Bakso Malang Asli Cak Tio, Telp: 08129181453 - (021)9599.5354 - 8885.6037

Tampilkan postingan dengan label Ayam Goreng. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ayam Goreng. Tampilkan semua postingan

Jumat, 10 Juni 2011

RM Sambal Hijau Jatibening

Ayam Setel (no.1 di Dunia) dan ACH Nonjok Rasanya
Kreasi Rumah Makan Padang Sambal Hijau yang Mbalelo dari Adat Kulinernya

Jatibening, Caman - bukankelanakuliner.com
Sudah tak asing lagi bagi bangsa Indonesia tentunya dengan jenis masakan satu ini. Bahkan hampir setiap pelosok perkotaan di seluruh Indonesia bisa dipastikan ada rumah makan Padang, meski terkadang pemilik dan pengelolanya bukan orang Minang asli. Seperti halnya waralaba, maka rumah makan Padang merupakan jaringan rumah makan khas Minang yang tersebar hampir ada di setiap kota di Nusantara.

Ayam Setel yang heboh rasanya
Bahkan kini juga ada beberapa rumah makan Padang di luar negeri khususnya negeri jiran. Kayaknya perkembangan restoran yang banyak diminati orang Indonesia ini makin marak dari waktu ke waktu. Jadi jangan heran kalau pada satu saat nanti di bulan atau planet Mars bisa jadi sudah ada rumah makan Padang. Hah??? Nggak percaya? Pergi saja ke bulan atau planet Mars naik bus.

Selasa, 10 Mei 2011

Ikan Bakar Bamboe Kuning Duren Jaya

UNIKNYA KELEZATAN SINGKONG THAILAND (plus sambal terasi??)
Serbu Gurihnya Ayam Pandan & Sapi Kari Hijau

Banner depan nan sederhana
Bekasi - kulinerkuliner.com
Kalau urusan mencari makanan unik, memang saya selalu suka mengejarnya. Apalagi kalau itu datangnya dari resep masakan luar negeri. Ketika mengunjungi satu tempat makan seafood di kawasan Bekasi Timur, ada satu tempat yang bernama Ikan Bakar Bamboe Kuning yang menawarkan beberapa menu unik dari negeri jiran, Thailand. Wah kedengarannya bakalan menjadi petualangan kuliner baru neh, pikir saya.

Singkong Thailand yang seksi banget
Kota Bekasi memang termasuk kota yang mempunyai wisata kuliner terlengkap yang datang dari banyak daerah dan bahkan juga dari manca negara. Saat di tempat ini saya tahu mempunyai beberapa sajian dari negeri Gajah Putih, Thailand, maka saya pun ingin mencoba menu apa saja yang ada dan masih halal bisa dimakan kaum muslim.

Minggu, 12 September 2010

Artani Bebek Goreng Cisalak Cimanggis

Kelezatan Terjangkau Bebek Goreng
di Keramaian Jalur Keluar Kota Jakarta Menuju Bogor

Cisalak - Depok - kulinerkuliner.com
Menyusuri jalur utama jalan menuju Kota Bogor dari Kramatjati hingga melewati jalan di kawasan Depok, pastinya kita tak akan kelewatan dengan RS Ibu dan Anak Tumbuh Kembang. Nah tepat persis di depannya Anda bisa beristirahat sebentar untuk menikmati kelezatan bebek goreng khas Depok yang ada di jalur itu.

Tempat warung makan sederhana itu adalah Artani Bebek Goreng. Warung yang baru buka di awal Juni 2009 tepatnya tanggal 9 ini setidaknya menjadi pilihan beberapa pelanggan yang kebetulan tinggal di kawasan dekat dengan jalur ramai yang tak pernah tidur di Cisalak Cimanggis Depok. Kebetulan sekali di depannya adalah rumah sakit. Sehingga bila siang hari, warung makan bebek goreng Artani selalu diramaikan oleh karyawan dari rumah sakit itu, termasuk pabrik makanan Lassale Food yang ada di sampingnya.

Pemilik Bebek Goreng Artani adalah ibu Siti Hartati yang kebetulan suka sekali masak dan menggemari bebek goreng. Kesukaannya menjelajahi dunia kuliner mendorong dirinya untuk membuka warung makan khusus sajian bebek goreng. Hal ini disebabkan seringnya dia berkunjung ke resto khusus bebek goreng yang sudah terkenal. Setelah mencoba membuat bumbu khusus, akhirnya dia membuka warung makan. Dan ajaibnya, ternyata laku serta diminati banyak pengunjung yang akhirnya menjadi pelanggan tetap.

Bahkan beberapa artis terkenal pun sudah pernah mampir menikmati bebek goreng Artani. Sebut saja Teuku Zakki, Paramitha Rusady, Rio Febrian, Raffi Ahmad bahkan si Peppi (the explorer) dan beberapa kru ST-12.  Jadi wajar saja bila Jak-TV hingga majalah Trubus dan Flora Fauna memasukkan warung ini sebagai liputan khusus mereka.

Lalu apa istimewanya Bebek Goreng Artani? Hmmmm, setelah mencoba beberapa porsi yang disajikan di tempat yang kini punya 3 cabang lain ini ternyata ada di bum bu sambelnya yang mantap dan lezat punya. Cobalah Bebek Goreng Cabe Ijo yang refreshing banget (tahu kan, biasanya bebek dalam asosiasi otak kita adalah penyumbang kolesterol terbesar, tapi tidak di warung ini).

Di samping harganya juga lumayan terjangkau, Anda bisa pula memilih aneka bumbu sambal lainnya yang tak kalah lezat dan nikmat. Buat keluarga yang kebetulan bersama Anda dan tak menyukai bebek, bisa mendapat pilihan Ayam Goreng dengan pilihan bumbu sambal yang sama.

Lalu apa saja yang tersaji di warung yang bernuansa hijau dan oranye ini? Pilihan utamanya adalah Bebek Kremes (bisa paha ya bisa pula dada), kemudian ada bebek bakar (sekali agi bisa paha dan bisa juga dada) dan tentunya jagoan dari semua sajian bebek, yakni bebek goreng Cabe Ijo (hmmm pasti pilihannya PAHA dan DADA... seneng banget sih dua organ seksi ini dijadikan pilihan menu?)

Di warung Bebek Goreng Artani ternyata kita bisa pula mendapat menu spesial, seperti Leher Bebek Goreng, kemudian Ati Ampela Goreng dan tentunya Tahu Tempe Goreng. Pokoknya tak kalahlah dengan menu bebek terkenal seperti bebek Kaleyo atau Bebek Ginyo. Kebetulan di kawasan warung Bebek Goreng Artani tidak ada pesaing masakan bebek seperti mereka. Keuntungan strategis nih!

Mau mencoba Artani bebek goreng silakan kunjungi Jl. Raya Bogor Cisalak - Cimanggis Depok (depan RSIA Tumbuh Kembang) atau Jl. H. Ir. Juanda No 14 (Jalan Baru) Depok, atau di Kota Wisata (Fresh Market Resto). Untuk pemesanan dan booking tempat silakan menghubungi (021) 9199.7213 atau 0812.9344.298 atau (021) 9346.1965

sidikRizal - kulinerkuliner.com

Sabtu, 26 Juni 2010

KPK Bakar Madu Komsen Jatiasih Bekasi

Setelah diliput Trans-7, Rubah Slogan Jadi
"Jangan Takut Masuk KPK"
Bakar Madu
Jl. Raya Wiabawa Mukti No. 19
Komsen Jatiasih, Bekasi

Reservasi & Delivery Service (021) 9346.1965

Jangan Takut Masuk KPK... Apalagi KPK Bakar Madu Pasti Keringetan
Jatiasih - www.kelanakuliner.co.cc
Tahukah Anda apa yang khas dari daerah Pekalongan? Pasti terbayang langsung di benak kita Batik Pekalongan. Tapi bagaimana dengan kulinernya? Tahukah Anda makanan khas dari Pekalongan? Ada yang spesial gak seh? Tapi siapa sangka satu warung pojok dari kota Batik ini mengundang rasa ingin tahu banyak orang untuk mencoba sajian uniknya berupa Bebek Bakar Madu. Hmmm seperti apa seh rasanya sampe TransTV mau meliputnya? Beberapa waktu lalu di bulan puasa lewat.

Ratusan ayam & bebek bakar laku per hari
Tahukah Anda apa makanan khas dari Pekalongan? Kalau belum, mungkin Anda perlu tahu yang namanya sayur Megono. (Itu pun gak juga termasuk yang unik ada di daerah ini....) Sayur Megono adalah sayur yang dibuat dari buah nangka muda kemudian dicacah-cacah dan dimasak dengan gula aren bercampur bumbu rempah pokoknya tak beda dengan sayur Gori dari beberapa daerah Jawa Tengah lainnya.

Tapi kini kelanakuliner tidak sedang meliput tentang keunikan khas kuliner  yang  dibuat oleh putra daerah Pekalongan. Tapi meliput tentang sebuah warung makan yang menggunakan nama KPK Bakar Madu di bilangan jalan Wibawa Mukti Jatiasih Bekasi. Membaca spanduk besar bertuliskan KPK besar saja sudah mengundang rasa penasaran para pengguna jalan raya Komsen Jatiasih yang melewatinya. Bahkan sempat di antara mereka mampir berkunjung hanya untuk mengambil foto spanduk warung makan, yang bertulisan besar KPK.

Mas Ekki: Saat diwawancarai Trans7
Lalu apa seh artinya KPK itu? Apa Komisi Pemberantasan Korupsi atau Kelipatan Persekutuan ter-Kecil? Menurut sang pemilik tempat ini, Rekki Roberto, KPK adalah singkatan dari Keluarga PeKalongan. "Sengaja saya memberi nama warung makan keluarga ini dengan istilah KPK, karena saya mengajak semua adik kandung dan adik sepupu dari keluarga saya bekerja di warung,' ujar Rekki Roberto yang akrab dipanggil mas Ekki ini.

 KPK asli, yang juga bikin keringetan
Yang jelas dari namanya saja sudah SANGAT mengundang perhatian siapapun yang lewat dan lalu lalang di jalan Wibawa Mukti Jatiasih itu. Tak usah menunggu lama untuk ditengok atau membuat orang mau berkunjung mencoba yang disajikan di warung makan sederhana yang mempunyai lahan parkir.

KPK itu ternyata Keluarga PeKalongan
Hanya dalam waktu kurang dari dua minggu. "Bahkan saat masih baru buka, saya tak memasang spanduk yang bertulisan sajian makanan yang kami jual. Cuma tulisan KPK saja!" papar mas Ekki. Namun dampaknya begitu lumayan, setidaknya beberapa orang lewat yang membacanya ada yang berhenti sejenak dan bahkan ada yang masuk mampir sekaligus akhirnya mencoba sajian di warung itu.

Bos KPK, ayah dari Mas Ekki
Lalu apa sih sajian yang ada di warung milik mas Ekki, sang seniman kontemporer ini?. Ternyata KPK Bakar Madu menyajikan beraneka masakan Ayam kampung, Ayam Negeri, Bebek dan Burung Puyuh.  Mas Ekki, lelaki kelahiran 9 Juni 1978 ini menyewa tanah kosong di bilangan Jl. Wibawa Mukti No. 19 Komsen Jatiasih, memang sengaja berniat membuka usaha warung makan ayam bakar, bebek bakar dan puyuh goreng. Padahal ia masih menjadi karyawan di sebuah perusahaan swasta di daerah Lubang Buaya yang bergerak di bidang peralatan kesehatan. Karena jiwa seniman dan keinginannya untuk berwirausaha itulah, maka ayah dari 3 anak ini meluangkan waktu dengan membuka warung bersama keluarganya dari Pekalongan.

Sajian utama yang ada di warung KPK sebenarnya adalah menu sajian bakaran dengan bumbu madu dan kecap. Seperti ayam kampung dan ayam negeri yang disajikan dengan menu bakar madu. "Meski menggunakan madu sebagai saus utamanya, tapi sebenarnya dicampur pula dengan kecap manis," ungkap mas Ekki. Sehingga sajian yang kian populer ini memang mempunyai rasa cukup unik dibandingkan dengan menu bakaran madu di lain tempat.

"Biarpun kami menyajikan ayam kampung dan negeri, kami juga menyajikan bebek bakar madu dan bebek goreng serta burung puyuh goreng," jelas mas Ekki yang juga seniman pelukis kontemporer ini. Semua sajian baik itu bakaran madu maupun gorengannya diberi dua jenis sambal, yakni Sambal Ijo dan Sambal Bajak. Sambal Ijo yang pedasnya luar biasa ini dibuat dari cabe rawit yang ditumis dengan bawang putih dan sedikit minyak kelapa. Sedangkan Sambal Bajak yang tak terlalu pedas itu dibuat dari cabe merah yang digerus kemudian ditumis dengan bawang merah dan bawang putih plus terasi.

Ternyata kombinasi menu masakan bebek bakar madu yang cenderung manis hingga ke dalam daging bebeknya. Umumnya bebek digoreng garing dan gurih asin di lain tempat namun di warung KPK, bebeknya lebih terasa empuk dan manis. Sedangkan sajian gorengan unggulan di warung KPK adalah Burung Puyuh Gorengnya yang empuk gurih asin. Ukuran daging burung puyuh yang kecil sering membuat penasaran para pelanggannya saat menikmatinya, sehingga terkadang mereka memesan lebih dari satu.

"Justru saat pembukaan banyak sekali para pengunjung yang tidak tahu seperti apa burung puyuh itu. Jadi saya biasanya menjelaskan lebih dulu kepada mereka dan mempersilahkan mereka untuk mencobanya," imbuh mas Ekki. Malah setelah mereka mencobanya, kebanyakan dari mereka jadi pelanggan dan pencinta burung puyuh goreng di warung KPK.

Khusus ayam kampungnya di warung KPK disajikan dengan menu goreng. Memang sangat tak lazim, sedangkan ayam negerinya disajikan dalam menu bakaran madu seperti halnya bebek. "Warung KPK hanya mencoba untuk tampil beda agar gampang diingat oleh para pelanggannya. Jadi setiap sajian masakannya tak perlu harus sama dengan tempat makan lain," pungkas mas Ekki yang mempunyai anak dengan nama-nama unik seperti, anak pertamanya Lentero Suminaring Jagad, anak keduanya Bunga Cinta dan anak ketiganya Sekar Langit.

Kelana kuliner hanya bisa merekomendasikan sajian di warung KPK Bakar Madu yang berkapasitas 24 kursi ini dengan dua jempol, rasanya mantabbbsss buanget terutama pedasnya Sambal Ijo. "Wah pedas sambelnya parah banget!" ujar seorang pelanggan yang tengah menikmati hidangan aneka bakaran dan gorengan unggas bersama keluarganya. Kelana kuliner setuju, siapapun yang masuk warung KPK pasti keringetan. Bukan karena takut masuk KPK nya tapi, karena pedasnya sambel ijo yang luar biasa bisa bikin para penikmatnya keringatan kepedasan.

Bila Anda tertarik untuk mengunjungi warung KPK Bakar Madu di bilangan Jl. Raya Wiabawa Mukti No. 19 Komsen Jatiasih, Bekasi silakan memesan tempat atau reservasi terlebih dahulu di Nomor (021) 989.4466.9 atau 0815.7467.2525

Sidik Rizal - kotabekasihotnews.blogspot.com

Jumat, 25 Juni 2010

Ayam Goreng Bakar SAWIT

Menu Sederhana Ayam Kampung Asli Bumbu Kecap
Mampu Bertahan dari Isyu Flu Burung

Kelapa Gading - kulinerkuliner.com
Ayam kampung jauh lebih disukai, karena kadar lemaknya juga jauh lebih sedikit dan kadar obat-obatan kimia jauh lebih sedikit. Itulah sebabnya sang pemilik merk Ayam Goreng dan Bakar Sawit memilihnya sebagai dagangan unggulan. Meski jauh lebih mahal, tapi Om Luki, demikian sang pengelola akrab disapa lebih memilih ayam kampung sebagai bahan dasar olahannya.


Di pasar tradisional mencari ayam broiler atau ayam negeri memang banyak, tapi cari ayam kampung ternyata juga jauh lebih banyak. Tak heran orang-orang kos dan warga sekitar jadi jatuh hati dengan olahan masakan om Luki yang menggunakan ayam kampung.

Om Luki, lelaki berusia 50-an tahun ini adalah jebolan sekolah teknik kelistrikan yang berangkat dari iseng-iseng buka usaha ayam bakar Sawit dan kini dirinya mengaku keterusan berdagang Ayam Goreng Sawit. Sedangkan nama Sawitnya karena saat buka pertama kali di jalan Kelapa Sawit Komplek perumahan Kelapa Gading. Konon sejarahnya Ayam Goreng dan Bakar Sawit adalah yang pertama ada di Kelapa Gading, dan barulah bermunculan usaha serupa setelah om Luki berjalan beberapa tahun kemudian dan Jalan raya Sawit di bilangan Kelapa Gading itu mulai ramai dilalui orang.

Pengalaman Pahit Berdagang
Rupanya proses panjang berdagang om Luki tak semulus waktu dilalui. Ada masa dimana dirinya mengalami kesulitan dan bahkan nyaris ambruk melanjutkan dagang ayam bakar sera ayam gorengnya. "Pada saat flu burung (menimpa), bikin 100 potong aja gak laku," kenang om Luki sedih. Pengalaman pahit yang dialaminya itu dimana banyak orang paranoid untuk mengkonsumsi ayam olahan di resto-resto di sekitar awal tahun 2000-an. Otomatis usahanya nyaris bangkrut.

Usaha dagang buka rumah makan ayam bakar memang tidak gampang. Om Luki lelaki kelahiran Jakarta 28 September 1956 ini mengakui dia sudah melewati waktu 5 tahun untuk mengembangkan usaha ayam goreng dan bakarnya. "Dulu saya mulai dengan menjual 100 potong atau 25 ekor ayam dan bisa habis laku terjual dalam waktu 3 hari," papar lelaki jangkung berkacamata ini.

Di tahun 2008 usahanya mulai merangkak naik. Namun begitu sampai sekarang pun masih ada saja masalah yang dihadapinya. Karena persaingan usaha serupa yang benar-benar tinggi, maka om Luki mulai melakukan sebar brosur baru dengan sosialisasi cara pemotongan, pemasakan dan penyajian. Hal ini dilakukan demi menghilangkan trauma masyarakat terhadap isyu wabah flu burung yang sudah membuat anjlok penjualan usaha sejenis.

Meskipun om Luki mempunyai saudara pengusaha minyak besar dan kaya, dirinya mengaku tidak pernah memanfaatkan dan minta bantuan dalam segi permodalan. Dirinya hanya mau mandiri dan merasa nyaman tak perlu berhutang dan meminta bantuan dari saudaranya, meskipun dia mengaku memang membutuhkan.

"Bagi saya, usaha rumah makan ini rahasianya da pada bumbu," bebernya kepada kulinerkuliner.com. Bumbu khas Jawa dari lelaki dengan 2 anak ini adalah beberapa rempah di antaranya kemiri dan kawan-kawannya, ujarnya tanpa bermaksud melucu. Saya pun tersenyum mendengarnya. Khusus untguk sausnya, om Luki hanya menyajikan sambel kecap saja.

Ayam Goreng dan Bakar Sawit ini biasanya dipesan untuk acara-acara office gathering, arisan keluarga dan pesta ulang tahun oleh orang-orang warga sekitar Kelapa Gading yang pernah dan tahu jalan Kelapa Sawit. Dan tak jarang beberapa pelanggannya dari luar kota khusus hanya mencari menu resep istimewanya yang sederhana. "Pernah beberapa kali orang dari luar kota seperti Bandung yang datang ke sini hanya untuk memesan ayam bakar Sawit kami," pungkas cerita om Luki kepada saya. Anda tertarik dengan kelezatan ayam goreng dan bakar Sawit yang legendaris di Kelapa Gading ini? Silakan meluncur ke jalan Sawit Raya, insya Allah Anda akan bisa menemui resto ayam goreng ini berjejeran dengan Home Made Burger yang kebetulan juga merupakan usaha keponakannya sendiri.

Sidik Rizal

Selasa, 15 Juni 2010

NASI UDUK KEBON KACANG TANAH ABANG ☺ yang PALING RAME DI HARAPAN INDAH BOULEVARD

Nasi Uduk Mister Smile Banyak Gratisannya


Harapan Indah Boulevard - kelanakuliner.co.cc
Piala Dunia ternyata jadi berkah tersendiri bagi satu tempat kelana kuliner yang berada di kawasan Harapan Indah Boulevard. Tempat sederhana berupa ruko Nasi Uduk Kebon Kacang dengan ciri khas Mr Smile di bannernya dan lampu LED running texk nomor telepon pesan antar ramai oleh pengunjung yang tengah asik menikmati makan malam sambil nonton bareng piala dunia FIFA 2010.


Nggak ada lagi sepanjang ruko Boulevard yang seramai Nasi Uduk kebon Kacang cap Mr Smile ini. Padahal kebanyakan pengunjung dari kalangan keluarga. Mobil pun diparkir di di halaman ruko yang lumayan luas itu. Malam sudah menunjukkan pukul 09.00 namun warung nasi uduk ini tetap yang teramai.

Mau dibilang apalagi? Benar sajalah kalau para warga Harapan Indah bila hendak mencari makanan malam yang paling rame dan laku cuma di tempat ini. Nggak percaya kunjungi saja setiap hari mulai dari petang hingga malam hari. Kalau Anda bisa kebagian nasi uduk beserta lauknya, berarti Anda termasuk yang beruntung.

Berikut ini tulisan kunjungan pertama kelanakuliner di tempat makan keluarga ini pada bulan April lalu:


NASI UDUK KEBON KACANG PALING RAME DI HARAPAN INDAH BOULEVARD

Sore selepas Isya di bilangan Harapan Indah Boulevard sedang mengalami kemacetan luar biasa karena pengalihan kendaraan dari ramainya acara pentas Music Award dari SCTV yang diselenggarakan di Sentra Bisnis Harapan Indah pada malam itu, 24 April 2010. Luar biasa ramai dan konsekwensinya adalah pengalihan kemacetan ke segala arah jalan yang memang jalurnya berdesain seperti labirin sentrifugal (pasti gak ngerti kan loh?) Hahahaha, lupain istilah aneh itu Bro and Sis!

Daripada meliput acara super ramai yang banyak dihadiri artis papan atas ibukota itu, mendingan mencari liputan tentang kuliner yang ada di wilayah sekitar, salah satunya Harapan Indah Boulevard dan Komplek Ruko Harapan Baru. Pilihan kelanakuliner.co.cc adalah RM Nasi Uduk Kebon Kacang Tanah Abang Mr. Smile. Sebenarnya merknya nggak jelas, karena ada beberapa Nasi Uduk Kebon Kacang di wilayah Harapan Indah Boulevard. Sedikitinya ada 3 rumah makan Nasi Uduk yang sama-sama menggunakan merk dagang Kebon Kacang. Tapi pilihan jatuh pada si Mister Smile. Kenapa disebut Mister Smile, karena logo utamanya adalah icon mister smile ☺yang terkenal itu di antara tulisan besar Nasi Uduk Kebon Kacang Tanah Abangnya, tahu kan?

Gak butuh waktu sampai hari berikutnya untuk bertemu dengan sang pemilik yang biasanya pada malam-malam tertentu ada di rumah makannya yang berupa ruko berlantai 3 1/2 itu di bilangan Boulevard Harapan Indah. Andi, lelaki kelahiran Kalimantan, 14 Juli 1969 ini tak keberatan untuk bisa diwawancarai mengenai usahanya yang selalu ramai dikunjungi pelanggannya dan membuka sedikit rahasianya kepada kelanakuliner.co.cc

"Saya sendiri memang bukan orang Betawi asli, tapi istri saya yang asli kelahiran Jakarta dan kebetulan ada dari keluarganya tinggal di Tanah Abang dan buka usaha nasi uduk. Dari menu rahasia dan yang paling umum tentang sajian nasi uduk khas Kebon Kacang yang  diberikan keluarganya itu, maka jadilah kami membuka usaha ini," ungkap Andi, lelaki beranak 2 putra ini. Dirinya juga mengaku masih belum mernggunakan merk tertentu untuk rumah makannya. Nama Nasi Uduk Kebon Kacang sendiri begitu terkenal di Jakarta, sehingga banyak orang yang menggunakannya dan untuk merk, Andi hanya menggunakan sebuha icon gambar orang tersenyum.

Ketika ditanya apa filosofinya mengunakan logo icon mister smile, Andi menjelaskan bahwa harapan diri dan keluarganya bahwa setiap karyawan dan keluarganya selalu menggunakan senyum dalam melayani para pelanggannya, kalau nggak bisa mengucapkan kata-kata lembut dan sopan. Cukup dengan senyum sudah membuat para pelanggannya menjadi senang dan akan datang kembali dengan pelayanan penuh senyum, paparnya sambil tersenyum tentunya.

Mengamati adanya beberapa rumah makan yang ada di Boulevard Harapan Indah yang menggunakan merk dagang yang sama, Nasi Uduk Kebon Kacang, sepertinya memang di tempatnya Andi si Mister Senyum yang paling ramai, sekalipun di peak off day maupun peak off hour (red= terjemah bebasnya, masa paling sepi dan hari paling sepi).

Supaya nggak penasaran sambil ngobrol enaknya memang langsung mencoba menu populer Nasi Uduk asli dari kebon Kacang Tanah Abang ini. Lebih enak (dan pastinya lebih repot buat si pedangan), pesanlah minuman Es Cendol asli dari Betawi. Hmmm, gurih dan lezatnya nasi uduk bercampur ayam goreng atau bebek goreng akan terasa mantap bila ditemani minuman es cendol yang dibuat dari santan dan cendol tepung beras yang dicampur dengan gula aren manis. Manteb banget, Jali! gitu kale yah kata orang Betawi jaman dulu kalo lagi keenakan!

Untungnya walau selalu ramai setiap harinya di jam 12.00 s/d 14.00 saat siang dan malam di jam 18.00 s/d jam 21 malam, RM Nasi Uduk Kebon Kacang Tanah Abang Mister Smilemempunyai dua lantai ruko yang bisa dipakai untuk acara Arisan atau office gathering (Apaan tuh artinya mpok? Yah elah, manah gue tauk! kate mpok Midun kebingungan). Dengan kapasitas daya tampung hingga 50 kursi. Jadi pas sekali bila ada reservasi acara dengan menu sajian utama berupa nasi uduk nostalgik from tanah Betawi, Kebon Kacang.

Selain bisa buat dine in (Makan di Tempat, bukan Makan Tempat, Coy!), para pelanggan juga bisa membawa pulang alias take away. Nasi Uduknya sendiri dikemas dalam bungkusan daun picang kecil ukuran klasik seharga Rp.1.500,- per bungkus. Murah meriah dan mengenyangkan kalau dimakan lebih dari 9 bungkus (hahahaha... coba aja 99 bungkus!  pasti mleduk tuh perut!)
Untuk delivery, sayangnya baru bisa menerima pengiriman ke area terbatas, seperti kawasan Harapan indah, Harapan Baru, Harapan Jaya, Pondok Ungu Permai atau Taman Harapan Baru dengan tambahan Rp 2.000,- sebagai ongkos kirimnya dan minimal pesanan Rp 50.000,-

Oh ya satu lagi... bila Anda mencoba mengajak keluarga Anda untuk Dine In di tempat ini, ada hal yang mengagetkan namun membuat Anda senang. Saat Anda makan berempat, yakni bersama pasangan dan kedua anak Anda, siapkan uang seratus ribuan, maka ternyata biaya total belanja maan Anda sekeluarga hanya Rp 50.000,- saja! Kaget yang menyenangkan bukan?

Kalau sudah begini pasti Anda mau coba kan? Cbalah menu unggulan nasi uduk dengan lauk pauknya yang berupa gorengan jeroan ayam dan sila hubungi, Andi di (021) 8853.4208 atau
0818.155.730 atau kunjungi (Ingat, jangan salah tempat...!) Jl. Bulevar Hijau, Blok B8, No. 9 Kota Harapan Indah Bekasi, Telp. (021) 4489.1929 atau di Grand Cakung, Jakarta Timur, Telp. (021) 6853.4208

NASI UDUK KEBON KACANG TANAH ABANG Mister Smile
Daftar Menu
MAKANAN-. Nasi Uduk
-. Nasi Putih
-. Ayam Goreng
-. Ayam Bakar
-. Ati & Ampela Goreng
-. Babat Goreng
-. Bebek Cabe Ijo
-. Cumi Goreng
-. Empal Goreng
-. Iso Goreng
-. Jantung Goreng
-. Paru Goreng
-. Pete
-. Sayur Asem
-. Semur Jengkol
-. Tahu Goreng
-. Tempe Goreng
-. Udang Goreng
-. Usus Goreng
-. Kerupuk

MINUMAN-. Teh Hangat
-. Es Teh
-. Es Teh Manis
-. Teh Manis Hangat
-. Es Teh Manis
-. Jeruk Hangat
-. Es Jeruk
-. Prim-a
-. Teh Botol
-. Estee
-. FruiTea
-. Es Cendol

Sidik Rizal - si penggemar nasi uduk kebon kacang - dobeldobel.co.cc

Sabtu, 24 April 2010

Resto ABI - AYAM BEBEK IDAMAN Margajaya Bekasi Selatan

Gurih Empuk dengan Sambal yang Menggoda



SELAMA MASA PROMOSI HINGGA AKHIR Mei 2010, Resto ABI Margajaya Bekasi memberikan diskon 25% mulai dari jam 17.00 s/d pukul 21.00 wib. Untuk setiap pemesanan hingga mencapai Rp 500.000,- dapatkan diskon pembayaran di kasir hingga 50%, Cukup Anda bayar setengahnya, maka Anda bisa menikmati semua menu. (Jangan lupa membawa print-out blogs ini saat berkunjung. Fotokopian tidak berlaku, hanya printout berwarna.)

Bekasi - kelanakuliner.co.cc
Di dekat Radio Elgangga sepanjang jalan Kemakmuran banyak sekali berderet resto dan rumah makan besar. Salah satu warung sederhana yang menawarkan menu khusus masakan olahan dari ayam dan bebek adalah resto ABI. Semula saat melihat tulisan ABI, terbersit kepanjangannya Ayam Bebek dan Ikan. Namun setelah melihat lebih jelas, ABI berarti Ayam Bebek Idaman.

Lalu menu apa saja yang ada di resto yang buka dari jam 10.00 pagi s/d jam 10.00 malam tepat di samping Warung BM 28 dan Radio Elgangga ini? Mulai dari menu unggulan masakan ayam goreng dan bakar bumbu sambal terasi serta sambal korek. Hmmmm... melihat sambalnya saja sudah bisa dibayangkan bagaimana rasanya walau belum sempat mencoba sama sekali. Ada tiga jenis sambel unggulan di resto yang mempunyai kapasitas daya tampung 24 orang pengunjung ini, yakni Sambel Terasi, Sambel Korek dan Sambel Cabe Ijo.

Untuk menu ayam kampung yang ada adalah ayam bakar dan ayam goreng. Sedangkan menu bebek yang disajikan di resto ABI adalah bebek goreng dengan sambel terasi dan sambal cabe ijo. Range harga dari yang termurah adalah Bebek Bakar Kompo (mungkin maksudnya "Combo" atau "Kombo" kale yah?) senilai Rp 9.000,- hingga yang termahal seharga Rp 37.500,- untuk menu Ikan Gurame Asam Manis. (Mungkin ABI memang lebih pantas singkatan dari Ayam, Bebek dan Ikan).

Selain menerima pelanggan untuk dine in (makan di tempat), sang Manajer Operasional, Pitrah Yana mengatakan bahwa Resto ABI juga menerima pesanan untuk acara pesta, resepsi kantor atau paket ulang tahun dan pernikahan. Lelaki kelahiran Jakarta tanggal 10 Juli 1982 ini menjelaskan, "Memang untuk paket acara pesta apapun minimal pemesanan adalah 100 box dengan paket Ayam Kompo seporsinya Rp 14.000,- dan Ayam Kampung Rp 20.000,- per porsinya." Yang dimaksud dengan ayam kompo di sini adalah ayam negeri dengan menu digoreng ataupun dibakar, papar Pitra lebih rinci. Untuk catering, setidaknya paling lambat pemesanan 2 atau 3 hari sebelum pengiriman paket ke lokasi acara, imbuh lelaki yang kini sedang bersama calon istrinya itu.

Paket deliveri (antar pesan), Resto ABI siap kirim minimal 3 box, sayang nya untuk area terbatas di kawasan Bekasi Selatan saja, pungkas Pitra kepada kelanakuliner. Untuk pemesanan hubungi (021) 9346.1965 atau (021) 9760.3287 atau kunjungi resto ABI di Jl. Kemakmuran No. 99 Margajaya Bekasi Selatan.

Sidik Rizal - dobeldobel.co.cc

Kamis, 22 April 2010

LESTARI JAYA AYAM DAN BEBEK GORENG SENTRA BISNIS HARAPAN INDAH

AYAM dan BEBEK Goreng TERLARIS DI Sentra Bisnis HI

Sentra Bisnis Harapan Indah - kelanakuliner.co.cc
Bila Anda berkunjung ke Sentra Bisnis Kota Harapan Indah dan saat melewati pelatarannya yang luas dan di dalamnya bertebaran puluhan warung kaki lima, jangan lupa untuk berkunjung ke Warung Pecel Lele, Ayam dan Bebek Goreng Lestari Jaya.

Warung Pecel Lele, Pecel Ayam dan Bebek Goreng Lestari Jaya yang dimiliki oleh Bang Jali Suwandi ini, berciri khas masakan Betawi atau Bekasi. Biar begitu, Bang Jali yang asli kelahiran Surabaya tanggal 5 Maret 1953 ini mengatakan semua menunya disesuaikan dengan menu masakan populer tradisional yang berhasil dia dapatkan. Misalnya untuk Ayam Gorengnya dia beri bumbu sambal khas Bekasi. Pecel Lelenya disajikan dengan menu khas Lamongan. Sedangkan menu bebek gorengnya dan termasuk ayam gorengnya biasanya ditemani dengan nasi uduk khas asli Kemayoran. Hmmm, ini baru nuansa Betawinya nampak. Itulah sebabnya nasi uduknya yang selalu hangat tersimpan dalam 2 buah termos besar selalu habis diserbu pengunjung. Belum lagi porsinya yang lebih banyak dibandingkan dengan Nasi Uduk dan Pecel Lele di warung lainnya.

Sebagai gambaran betapa laku (itu kalau nggak mau dibilang yang paling laku di kawasan sentra bisnis Harapan Indah), dalam waktu sehari sedikitnya dia menyediakan beras hingga 20 liter yang bisa menghasilkan 150 porsi Nasi Uduk dengan harga @Rp 3.000,-
Pecel Lelenya saja sehari bisa laku terjual sedikitnya 40 porsi dengan harga @Rp 6.000,- dan Bebek Gorengnya laku terjual sedikitnya 20 porsi dengan harga @Rp 12.000,- sedangkan Ayam Gorengnya bisa laku hingga 100 porsi dengan harga @Rp 7.000,- Sekarang Anda hitung sendiri omzet totalnya per hari.

Dengan dibantu 3 orang karyawan, Warung Nasi Uduk Pecel Lele, Ayam dan Bebek Goreng Lestari Jaya ini pernah mencapai 1000 bungkus pesanan Nasi Uduk dengan beragam lauk pilihan dalam sehari pada saat mendapatkan order pesanan melalui pelanggan setianya. Yang patut untuk Anda ketahui tentang ramainya Nasi Uduk malam hari Lestari Jaya ini adalah di sambalnya yang luar biasa mantap dan lezat. Dan bila Anda ingin mencoba betapa hebat dan mantap sambalnya silakan saja menghubungi Bang Jali di nomor telepon 081380.844.806 dijamin dia akan memberikan pesanan yang anda minta.

Sidik Rizal - dobeldobel.co.cc

Jumat, 16 April 2010

RM Urang Lembur : Ayam Congcot yang Nyangsang di Subang

Murah Harganya Kalahkan Rasa Mahal Ayam Congcotnya

Subang - kelanakuliner.co.cc
Bila Anda sedang berkunjung ke wilayah Subang dan menyusuri jalan dari Subang Kota menuju Sadang yang naik turun sangat curam, pasti akan melewati sebuah tikungan tajam dan sebuah resto masakan khas Sunda yang bernama RM Urang Lembur. RM Urang Lembur yang sering disebut banyak orang sebagai rumah makan Lembur Kuring ini memang berkesan sangat ekslusif bagi kalangan bermobil saja. Tapi siapa nyana, ternyata ada menu unggulan yang begitu digemari kaum muda dan anak sekolahan serta para mahasiswa di kawasan Subang Kota sebagai menu favorit mereka buat menghabiskan waktu bersama teman.

Bertemu dengan sang manajer operasional, M. Ruffy sudah merupakan kehormatan langsung dari sang wakil pemilik rumah makan yang bernuansa etnis tradisional ini. RM Urang Lembur yang luasnya tidak kurang dari 4.900 meter persegi dengan lahan berundak-undak dan masih ada sebagian lahannya yang berupa pesawahan, membuat nuansa saung dan pedesaan semakin kental. Semakin kita ke dalam dan menuruni rumah makan ini maka semakin kuat keteduhan dan kenyamanan gaya kampung yang bisa bikin rindu siapa saja yang pernah berkunjung.

Bila dulu sudah ada perwakilan dari wisata kulinernya pak Bondan Winarno yang telah mencicipi menu unggulan mereka berupa ikan gurame, maka kini menu baru berupa Ayam Nyongcot dan Ayam Botram belum sama sekali terekspos. Kelanakuliner beruntung merupakan media pertama yang bisa mencicipi Ayam Congcot (sebagian orang menyebutnya Ayam Nyongcot) serta Ayam Botram untuk publikasi dalam tulisan ini. (Hmmmm... Mr BW, I think I am the first who taste this one).

Ayam Nyongcot sejatinya adalah sebuah olahan masakan ayam negeri yang disajikan sedemikian rupa dengan nasi berbentuk kerucut dibungkus daun pisang yang dalam bahasa Sunda disebut nyongcot. Hanya dengan merogoh kocek Rp 9.000,- setiap orang baik itu mahasiswa maupun pelajar yang berkunjung bisa menikmatinya. Terbukti dalam waktu promosi kurang dari 2 bulan, permintaan terhadap Ayam Nyongcot meningkat pesat. Dalam dua bulan terakhir sedikitnya sudah lebih 200 ekor ayam negeri yang telah dijadikan menu Ayam Nyongcot. Perlu diingat bahwa satu ekor ayam negeri bisa menghasilkan 6 potong porsi. Jadi setidaknya ada 1200 porsi telah laku. Loh, kok bisa? Ternyata menu Ayam Nyongcot yang disajikan dalam bentuk ayam bakar ini begitu mengena di lidah kaum muda. dan itu satu kiat strategi yang berhasil dilakukan oleh RM Urang Lembur.

Urang Lembur sendiri artinya adalah Orang Kampung. Jelas beda dengan Lembur Kuring yang dalam bahasa Sunda artinya adalah Kampung Saya (Sendiri). Tapi entah mengapa rumah makan yang tepat di tikungan tajam jalan keluar dari Subang menuju Sadang ini masih saja salah sebut. Itulah enaknya menjadi terkenal, orang sering salah ucap dan salah sebut. RM Urang Lembur yang mempunyai pintu gerbang berdesain arsitektur tradisional Bali ini menawarkan bukan saja menu ekonomis seperti Ayam Congcot tapi juga Ayam Botram. Botram yang dalam bahasa Sunda berarti Buat Rame-Rame ini memang menu yang berukuran jumbo. Satu ekor ayam goreng dengan menu lalapan dan nasi komplit beserta lauk pauk lainnya dan tentunya sambal terasi yang sangat menggoda.

"Ceritanya, dulu sering sekali sekumpulan ibu-ibu kampung yang ngariung bersama para tetanggal lainnya sambil mencoba membuat menu masakan. Ada yang patungan ngasih sambal, yang lainnya ayam goreng, lalu nasi timbel dan semuanya dijadikan satu yang dikenal mereka dengan sebutan botram. Buat rame-rame. Dari sinilah istilah menu masakan kami diambil namanya." papar Ruffi kepada kelanakuliner.

Sang manajer kelahiran Bandung, 14 Juni 1966 dan tampak lebih muda dari usianya ini menargetkan pasar menu unggulan Ayam Congcotnya adalah kaum muda yang biasanya dari para mahasiswa, pelajar dan komunitas tertentu. "Sedangkan untuk Ayam Botram, kami lebih spesifikasikan buat kalangan menengah atas. Itulah sebabnya menu masakannya menggunakan ayam kampung yang jauh lebih mahal dan porsinya juga lebih besar," imbuh Ruffi.

Karena semakin banyak dan membludaknya pengunjung dari kalangan muda, kemudian menghindari kejadian serta kesan RM Urang Lembur menjadi tempatnya kaum muda berpacaran, maka jam buka tutupnya kami sesuaikan dengan keadaan lingkungan. "Kini kami hanya buka mulai dari jam 09.00 pagi hingga jam 20.00" katanya beralasan demi pencitraan positif RM Urang Lembur yang memang bernuansa sangat romantik dan klasik ini.

RM Urang Lembur Subang yang merupakan cabang kedua dari pusatnya di Bandung adalah milik seorang pengusaha Ir. Hutomo BP. Sang pemilik mempercayakan penuh pengelolaan R Urang Lembur kepada Ruffi karena banyak alasan, tapi salah satunya adalah pertemanan mereka yang sudah lama, dan Ruffi sangat mengerti konsep produk serta aspek lingkungan dimana dulu ia pernah tinggal lama.

Tapi yang paling penting dari liputan kali ini adalah bagaimana nikmatnya ayam broiler (ayam negeri) menjadi sebuah sajian ayam bakar dengan nasi kerucut (congcot) ditambah rebusan sayuran segar (sebenarnya lebih tepat sayuran yang dicelupkan ke dalam air panas dalam beberapa detik) dan sambal terasi yang top markotop. Sambil bisa juga kita menikmati Ayam Botram dengan sambel ijo yang Yes Markoyes, menu masakan ayam kampung yang luar biasa lezat dengan menu sayur asam dan lalapan seta nasi timbel yang begitu menggugah nostalgia kampung di tanah pasundan. Pasti sebuah pengalaman dan sensasi lidh yang tak terlupakan. Mau mencoba?

Sidik Rizal - dobeldobel.co.cc

Kamis, 21 Januari 2010

RM Wek Wek Pasar Poncol Kayuringin: Ayam Goreng Apa Yang Bunyinya WekWek?

Ayam Gorengnya Lebih Ngetop karena WekWeknya

Bekasi, kelanakuliner.com
Jika Anda pergi berkunjung ke Pasar Poncol Kayuringin dekat Perumnas III maka di satu pojokan depan persis pasar tersebut ada RM AYam Goreng yang namanya beda dengan sajian utamanya, RM WekWek. Menurut sang pemilik, Ayam Goreng nya sudah sejak lama dijual, baru belakang hari atas musyawarah dengan keluarga dan seorang anaknya mengusulkan nama Warung WekWek sebagai merknya. Walau terdengar lucu dan konyol, tapi jangan salah, sajian Ayam Gorengnya juga ditemani dengan sajian Bebek Goreng, walau muncul belakang waktu.

Bila melihat permintaan pelanggan, akhirnya sang pemilik mulai  menyediakan Bebek Goreng yang justru jauh lebih mahal. selisih beda yang sedikit lebih mahal ini ternyata juga tak menjadi masalah bagi para pelanggan setianya, bayangkan dalam sehari sedikitnya Warung Wek-Wek bisa menghabiskan 40 hingga 60 ekor Ayam dan juga 30 ekor bebek utuh. Setiap ekornya bisa menghasilkan 4 potong gorengan. Harganyapun relatif terjangkau, cuma 6000 perak untuk ayam goreng, dan 7000 perak untuk bebek goreng. Yang perlu Anda perhatikan, ayamnya justru adalah ayam kampung, yang memang tidak semurah ayam negeri, tapi Warung Wek-Wek tetap bisa mendapatkan untung.

Bisa Anda bayangkan berapa omzetnya per hari? Untuk ayamnya saja 6000 x 4 x 40 atau sekitar 960.000 perak per hari dan bebeknya sekitar 7000 x 4 x 30 ekor atau 840.000 perak per hari. Lumayan banyak kan? Padahal lokasinya yang mojok di depan pasar tradisional pemda Kota Bekasi, namun pelanggannya bukan hanya orang kantoran kadang juga berdatangan hingga malam hari sampai jam 12.00 malam.

Anda tertarik menikmati ayam goreng dan bebek goreng pada saat malam hari, silakan kunjungi Pasar Poncol Kayuringin Kota Bekasi. Atau bisa hubungi no telp (021) 9346.1965.
Sidik Rizal

Senin, 11 Januari 2010

Cafe DAUN: Bebek Bakarnya benar-benar Membakar BCP

Bebek Bakar dan Mendoannya Tak Ada Duanya di BCP
Peringkat satu omzetnya di akhir tahun, ranking lima sepanjang tahun 2009


BCP, kelanakuliner.com
Mau tahu gerai outlet yang paling tinggi omzetnya alias paling laku sajian makanannya di seluruh gerai Foodcourt Bekasi Cyber Park? Jawabannya adalah Cafe DAUN. Ya memang Cafe DAUN yang dimiliki oleh Bu Anita ini mendapat ranking 1 di bulan Desember 2009 lalu sebagai outlet tertinggi omzet dagangan makanannya. Dan selama lima bulan terakhir, Cafe DAUN tak pernah keluar dari ranking 5 besar outlet foodcour peraih omzet terbesar.


Lalu apa seh istimewanya? Apa karena kelembutan daging bebek gorengnya yang seperti dada ABG dada ayam goreng? Sambelnyakah? Atau apa? (atau jangan-jangan karena lokasinya yang hoki banget?) Ternyata dari sekian kemungkinan, menurut pengakuan Anita, faktor rasa dan kualitas menu Bebek dan Ayamnyalah yang membuat pelanggannya datang. "Kebanyakan pelanggan kami, menyukai bebek bakar dan ayam bakar kami, sekalipun di lain tempat memang ada menu bebek dan ayam yang tak beda konsep." ungkap wanita kelahiran Solo ini.


Yang bikin saya nggak habis pikir adalah dari sekian banyak persaingan dalam area foodcourt yang menyajikan masakan olahan bebek tidaklah satu. Tapi tetap saja pelanggan di foodcourt memilih masakan Bebek Bakar dan Bebek Gorengnya dibandingkan dengan yang lain. Mengenai rahasianya itu, Anita mau menceritakannya lebih rinci dalam tulisan berikutnya.... Yang jelas bila Anda ingin mereservasi menu andalannya silakan hubungi di nomor (021) 921.88.000 langsung dengan ibu Anita.(tulisan masih berlanjut....)

Cafe DAUN: Bebek Bakarnya benar-benar Membakar BCP

Bebek Bakar dan Mendoannya Tak Ada Duanya di BCP
Peringkat satu omzetnya di akhir tahun, ranking lima sepanjang tahun 2009


BCP, kelanakuliner.com
Mau tahu gerai outlet yang paling tinggi omzetnya alias paling laku sajian makanannya di seluruh gerai Foodcourt Bekasi Cyber Park? Jawabannya adalah Cafe DAUN. Ya memang Cafe DAUN yang dimiliki oleh Bu Anita ini mendapat ranking 1 di bulan Desember 2009 lalu sebagai outlet tertinggi omzet dagangan makanannya. Dan selama lima bulan terakhir, Cafe DAUN tak pernah keluar dari ranking 5 besar outlet foodcour peraih omzet terbesar.


Lalu apa seh istimewanya? Apa karena kelembutan daging bebek gorengnya yang seperti dada ABG dada ayam goreng? Sambelnyakah? Atau apa? (atau jangan-jangan karena lokasinya yang hoki banget?) Ternyata dari sekian kemungkinan, menurut pengakuan Anita, faktor rasa dan kualitas menu Bebek dan Ayamnyalah yang membuat pelanggannya datang. "Kebanyakan pelanggan kami, menyukai bebek bakar dan ayam bakar kami, sekalipun di lain tempat memang ada menu bebek dan ayam yang tak beda konsep." ungkap wanita kelahiran Solo ini.


Yang bikin saya nggak habis pikir adalah dari sekian banyak persaingan dalam area foodcourt yang menyajikan masakan olahan bebek tidaklah satu. Tapi tetap saja pelanggan di foodcourt memilih masakan Bebek Bakar dan Bebek Gorengnya dibandingkan dengan yang lain. Mengenai rahasianya itu, Anita mau menceritakannya lebih rinci dalam tulisan berikutnya.... Yang jelas bila Anda ingin mereservasi menu andalannya silakan hubungi di nomor (021) 921.88.000 langsung dengan ibu Anita.(tulisan masih berlanjut....)

Sabtu, 09 Januari 2010

Nasi Goreng Pak Heri Kota Baru Bekasi

Sajian Malam Pilihan Kilat Nikmat Warga Kota Baru

Bekasi, kelanakuliner.com
Pulang malam hari dan kehujanan, kelanakuliner sudah menggigil kedinginan dan nyaris mengalamai hypothermia (turunnya suhu secara drastis). Hmmm tapi apaan yang bisa dinikmati neh? Ternyata Nasi gorengnya yang lumayan kilat dan nikmat, padahala jam sudah menunjukkan pukul 00.00 dini hari, dan sepertinya pak Heri memang sudah mau tutup, tapi ia masih sigap melayani pelanggan di tengah gerimis hujan yang lumayan lama itu dari sore hari.



Ada Nasi Goreng ada Ayam Goreng dan aneka Menu goreng atau rebus secara kilat (ala Chinese food) yang jadi begitu mengenyangkan dan lezat di tangan olahan pak Heri. Tertarik? Bila Anda bepergian dan melewati jalan Kalibaru Bekasi, mampir saja ke tempat ini.


Yang bikin gue penasaran adalah sajian nasi goreng dan mie goreng seafood istimewanya yang dimasaknya dalam waktu kurang dari 10 menit. Padahal saat itu cuaca sedang hujan di malam hari, gue memang lagi jalan-jalan sama anak perempuan gue. Karena kedinginan sebenarnya mau langsung makan di warung nasi gorengnya pak heri, tapi berhubung hujan mulai reda, ya udah tinggal ngomong sama pak heri dan minta dibungkusin buat dimakan di rumah bareng istri tercinta. (Duileh... romantis beud!)


Terlepas dari relnya (apa maksudnya neh?) nasi goreng seafood istimewa buatan pak Heri ternyata memang luar biasa enaknya. Bisa dibilang, kayaknya gue lagi makan nasi goreng hotel bintang lima... Gue nggak bohong, kalo gue bohong biar deh para koruptor yang segera disamber petir... Amien... Demikian juga mie goreng seafood istimewanya, gue suka banget... ada udang, potongan cumi dan bakso sapinya yang lumayan lezat.


Kenikmatan itu nggak akan berakhir bila kita makan menu nasi goreng ataupun mie gorengnya dalam keadaan sudah dingin.... buktinya gue makan mie gorengnya kira-kira 40 menit setelah tiba di rumah dan gue sempet mandi dulu sebelum makan... Tetep aja tuh enak, yang gak enak cuma BUNGKUS kertasnya yang gue yakin cuman lu aja yang doyan.... buktinya lu tetep baca tulisan gue ini sampe abis... hehe ya kan?


Pastinya, baik istri gue maupun anak gue setuju, kalo nasi goreng seafood istimewanya yang komplit itu, punya kelas tersendiri dalam rasa, walaupun sejujurnya penampilan nasi maupun mie goreng seafoodnya masih jauh dari sempurna, malah gue bisa bilang sangat sederhana banget... khasnya nasi goreng kampung lah... Tapi itu nggak ngurangin nilai plus dalam hal rasa dan tekstur makanannya... Secara total (bukan dibetot terus gatal loh!) nilanya bisa mendapatkan skor 8. Hm mmm... gimana penonton...? Mau coba?



(Cerita berlanjut nanti)
Sidik Rizal - dobeldobel.com

Nasi Goreng Pak Heri Kota Baru Bekasi

Sajian Malam Pilihan Kilat Nikmat Warga Kota Baru

Bekasi, kelanakuliner.com
Pulang malam hari dan kehujanan, kelanakuliner sudah menggigil kedinginan dan nyaris mengalamai hypothermia (turunnya suhu secara drastis). Hmmm tapi apaan yang bisa dinikmati neh? Ternyata Nasi gorengnya yang lumayan kilat dan nikmat, padahala jam sudah menunjukkan pukul 00.00 dini hari, dan sepertinya pak Heri memang sudah mau tutup, tapi ia masih sigap melayani pelanggan di tengah gerimis hujan yang lumayan lama itu dari sore hari.



Ada Nasi Goreng ada Ayam Goreng dan aneka Menu goreng atau rebus secara kilat (ala Chinese food) yang jadi begitu mengenyangkan dan lezat di tangan olahan pak Heri. Tertarik? Bila Anda bepergian dan melewati jalan Kalibaru Bekasi, mampir saja ke tempat ini.


Yang bikin gue penasaran adalah sajian nasi goreng dan mie goreng seafood istimewanya yang dimasaknya dalam waktu kurang dari 10 menit. Padahal saat itu cuaca sedang hujan di malam hari, gue memang lagi jalan-jalan sama anak perempuan gue. Karena kedinginan sebenarnya mau langsung makan di warung nasi gorengnya pak heri, tapi berhubung hujan mulai reda, ya udah tinggal ngomong sama pak heri dan minta dibungkusin buat dimakan di rumah bareng istri tercinta. (Duileh... romantis beud!)


Terlepas dari relnya (apa maksudnya neh?) nasi goreng seafood istimewa buatan pak Heri ternyata memang luar biasa enaknya. Bisa dibilang, kayaknya gue lagi makan nasi goreng hotel bintang lima... Gue nggak bohong, kalo gue bohong biar deh para koruptor yang segera disamber petir... Amien... Demikian juga mie goreng seafood istimewanya, gue suka banget... ada udang, potongan cumi dan bakso sapinya yang lumayan lezat.


Kenikmatan itu nggak akan berakhir bila kita makan menu nasi goreng ataupun mie gorengnya dalam keadaan sudah dingin.... buktinya gue makan mie gorengnya kira-kira 40 menit setelah tiba di rumah dan gue sempet mandi dulu sebelum makan... Tetep aja tuh enak, yang gak enak cuma BUNGKUS kertasnya yang gue yakin cuman lu aja yang doyan.... buktinya lu tetep baca tulisan gue ini sampe abis... hehe ya kan?


Pastinya, baik istri gue maupun anak gue setuju, kalo nasi goreng seafood istimewanya yang komplit itu, punya kelas tersendiri dalam rasa, walaupun sejujurnya penampilan nasi maupun mie goreng seafoodnya masih jauh dari sempurna, malah gue bisa bilang sangat sederhana banget... khasnya nasi goreng kampung lah... Tapi itu nggak ngurangin nilai plus dalam hal rasa dan tekstur makanannya... Secara total (bukan dibetot terus gatal loh!) nilanya bisa mendapatkan skor 8. Hm mmm... gimana penonton...? Mau coba?



(Cerita berlanjut nanti)
Sidik Rizal - dobeldobel.com

Pasang Iklan Anda di Sini? HUBUNGI (021)9327.4925 - 9346.1965 - 606.36235 - 081.385.386.583


Pondok Citra

Nasi Pecel Kembang Turi

Sepertinya memang cuma di tempat ini yang menyajikan pecel Madiun (nggak selalu seh, kadang ada juga yang mencari Pecel Nganjuk) dengan menu asli dari daerah tersebut dengan menggunakan kembang turi sebagai sajian unggulan [...]
KPK BakarMadu

Jangan Takut Masuk KPK - Slogan Baru Setelah Masuk Trans7

Tahukah Anda makanan khas dari Pekalongan? Ada yang spesial gak seh? Tapi siapa sangka satu warung pojok dari kota Batik ini mengundang rasa ingin tahu banyak orang untuk mencoba sajian uniknya berupa Bebek Bakar Madu. Hmmm seperti apa seh rasanya sampe TransTV mau meliputnya? [...]
DapurJandaku

Carilah Janda di Mall Ambassador dan nikmatilah

Demi menghilangkan pikiran kotor di benak, saya sapa seorang wanita berusia 30-an tahu yang masih tampak seksi dan cantik, dan ternyata dia adalah pemilik warung makan yang lumayan provokatif itu. Esther namanya [...]
Es Sarang Kuntilanak

Es Sarang Kuntilanak VS Es Pocong?

Es Pocong namanya. Biasanya kalangan mahasiswa di kampus-kampus wilayah Depok banyak yang mengenali minuman bermerk ini. Entah mengapa minuman segar dan nikmat ini menggunakan nama "seram" seperti Es Sarang Kuntilanak" (Es Sarkun) dan Es Pulo Hantu (Es Lohan) [...]
Bengkel Kuliner

Pujasera Syariah Pertama di dunia

BengkelKuliner buka peluang investasi dengan sistem jual putus Rahasia Bumbu dan Pelatihan Tenaga Ahli berkonsep Rest Area dgn investasi minimal Rp.200jt [...]
Cangkru'an VW

SegO RAKyat Vokoke Wareg

tempat ini choesoes oentoek tjangkroe’an toean poean njang siboek bekerdja zonder waktoe oentoek memasak agar soepaja toean poean tida’ spanneng bergaboenglah oentoek tjangkroek jang bermakna [...]
Soto Marmer

LEZATNYA SOTO YANG SESUNGGUHNYA

Adalah sebuah warung makan sederhana yang dimulai dengan membuka jaringan kuat dan menemui bentuknya di kala terakhir perjalanan menuju kesuksesan. RM Soto Mawar Merah atau yang lebih dikenal dengan Soto Marmer ini memulai dengan cara itu. Sang pengusaha, H. Arta Indra, [...]
Udin Kombo

RM Khas Betawi H. Syamsudin Kombo, berdiri sejak 1980

Salah satu tempat tongkrongan warga Bekasi yang ada di Harapan Indah dan menjadi tempat favorit menikmati makanan asli khas Bekasi adalah RM Khas Betawi H. Syamsudin Kombo [...]
PondokGabusPucung

Pondok Gabus H. Lukman, Lebih dari 20 tahun Jadi Aikon Kuliner Bekasi

Kagak salah dah! bila Anda melewati GOR menuju ke arah Pulogadung di jalan Jend. Sudirman, maka tak jauh setelah Anda melewati pertigaan GOR, di sebelah kanan Anda berdiri warung legendaris yang kini menjadi ciri khas Bekasi yang paling kondang [...]
WarungDusun

Ada atmosfer modern nan nyaman di menu kampungnya

Kalau sayur lodeh hampir semua orang tahu, bagaimana dengan asem-asem khas Blitar ini? Asem-asem bukanlah sekadar sayur yang terbuat dari hijau-hijauan seperti sayur asem yang kita kenal. Justru makanan satu ini malah terbuat dari potongan daging sapi yang dibuat seperti sayur sop namun dengan rasa asam yang kuat [...]
Sangkuriang

Sop Gurame Kemangi Pedas vs Ikan Patin Bakar Omega 3

RM Sangkuriang sekali lagi diliput TransTV karena Sop Gurame Kemangi Pedas dan Ikan Bakar Patin Omega 3nya yang memang lain daripada yang biasanya [...]
Sangkuriang

Sop Gurame Kemangi Pedas vs Ikan Patin Bakar Omega 3

RM Sangkuriang sekali lagi diliput TransTV karena Sop Gurame Kemangi Pedas dan Ikan Bakar Patin Omega 3nya yang memang lain daripada yang biasanya [...]
BaksoMalangCakTio

Bakso Malang ini lebih lezat daripada yang di Bandung

Dekat Polres Metro Kota Bekasi, ada tempat makan dan nongkrong yang enak dan nyaman, namanya Bakso Malang Asli "CAK TIO" Veteran 66. Bukan saja tempatnya yang luas namun juga akses menuju tempat itu sangat mudah [...]
Bakso AG Komsen

Bakso AG Komsen dan Bakso 44 Komsen Konsisten dalam Rasa

Warung Bakso yang tetap konsisten mulai dari dibukanya tahun 1993 dengan tak berubah dalam rasa, sehingga pelanggannya kian hari kian bertambah. Mulai dari satu warung kecil kini sudah memiliki 2 warung besar [...]

Promoting BLOGS

MARKETING BOOST Anda ingin kami memblog profil usaha anda? Sewa kami untuk memblog-up anda atau usaha anda dalam jaringan media blogs kami. HIRE US TO BLOG YOU UP Phone: 021-9346-1965 atau di 08121215773 E-mail: dik_rizal@yahoo.com, iwaklawuh2002@yahoo.com