yakni ayam. Memang tidak semua penggemar masakan olahan ayam menyukai daging bebek. Tapi dengan sedikit inovasi serta kreativitas, daging bebek yang lebih kenyal dan lebih berbau tajam (prengus atau apek) kini bisa mengalahkan popularitas kelezatan daging ayam.

Salah satu resto di kawasan kota Bekasi membuktikan hal ini sehingga maraknya menu masakan daging bebek kini semakin komplit hadir di kota patriot ini. Rumah Makan Bebek Goreng Hartati, demikian namanya yang sepertinya akrab di telinga para penggemar masakan daging jenis unggas. Siapa yang tak kenal dengan ayam goreng Ny. Suharti. Kini muncul merk baru hanya dengan mengganti menu olahan utamanya menjadi bebek dengan nama yang sebunyi Bebek Goreng Hartati (emang mirip kan?)

Bebek Goreng Kremes cuma Rp 9.000,-
Bebek alias duck yang diolah di resto yang berlokasi kawasan Bulevar Hijau Kota Harapan Indah ini, memang mempunyai cita rasa nyaris mirip dengan daging ayam, namun tentunya dengan rasa gurih yang lebih kuat. Kini pun harganya tidak lebih mahal daripada daging ayam. Bebek Goreng ala Suharti ini bahkan bisa dihargai hanya Rp 9.000,- saja per potongnya. Untuk ukuran 1 ekor bebek bisa menjadi 4 potong. Pastinya Bebek Goreng Suharti termasuk salah satu resto masakan bebek paling murah di Bekasi, apalagi dengan suasana resto yang nyaman dan pas buat makan bersama keluarga.

"Kebanyakan untuk hari kerja biasa, yang datang adalah karyawan untuk makan siang dan makan malam," ujar ibu Joni dan diamini oleh suami serta adiknya, Polo. "Baru pada hari libur, Jumat, Sabtu dan Minggu mereka kembali mengajak keluarganya untuk makan menu bebek di tempat kami." imbuh ibu Joni.

Rupanya usaha rumah makan Bebek Goreng Hartati ini dikelaola oleh keluarga pak Joni yang berasal dari Jawa Timur. Otomatis semua menu masakan bebeknya khas Jawa Timuran. Mulai dari Bebek Goreng biasa, Bebek Goreng Kremes, Bebek Goreng Mercon dan aneka bebek goreng lainnya. Meski menu unggulannya adalah bebek, karena para pengunjungnya juga ada anak-anak, bu Joni juga menajikan menu masakan ayam goreng beragam bumbu serupa.

Pak Polo - asisten pengelola
"Buat anak-anak yang memang sudah terlanjur suka dengan daging ayam, maka mereka kita sajikan menu daging ayam." papar Polo. "Tapi buat orang dewasa yang belum terbiasa, mereka akan mencoba menu bebek kami terlebih dahulu daripada menu daging ayam." jelas pak Joni menimpali.

Tak kurang mereka yang awalnya tak menyukai daging bebek, malah jadi jatuh cinta dan menggemari daging bebek setelah mencicipi menu olahan resto berlantai tiga ini. "Bahkan kini ada pelanggan yang menjadi pelanggan mania bebek kami hampir setiap waktu dia rutin makan bebek goreng kami," tambah pak Joni.

Kulinerkuliner.com sendiri mencoba daging bebek goreng yang berbumbu kremes dan ditambah sambel merah serta sambel mangga. Hmmmmmm, tak habis makan sendiri maka dibawa pulang untuk dimakan bersama keluarga. Ternyata ibu saya suka sekali dengan kelembutan daging bebeknya, apalagi saat saya sebut harganya yang murah mulai dari Rp 9.000,- hingga Rp 11.000,- ibu saya bilang mau ke tempat itu karena biasanya dia membeli nasi bebek khas Madura yang harganya mencapai Rp 17.000,- paling murah dibandrol Rp 15.000,-

Untuk rasa bebek goreng ala Hartati ini memang pantas mendapat skor 8 dari skala 0 - 10, dan harganya pun termasuk salah satu sajian menu bebek Jawa Timur termurah yang ada di kota Bekasi. Namun yang paling unik lagi adalah bumbu sambelnya yang dibuat dengan cabai rawit seharga Rp 90.000,- (kini menembus Rp 100.000,-) per kilogramnya. Bayangkan saja untuk 3 hari saja, sambel yang dibuat ibu Joni harus merogoh kocek untuk membeli 10 kilogram cabai seharga Rp 900.000,-

"Biarpun cabe mahal, kami tak akan menaikkan harga menu sajian kami. Karena para pelanggan biar merasakan puasnya makan bebek dengan sambal sesuai selera mereka." ujar bu Joni yang berpegang prinsip dagang Cina, lebih untung sedikit dengan pembeli yang banyak dan rutin daripada untung besar tapi pembeli sedikit dan jarang. Filosofi berdagang ala Cina yang patut dipraktekkan oleh semua pengusaha kuliner, khususnya di kota Bekasi. Tak jarang memang, beberapa resto aneka masakan olahan yang gulung tikar tak lama mencapai 3 bulan, hanya karena kehilangan pelanggan disebabkan tidak bisa menyesuaikan harganya yang bisa hanya selisih 500 rupiah saja di tempat pesaing.

"Kami memang memperhatikan harga dan kami memberikan harga yang lebih murah buat pelanggan dengan kepuasan yang sama," beber Polo, lelaki putih berbadan besar ini kepada kulinerkuliner.com. "Soalnya pelanggan bisa kabur hanya gara-gara selisih harga 500 perak saja, Mas," imbuh bu Joni menguatkan.

Jadi kalau Anda ingin mencicipi kelezatan daging bebek nan empuk dengan harga sangat terjangkau dengan kocek kita, baiknya silakan mencoba di resto Bebek Goreng Hartati. Hmmm pasti Anda ketagihan dan jatuh cinta sama daging bebek.

Sidik Rizal - kulinerkuliner.com

Minggu, 09 Januari 2011

Bebek Peny Durenjaya Bekasi Bebek Super Hot

Rasanya Membakar Lidah Tak Membakar Dompet
Tak Terpengaruh Selangitnya Harga Cabe

Durenjaya Bekasi - webrizal.com
Nama pendeknya cukup memancing perhatian saya. Tidak seperti kebanyakan merk warung dan rumah makan bebek lainnya yang biasanya terlalu panjang. Namanya pun gampang diingat, cukup Bebek Peny. Nah sekarang apa arti dari nama rumah makan sederhana ini. Apakah Peny singkatan dari Penyet? Atau Bebek Peny adalah nama pemiliknya mbak Peny?

Bebek Peny bisa jadi adalah singkatan dari bebek pedas dan nyamleng. Namun kata pemiliknya mas Gatot, Bebek Peny bisa jadi adalah bebek pedas nikmat. "Yah singkatan aja, bebek pedas nikmat jadi kami beri nama bebek Peny." ujar lelaki yang sudah mempatentkan merk Bebek Peny nya ini. Sediangkan menurut Wawan (termasuk pemilik warung bebek ini), awalnya mau diberi nama bebek "penny" yang artinya dalam bahasa Inggris "recehan". Dengan asumsi bebek seharga berapa penny bakalan populer dengan murahnya. Harganya memang Rp 12.000,-


Bebek Rica-Rica yang super pedas
Loh kok bukan Bebek Peni? Apa mungkin kuatir nanti takut salah tulis atau kepleset salah ucap jadi saru kali ya? Hehehehe... kan gak lucu kalau dinamai Bebek Peni eh gak sengaja ada yang nambahin hurup "S" di belakangnya pake spidol, jadi artinya ngaco.... Hehehehe... bener juga yah, jadi memang jauh lebih tepat disingkat dengan hurup "Y" dibandingkan hurup "I". Jadi kalau ada yang mau plesetin paling jadinya BEBEK PENYet kan?


Apakah bebek goreng ini menyehatkan?

Wawan - pemilik dan pengelola Bebek Peny
Wawan menjelaskan bahwa sehat atau tidaknya kan tergantung yang mengkonsumsi, yang jelas, trend makan unggas yang kini lebih ke ayam akan menjadi peluang besar bergeser ke bebek. Toh nutrisinya sama baiknya dengan ayam, bahkan di beberapa bagian banyk kelebihan daging bebek dibandingkan dengan ayam, demikian papar Wawan kepada kulinerkuliner.com

Lebih Pedas daripada Bebek Kesurupan
Lepas dari masalah merk, warung yang hanya dikawal oleh Mbak Nur, satu orang pelayan saja ini, Bebek Peny memang menawarkan bebek goreng dengan sambal (sayangnya bukan sambel penyet) yang super pedas. Bayangkan saja semua bahan bakunya adalah cabe rawit ijo dan cabe rawit merah (orang BEtawi bilang cabe setan). Meski harga cebe rawit selangit, rasa pedasnya tetap saja luar biasa. "Biar pelanggan kami puas dengan rasa pedasnya, karena kalau makan bebek goreng pastinya orang kebanyakn lebih suka dengan rasa pedas luar biasa." ujar mas Gatot yang tinggal tak jauh dari warung makan sederhananya itu.

Lebih Besar Porsinya daripada Bebek Ella
Biarpun begitu, Bebek Peny disajikan beda dengan resto dan warung makan bebek lainnya yang biasanya masak cabenya bersamaan dengan saat mengungkeb daging bebek. Di RM Bebek Peny anak kecil pun bisa menikmati kelezatan daging bebek sangkeb (bebek usia produktif yang masih aktif bertelur) nan empuk ini tanpa kuatir dengan sambelnya yang dipisah. Bila tak suka, tak usah disentuh sambel ulegnya yang membakar lidah dan tenggorokan ini.
Karena seekor bebek Peny dipotong jadi empat bagian. Sementara di lain tempat bisa disajikan satu ekor dipotong jadi 6 atau 8 bagian sebagaimana ciri khas bebek Madura.

Lebih Empuk daripada Bebek Goreng Ki Slamet
Memang Bebek Peny lebih mirip dengan potongan bebek goreng Ki Slamet. Namun bedanya adalah jika di Bebek Goreng Ki Slamet, menggunakan bebek afkir sehingga digoreng garing, dan wanginya menyeruak ke se antero lingkungan di dekat rumah makannya. Jadi bagi penggemar bebek goreng Ki Slamet, garing dan renyahnya daging bebek menjadi ciri tersendiri. Bebek Peny jauh lebih besar dan gemuk, dan mempunyai daging yang lebih empuk bahkan terkadang terasa seperti daging ayam, namun rasanya jauh lebih gurih, meski tanpa bumbu masak (vetsin).

Lebih mantap daripada Bebek Cabe Ijo
Pilihan sambel berupa sambel uleg cabe rawit ijo dicampur rawit merah memang menjadi ciri khas Bebek Peny. Rasa sambelnya ini memang lebih mantap daripada sambel ijo. Saya pribadi mengatakan sedapnya rasa sambel uleg khas Bebek Peny bukan saja membuat saya berkeringat, tapi pas dengan selera lidah Melayu dan Jawa saya.

Tak heran seorang pelanggan dari Kemang Pratama malah ingin membeli merk Bebek Peny untuk dibuka di kawasan Kalimalang. Mas Gatot belum memberikan kesempatan, "Saya bukannya tak mau memeri, tapi memang mempersiapkan segala sesuatunya terutama suplai bebek yang kini kami baru bisa 20 ekor per harinya. Seandainya pemasok menyanggupi menyediakan lebih, maka saya akan buka cabang di lain tempat dengan sistem BO (business opportunity = peluang usaha).

Bebek Peny tidak sekejam Bebek Bengis
Anda tertarik mencicipi sajian Bebek Peny yang logo merknya nyaris mirip dengan logo "lama" Bebek Bengis dari Pekayon. Bila bebek ungkeb lainnya dimasak dengan bumbu ungkeban dengan menggorengnya sehingga diperoleh kremes yang gurih, maka bebek Peny menyajikan sajian dengan pilihan Bebek Rica-Rica,dimana ungkeb daging bebek langsung digoreng dengan sambal ulegnya, sehingga pedasnya meresap ke dalam daging bebek.

Jadi kalau diperhatikan, proses pemasakannya tidak serumit dengan masakan bebek lainnya. Boleh dibilang tidak sekejam Bebek Bengis, ujar seorang pelanggan yang kini beralih ke Bebek Peny.

Tidak sehitam Bebek Ireng
Karena ungkeban menggunakan bumbu khusus, maka warna daging bebek cenderung coklat dan tidak hitam. Maka Bebek Peny mempunyai penampilan jauh lebih menarik daripada bebek item. Masalah rasanya tentu saja sesuai dengan selera. Tapi lidah memang tak bisa bohong. Orang terkenal seperti Purwatjaraka pernah mencicipi dan suka sehingga pernah memesan beberapa puluh box nasi bebek Peny untuk satu acara di Purwacaraka.

Kenapa berani dibandingkan?
Mbak Nur, sang penjaga warung Bebek Peny yang juga juru masak bumbu khusus ungkeban menyatakan bila pengunjungnya memang sementara waktu ini adalah pegawai pemda baik dari kelurahan Durenjaya, atau PemdaKota Bekasi. Hanya sesekali saja, sang pemilik mas Gatot mengunjungi warung. Biarpun begitu, dirinya mengakui selalu mengawasi kegiatan di warung, karena itu lelaki jangkung ini selalu belanja sendiri di pagi harinya dan menambah belanja sesuai permintaan pelanggan bila ada permintaan khusus. Misalnya menu bebek rica-rica dibuat setelah ada pelanggan yang meminta dibuatkan sajian khas Sulawesi itu dalam bagian menunya.

"Karena bebek kami adalah bebek yang berusia sedang bukannya bebek afkir ataupun bebek perawan (bebek muda yang belum bertelur atau bebek cocod dalam istilah Betawinya) sehingga dagingnya gemuk dan tidak terlalu alot seperti bebek afkir dan juga tidak terlalu sedikit seperti bebek Cocod," bebernya sehingga dirinya yakin bila Bebek Peny berani diadu rasa dan teksturnya dengan sajian rumah makan bebek lain seperti yang telah disebutkan di atas.

Hmmm, promosi yang aneh bukan. Bagi Anda penggemar bebek yang ingin menikmati Bebek Peny beserta anak-anak kecil yang tidak suka sambel, tak usah kuatir datang saja dijamin semuanya akan suka sesuai dengan selera. Sayang sekali bila usaha bebek goreng Peny ini tidak dikembangkan ke banyak tempat di daerah lain. Manajemen masih membatasi diri untuk buka satu warung saja di Durenjaya.... Anda tertarik bermitra buka cabang bebek Peny di tempat Anda? Hubungi saja bagian kemitraan usaha (021)9346.1965

Sidik Rizal - bukankelanakuliner.com

Selasa, 16 November 2010

Gudeg dan bebek Goreng Bu Chandra

TEMPAT MAKAN BEBEK YANG NGGAK BEGITU JOROK SEPERTI LAINNYA

Berawal dari sebuah kios kecil di daerah pertigaan klender. Di situlah Rumah Makan Bu Chandra dirintis hingga menjadi rumah makan yang seperti sekarang ini. Semoga semakin hari, semakin tahun, Kami dapat meningkatkan kualitas dari masakan dan pelayanan Kami. Amin.. :D

Menu pihannya tak sebanyak pengunjung
Menu yang disediakan di Rumah Makan ini bermacam-macam. Dari yang memiliki rasa asin, manis, maupun pedas.


Bebek sebelum digoreng
Dan menu yang paling diunggulkan dalam rumah makan ini adalah gudeg, sesuai dengan spanduk yang tertera di depan rumah makan tersebut. Namun, mereka memiliki menu andalan lain selain gudeg, yaitu bebek goreng dan ayam kalasan (goreng maupun bakar). Rata-rata, pengunjung yang datang kemari biasanya membeli 2 menu sekaligus yaitu 1 porsi gudeg (yang paket ataupun yang komplit) ditambah dengan ayam kalasan ataupun bebek goreng.



Sambal Hija
Kalo ngomong masalah bebek goreng, tidak lengkap rasanya kalo tidak membahas masalah sambelnya. Di sini, disediakan 3 macam sambel, yaitu :

Makanannya dijembreng kayak kaki lima
Yang pertama adalah SAMBEL CABE HIJAU. Sambel cabe hijau mirip dengan sambel hijau yang biasa kita makan di masakan Padang. Rasanya tidak terlalu pedas, namun cenderung ke rasa asin dan gurih. Menurut saya, sambel tersebut cocok jika dimakan dengan gorengan ataupun masakan yang memiliki rasa manis untuk mengimbangi rasa manisnya.

Sambal Merah
Yang kedua adalah SAMBEL GUDEG/ SAMBEL MERAH. Walaupun kelihatannya sangat merah dan kelihatan banyak sekali cabenya, jangan salah. Karena meskipun tampilannya seperti sambel super pedas, rasa dari sambel tersebut lebih ke arah rasa manis. Sehingga, banyak yang terkecoh dengan tampilannya. Menurut saya, sambel tersebut cocok bagi orang yang kurang suka rasa yang terlalu pedas namun masih bisa merasakan sensasi pedas dari sambel.


Sambal Bebek
Yang terakhir adalah SAMBEL BEBEK. Walaupun kelihatannya seperti sambel yang kurang menarik dan sepertinya kurang nendang, sekali lagi jangan salah. Di balik penampilannya tersebut sambel ini memiliki rasa yang LUAR BIASA PEDASNYA !!  Karena, sambel tersebut murni dibuat dengan cabai rawit merah dan cabai keriting. Maka, tak heran jika pemilik rumah makan tersebut menamainya SAMBEL SETAN karena kepedasannya yang bikin orang seperti kesetanan.



Di Rumah Makan Chandra terdapat beberapa pilihan paket hemat. Salah satu yang sering dibeli dan dipilih oleh pelanggan salah satunya adalah Gudeg Krecek Telur. Dalam paket tersebut, kita dapat menikmati sepiring nasi dengan gudeg nangka yang ditemani oleh sayur krecek beserta telur bacem plus lalapan.


Sedangkan apabila Anda ingin menikmati ayam santan (ayam yang dimasak dengan areh/ santan untuk gudeg), Anda dapat memilih paket Gudeg Krecek Ayam. Di dalam paket tersebut seperti paket gudeg krecek telur, tapi dalam paket ini telur digantikan oleh ayam santan sebagai teman makan.


Daftar menu dan paket
Apabila Anda benar-benar lapar dan ingin menikmati seporsi gudeg lengkap dengan harga yang terjangkau, Anda dapat memilih paket Gudeg Krecek Komplit. Isinya adalah gabungan antara gudeg krecek telur dan gudeg krecek ayam dengan porsi yang tentunya lebih dibandingkan kedua paket tersebut.

Rumah Makan yang bertepatan i Jl. Raden Inten II no. 200 Buaran tersebut punya desain interior yang sangat  terasa adat Jawanya. Mulai dari meja makan, display buat makanannya, sampai alat makannya. Dari meja makan, bisa dilihat penataannya. Semua meja makannya ditutup sama taplak dari kain batik + dilapisin plastik.


Sedangkan untuk display makanannya, rumah makan ini terbilang cukup kreatif karena menggunakan model gubuk yang terbuat dari gedhek atau anyaman bambu dengan dilandasi kain batik dan makanan ditata seperti prasmanan pada acara pernikahan yang bertemakan adat Jawa. Dan yang lebih uni lagi, di gubuk tersebut terdapat tulisan "Selamat Menikmati" yang terbuat dari styrofoam yang membuat seakan-akan ada acara / pesta di tempat tersebut :)

Tampilan dari meja makan RM Chandra (i)

Tampilan dari meja RM Chandra (ii)
Dan, untuk penyajian makanannya rumah makan ini juga cukup unik. Rumah Makan ini mengangkat tema adat Jawa yang masih tradisional.

Maka, dapat dilihat bila penyajian makanan untuk pelanggan menggunakan piring yang terbuat dari rotan yang dialasi oleh daun pisang.

Tampilan dari gubug untuk display maka
Selain untuk menonjolkan sisi tradisional dari adat Jawa, hal tersebut juga dapat mempercepat pelayanan ke pelanggan dikarenakan alas dari piring rotan tersebut cukup mudah digunakan dan apabila ingin menggunakan cukup dialasi dengan daun pisang. Apabila selesai dipergunakan, tinggal membuang daun pisang yang telah dipakai sebagai alas makanan tersebut. Cukup praktis, bukan ?


Piring rotan yang dialasi daun pisang
 Sumber :
RM Chandra Jl. Raden Inten II no. 200 Buaran, Jaktim
Reservasi dan Deliveri
Telp : (021)9346.1965 - 932.74925 - 081.385.386.583


Minggu, 12 September 2010

Artani Bebek Goreng Cisalak Cimanggis

Kelezatan Terjangkau Bebek Goreng
di Keramaian Jalur Keluar Kota Jakarta Menuju Bogor

Cisalak - Depok - kulinerkuliner.com
Menyusuri jalur utama jalan menuju Kota Bogor dari Kramatjati hingga melewati jalan di kawasan Depok, pastinya kita tak akan kelewatan dengan RS Ibu dan Anak Tumbuh Kembang. Nah tepat persis di depannya Anda bisa beristirahat sebentar untuk menikmati kelezatan bebek goreng khas Depok yang ada di jalur itu.

Tempat warung makan sederhana itu adalah Artani Bebek Goreng. Warung yang baru buka di awal Juni 2009 tepatnya tanggal 9 ini setidaknya menjadi pilihan beberapa pelanggan yang kebetulan tinggal di kawasan dekat dengan jalur ramai yang tak pernah tidur di Cisalak Cimanggis Depok. Kebetulan sekali di depannya adalah rumah sakit. Sehingga bila siang hari, warung makan bebek goreng Artani selalu diramaikan oleh karyawan dari rumah sakit itu, termasuk pabrik makanan Lassale Food yang ada di sampingnya.

Pemilik Bebek Goreng Artani adalah ibu Siti Hartati yang kebetulan suka sekali masak dan menggemari bebek goreng. Kesukaannya menjelajahi dunia kuliner mendorong dirinya untuk membuka warung makan khusus sajian bebek goreng. Hal ini disebabkan seringnya dia berkunjung ke resto khusus bebek goreng yang sudah terkenal. Setelah mencoba membuat bumbu khusus, akhirnya dia membuka warung makan. Dan ajaibnya, ternyata laku serta diminati banyak pengunjung yang akhirnya menjadi pelanggan tetap.

Bahkan beberapa artis terkenal pun sudah pernah mampir menikmati bebek goreng Artani. Sebut saja Teuku Zakki, Paramitha Rusady, Rio Febrian, Raffi Ahmad bahkan si Peppi (the explorer) dan beberapa kru ST-12.  Jadi wajar saja bila Jak-TV hingga majalah Trubus dan Flora Fauna memasukkan warung ini sebagai liputan khusus mereka.

Lalu apa istimewanya Bebek Goreng Artani? Hmmmm, setelah mencoba beberapa porsi yang disajikan di tempat yang kini punya 3 cabang lain ini ternyata ada di bum bu sambelnya yang mantap dan lezat punya. Cobalah Bebek Goreng Cabe Ijo yang refreshing banget (tahu kan, biasanya bebek dalam asosiasi otak kita adalah penyumbang kolesterol terbesar, tapi tidak di warung ini).

Di samping harganya juga lumayan terjangkau, Anda bisa pula memilih aneka bumbu sambal lainnya yang tak kalah lezat dan nikmat. Buat keluarga yang kebetulan bersama Anda dan tak menyukai bebek, bisa mendapat pilihan Ayam Goreng dengan pilihan bumbu sambal yang sama.

Lalu apa saja yang tersaji di warung yang bernuansa hijau dan oranye ini? Pilihan utamanya adalah Bebek Kremes (bisa paha ya bisa pula dada), kemudian ada bebek bakar (sekali agi bisa paha dan bisa juga dada) dan tentunya jagoan dari semua sajian bebek, yakni bebek goreng Cabe Ijo (hmmm pasti pilihannya PAHA dan DADA... seneng banget sih dua organ seksi ini dijadikan pilihan menu?)

Di warung Bebek Goreng Artani ternyata kita bisa pula mendapat menu spesial, seperti Leher Bebek Goreng, kemudian Ati Ampela Goreng dan tentunya Tahu Tempe Goreng. Pokoknya tak kalahlah dengan menu bebek terkenal seperti bebek Kaleyo atau Bebek Ginyo. Kebetulan di kawasan warung Bebek Goreng Artani tidak ada pesaing masakan bebek seperti mereka. Keuntungan strategis nih!

Mau mencoba Artani bebek goreng silakan kunjungi Jl. Raya Bogor Cisalak - Cimanggis Depok (depan RSIA Tumbuh Kembang) atau Jl. H. Ir. Juanda No 14 (Jalan Baru) Depok, atau di Kota Wisata (Fresh Market Resto). Untuk pemesanan dan booking tempat silakan menghubungi (021) 9199.7213 atau 0812.9344.298 atau (021) 9346.1965

sidikRizal - kulinerkuliner.com

Pasang Iklan Anda di Sini? HUBUNGI (021)9327.4925 - 9346.1965 - 606.36235 - 081.385.386.583


Pondok Citra

Nasi Pecel Kembang Turi

Sepertinya memang cuma di tempat ini yang menyajikan pecel Madiun (nggak selalu seh, kadang ada juga yang mencari Pecel Nganjuk) dengan menu asli dari daerah tersebut dengan menggunakan kembang turi sebagai sajian unggulan [...]
KPK BakarMadu

Jangan Takut Masuk KPK - Slogan Baru Setelah Masuk Trans7

Tahukah Anda makanan khas dari Pekalongan? Ada yang spesial gak seh? Tapi siapa sangka satu warung pojok dari kota Batik ini mengundang rasa ingin tahu banyak orang untuk mencoba sajian uniknya berupa Bebek Bakar Madu. Hmmm seperti apa seh rasanya sampe TransTV mau meliputnya? [...]
DapurJandaku

Carilah Janda di Mall Ambassador dan nikmatilah

Demi menghilangkan pikiran kotor di benak, saya sapa seorang wanita berusia 30-an tahu yang masih tampak seksi dan cantik, dan ternyata dia adalah pemilik warung makan yang lumayan provokatif itu. Esther namanya [...]
Es Sarang Kuntilanak

Es Sarang Kuntilanak VS Es Pocong?

Es Pocong namanya. Biasanya kalangan mahasiswa di kampus-kampus wilayah Depok banyak yang mengenali minuman bermerk ini. Entah mengapa minuman segar dan nikmat ini menggunakan nama "seram" seperti Es Sarang Kuntilanak" (Es Sarkun) dan Es Pulo Hantu (Es Lohan) [...]
Bengkel Kuliner

Pujasera Syariah Pertama di dunia

BengkelKuliner buka peluang investasi dengan sistem jual putus Rahasia Bumbu dan Pelatihan Tenaga Ahli berkonsep Rest Area dgn investasi minimal Rp.200jt [...]
Cangkru'an VW

SegO RAKyat Vokoke Wareg

tempat ini choesoes oentoek tjangkroe’an toean poean njang siboek bekerdja zonder waktoe oentoek memasak agar soepaja toean poean tida’ spanneng bergaboenglah oentoek tjangkroek jang bermakna [...]
Soto Marmer

LEZATNYA SOTO YANG SESUNGGUHNYA

Adalah sebuah warung makan sederhana yang dimulai dengan membuka jaringan kuat dan menemui bentuknya di kala terakhir perjalanan menuju kesuksesan. RM Soto Mawar Merah atau yang lebih dikenal dengan Soto Marmer ini memulai dengan cara itu. Sang pengusaha, H. Arta Indra, [...]
Udin Kombo

RM Khas Betawi H. Syamsudin Kombo, berdiri sejak 1980

Salah satu tempat tongkrongan warga Bekasi yang ada di Harapan Indah dan menjadi tempat favorit menikmati makanan asli khas Bekasi adalah RM Khas Betawi H. Syamsudin Kombo [...]
PondokGabusPucung

Pondok Gabus H. Lukman, Lebih dari 20 tahun Jadi Aikon Kuliner Bekasi

Kagak salah dah! bila Anda melewati GOR menuju ke arah Pulogadung di jalan Jend. Sudirman, maka tak jauh setelah Anda melewati pertigaan GOR, di sebelah kanan Anda berdiri warung legendaris yang kini menjadi ciri khas Bekasi yang paling kondang [...]
WarungDusun

Ada atmosfer modern nan nyaman di menu kampungnya

Kalau sayur lodeh hampir semua orang tahu, bagaimana dengan asem-asem khas Blitar ini? Asem-asem bukanlah sekadar sayur yang terbuat dari hijau-hijauan seperti sayur asem yang kita kenal. Justru makanan satu ini malah terbuat dari potongan daging sapi yang dibuat seperti sayur sop namun dengan rasa asam yang kuat [...]
Sangkuriang

Sop Gurame Kemangi Pedas vs Ikan Patin Bakar Omega 3

RM Sangkuriang sekali lagi diliput TransTV karena Sop Gurame Kemangi Pedas dan Ikan Bakar Patin Omega 3nya yang memang lain daripada yang biasanya [...]
Sangkuriang

Sop Gurame Kemangi Pedas vs Ikan Patin Bakar Omega 3

RM Sangkuriang sekali lagi diliput TransTV karena Sop Gurame Kemangi Pedas dan Ikan Bakar Patin Omega 3nya yang memang lain daripada yang biasanya [...]
BaksoMalangCakTio

Bakso Malang ini lebih lezat daripada yang di Bandung

Dekat Polres Metro Kota Bekasi, ada tempat makan dan nongkrong yang enak dan nyaman, namanya Bakso Malang Asli "CAK TIO" Veteran 66. Bukan saja tempatnya yang luas namun juga akses menuju tempat itu sangat mudah [...]
Bakso AG Komsen

Bakso AG Komsen dan Bakso 44 Komsen Konsisten dalam Rasa

Warung Bakso yang tetap konsisten mulai dari dibukanya tahun 1993 dengan tak berubah dalam rasa, sehingga pelanggannya kian hari kian bertambah. Mulai dari satu warung kecil kini sudah memiliki 2 warung besar [...]

Promoting BLOGS

MARKETING BOOST Anda ingin kami memblog profil usaha anda? Sewa kami untuk memblog-up anda atau usaha anda dalam jaringan media blogs kami. HIRE US TO BLOG YOU UP Phone: 021-9346-1965 atau di 08121215773 E-mail: dik_rizal@yahoo.com, iwaklawuh2002@yahoo.com