Bakso Malang Asli Cak Tio, Telp: 08129181453 - (021)9599.5354 - 8885.6037

Tampilkan postingan dengan label Nasi Uduk. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Nasi Uduk. Tampilkan semua postingan

Senin, 20 September 2010

Nasi Uduk SPECIAL bang SYAMSUL Pondok Kopi

KONSEP KESEDERHANAAN DENGAN
KEGIGIHAN DAN KETEKUNAN

Pondok Kopi - kulinerkuliner.com
Belum pernah terbayangkan dalam benak saya bahwa kesuksesan dan kekayaan itu karena pendidikan tinggi semata. Memang benar apa yang dikatakan oleh Mario Teguh, "Berhati-hatilah dengan kesuksesan orang yang tidak berpendidikan tinggi. Kemungkinannya sukses mungkin akan jauh lebih cepat dan besar seumpama dia memiliki pendidikan tinggi.

Ketika kesederhanaan menjadi sebuah modal kerja yang disertai dengan ketekunan dan kegigihan maka jadilah pula sebuah usaha yang bisa dibilang lumayan sukses dan bisa menghidupi kebutuhan keluarga. Setidaknya liputan kuliner kami kali ini menerangkan hal itu.

NASI UDUK SPECIAL bang Syamsul
Adalah sebuah warung makan nasi uduk Bang Syamsul yang masih menggunakan merk usaha milik bosnya, "Nasi Uduk Special". Karena setelah bekerja lebih dari 10 tahun ikut dengan sang bos yang kini sudah uzur dan tidak melanjutkan lagi usaha dagang nasi uduknya, Syamsul pun mendapat izin untuk melanjutkannya tepat di samping warung milik sang bos. Bang Syamsul memang belum berani untuk menggunakan merk baru, tapi dia berharap setelah nanti dagangannya terkenal maka akan mencantumkan namanya sebagai satu merk masakan khas Betawi ini.

"Saya memang masih menggunakan nama milik bekas bos saya, tapi nanti saya akan menggunakan nama saya sendiri setelah tepat waktunya," ujar Syamsul lelaki kelahiran Serang, 10 Mei 1975 ini dengan senyum lugunya. Mungkin senyum inilah yang menjadi salah satu penyebab kembalinya para pelanggan setianya.
Koramil Pondok Kopi
Nasi Uduk Special yang berlokasi di jalan Robusta Raya (depan Koramil lama) di samping apotek Tania ini terbilang cukup sederhana. Buka dari jam 04.00 sore hingga tutupnya jam 01.00 dini hari. Namun Anda tak perlu kuatir, karena warung nasi uduk ini termasuk jalur pelintasan yang paling sering dilewati orang yang berangkat pulang kerja, meskipun penerangan jalan secukupnya.

"Yah kami selalu buka ba'da ashar, biarpun bulan puasa maupun di hari biasa," jelas Syamsul yang  telah mempunyai istri dan satu anak ini. Warung Nasi uduk Special berkapasitas kursi tak lebih dari 8 orang ini memang kebanyakan menerima pelanggan yang take-away. Menjelang maghrib, memang banyak pelanggan bermobil yang memesan nasi duknya dengan dibungkus untuk dibawa pulang. Meski tak sedikit yang makan di tempat hingga larut malam.

"Untuk bulan puasa ini saya dibantu istri dengan menyediakan sajian ta'jilan untuk buka puasa dan beberapa aneka minuman segar," tambah lelaki yang mulai usaha dari bawah ini. Istrinya membuat kolak, ketan putih dan aneka gorengan yang pas dikombinasi dengan minuman dingin segar dan sop buah. Bolehlah untuk buka puasa Anda di rumah. Semuan sajian minuman cuma dipatok Rp 6.000,- sedangkan cemilan hanya Rp 1.000,- per buahnya.

Dulu ketika bersama bosnya dia merasakan merintis usaha dari satu liter beras per hari, dan kini setelah dia buka usaha warung sendiri, setidaknya dia bisa menghabiskan 4 samapi 5 liter beras per hari.

Nasi uduknya memang terbilang biasa, tapi masalah olahan bumbu sambel dan nasi uduknya memang terasa jauh lebih lezat. Barangkali dikerjakannya dengan penuh cinta, dan inilah yang menjadikannya sangat istimewa. Harganya pun relatif murah, Satu porsi nasi uduk hanya dibandrol Rp 3.000,- dan lauknya berupa ayam goreng bumbu khusus cuma Rp 8.000,- per potong atau Anda bisa pilih lele gorengnya yang dipatok dengan harga yang sama.

Mau tahu seperti apa lakunya nasi uduk spesial ini, catat saja sedikitnya warung kecil sederhana ini bisa menghabiskan 5 ekor ayam alias 20 potong ayam per harinya dan 1 kg lele hidup atau sekitar 8 ekor.harinya. Lumayan untuk sekelas warng kecil di pinggiran jalan yang tak pernah sepi hingga jam 01.00 dini hari ini.

Atau mungkin Anda ingin memesan pada Bang Syamsul untuk acara resepsi Anda dengan konsep makanan khas Betawi ini sebagai sajian pesta? Silakan menghubungi (021)9530.7749 langsung dengan bang Syamsul.

Sidik Rizal kulinerkulner.com

Sabtu, 28 Agustus 2010

Nasi Uduk Ijo (Bayam) Khas Bogor Teh Dede

Kelezatan Nasi Uduk Malam Hari yang Diantri Pelanggan

Galaxi, Bekasi - kulinerkuliner.com
Berawal dari coba-coba sendiri dan ide orang tua (nenek) yang sering sekali menyajikan makan pagi dengan nasi uduk berwarna hijau. Seringnya melihat nenek menyediakan nasi uduk yang diwarnai dengan hijaunya sayur bayam ini membuat, Dede Hartini, akrab dipanggil Teh Dede terinspirasi untuk memulai usaha berdagang nasi uduk ijo ala khas Bogor.

Apa benar nasi uduk ijo adalah asli khas Bogor? "Sebenarnya tidak juga," tangkis Teh Dede, dan menambahkan "Tapi dalam keluarga kami yang kebetulan tinggal di Bogor, menu sarapan asli buatan nenek kami ini sering kami nikmati setiap hari, dan kami pun pernah mencoba menjualnya di rumah." Sedangkan nasi uduk ijo sendiri sudah dinikmati keluarganya lebih dari 15 tahun yang lalu.

Proses pembuatan nasi uduk ijo sendiri tak terlalu rumit, seperti umumnya nasi uduk yang dibuat dengan santan dan beras, namun sedikit dicampur dengan blenderan sayur bahan saat mencampur santannya ke dalam beras. Jangan kuatir proses ini akan gagal, karena Teh Dede telah mempunyai pengalaman bertahun-tahun membuat nasi uduk berwarna hijau ini. Waw... keren banget! Tapi menurut pengakuannya baru 4 tahun saja dia memulai usaha ini secara serius seperti sekarang ini.

Meski kini Teh Dede telah membuka beberapa cabang warung Nasi Uduk Ijo, dia masih belum terpikir untuk membuka jaringan kerjasama dengan investor dari luar. "Kami belum kepikiran untuk membuka kemitraan dengan orang lain, Mas!" papar perempuan beranak 4 ini. Sekarang ini saja dengan dua warung Nasi Uduk Ijo, dirinya merasa agak kewalahan. Terutama yang di Galaxi, meski sudah dibantu 4 orang tenaga kerja sementara di Jatibening hanya 2 orang saja. Kayaknya sibuk terus deh mereka melayani pelanggan, berdasarkan pengamatan kulinerkuliner.com saat berkunjung di malam bulan puasa lalu.

Kelezatan dan kegurihan nasi uduk ijo bisa digambarkan dari omzet penjualannya per hari. Bila saat pertama kali buka warung, Teh Dede, wanita kelahiran Bogor, 22 Oktober 1963 mengungkapkan, "Dulu sih kami mulai berjualan dari 2 liter beras per hari atau sekitar 9 porsi." Sekarang saking ramainya tak kurang dari 12 liter beras di saat sepi. Sepertinya banyak pelanggannya yang ketagihan nasi uduk ijo rasa bayam yang memang mantap itu. Jangan heran artis sekelas Della Pustpita sampai Lulu Tobing sering makan di warung Nasi Uduk Ijo ini.

Dan memang setelah jalan lebih dari empat tahun berjalan kini saat ramai pengunjung Teh Dede bisa menghabiskan 15 liter beras per hari dan ayamnya hingga 35 ekor per hari sedangkan bebek mencapai 10 ekor per harinya. Hmmmm... kayaknya OK juga neh. "Yah tapi kalau lagi hari sepinya, kami cuma bisa menghabiskan beras 12 liter saja," tuturnya sambil tersenyum. (Wah kayaknya semakin ramai saja neh! bagi-bagi dong?)

Asal Anda tahu saja, Nasi Uduk Ijonya termasuk yang paling ramai di kawasan ruko Galaxi dekat Patung Kuda 1 ini. Dengan harga per porsi nasi uduk ijo Rp 4.000,- setiap pelanggan bisa puas dan kenyang dengan pilihan lauk berupa ayam goreng atau bebek goreng seharga masing-masing Nasi Uduk Ijo + Ayam Goreng Rp 15.000,- dan Nasi Uduk Ijo + Bebek Goreng Rp 19.000,-

Jam bukanya pun relatif sama dengan warung makan lainnya yang ada di kawasan Bekasi. Terkadang Teh Dede buka hingga malam hari sampai jam 12.00 malam. Pastinya para pelanggan gak perlu kuatir kehabisan lezatnya nasi uduk ijo Teh Dede.

Namun ada yang tak kalah serunya. Rupanya Teh Dede mempersiapkan menu baru keluaran asli Nasi Uduk Ijo Teh Dede, yakni Nasi Uduk Merah yang akan dijualnya Rp 5.000,- per porsinya. Pastinya nasi uduk merah ini jauh lebih sehat dan penuh vitamin B serta gizi lainnya. Waduh... nggak boleh ketinggalan neh...!
Anda tertarik ingin menikmati Nasi Uduk Ijo ala Teh Dede? Silakan datang ke kawasan Galaxi Patung Kuda Satu, lebih kurang 100 meter, cari di jajaran Ruko sebelah kanan bila Anda datang dari arah Kalimalang. Pastikan Anda tak kehabisan nasi uduk ijonya dengan memesan melalui telepon (021) 9346.1965 atau (021) 93.137.137 atau (021) 820.6016.

Atau Anda bisa berkunjung keJl. Galaxi Raya Blok H. No. 20 dan cabangnya di Jl. Caman Raya No. 1 Jatibening. Bila Anda ingin mengetahui bagaimana membuat nasi uduk unik ini silakan berkunjung ke rumah teh Dede di Jl. Pulo Sirih Utara Dalam IX Blok DA No 182 Taman Galaxi. Pokoknya kalau Anda tak buru-buru datang di sore hari mungkin bisa kehabisan nasi uduk yang super laris ini. Sebagai rujukan saja, Nasi Uduk Ijo pernah masuk di acara TransTV Jelang Siang loh, juga beberapa media online dari UI Depok. Gimana tertarik?

Sidik Rizal - kotabekasi-news.com

Selasa, 15 Juni 2010

NASI UDUK KEBON KACANG TANAH ABANG ☺ yang PALING RAME DI HARAPAN INDAH BOULEVARD

Nasi Uduk Mister Smile Banyak Gratisannya


Harapan Indah Boulevard - kelanakuliner.co.cc
Piala Dunia ternyata jadi berkah tersendiri bagi satu tempat kelana kuliner yang berada di kawasan Harapan Indah Boulevard. Tempat sederhana berupa ruko Nasi Uduk Kebon Kacang dengan ciri khas Mr Smile di bannernya dan lampu LED running texk nomor telepon pesan antar ramai oleh pengunjung yang tengah asik menikmati makan malam sambil nonton bareng piala dunia FIFA 2010.


Nggak ada lagi sepanjang ruko Boulevard yang seramai Nasi Uduk kebon Kacang cap Mr Smile ini. Padahal kebanyakan pengunjung dari kalangan keluarga. Mobil pun diparkir di di halaman ruko yang lumayan luas itu. Malam sudah menunjukkan pukul 09.00 namun warung nasi uduk ini tetap yang teramai.

Mau dibilang apalagi? Benar sajalah kalau para warga Harapan Indah bila hendak mencari makanan malam yang paling rame dan laku cuma di tempat ini. Nggak percaya kunjungi saja setiap hari mulai dari petang hingga malam hari. Kalau Anda bisa kebagian nasi uduk beserta lauknya, berarti Anda termasuk yang beruntung.

Berikut ini tulisan kunjungan pertama kelanakuliner di tempat makan keluarga ini pada bulan April lalu:


NASI UDUK KEBON KACANG PALING RAME DI HARAPAN INDAH BOULEVARD

Sore selepas Isya di bilangan Harapan Indah Boulevard sedang mengalami kemacetan luar biasa karena pengalihan kendaraan dari ramainya acara pentas Music Award dari SCTV yang diselenggarakan di Sentra Bisnis Harapan Indah pada malam itu, 24 April 2010. Luar biasa ramai dan konsekwensinya adalah pengalihan kemacetan ke segala arah jalan yang memang jalurnya berdesain seperti labirin sentrifugal (pasti gak ngerti kan loh?) Hahahaha, lupain istilah aneh itu Bro and Sis!

Daripada meliput acara super ramai yang banyak dihadiri artis papan atas ibukota itu, mendingan mencari liputan tentang kuliner yang ada di wilayah sekitar, salah satunya Harapan Indah Boulevard dan Komplek Ruko Harapan Baru. Pilihan kelanakuliner.co.cc adalah RM Nasi Uduk Kebon Kacang Tanah Abang Mr. Smile. Sebenarnya merknya nggak jelas, karena ada beberapa Nasi Uduk Kebon Kacang di wilayah Harapan Indah Boulevard. Sedikitinya ada 3 rumah makan Nasi Uduk yang sama-sama menggunakan merk dagang Kebon Kacang. Tapi pilihan jatuh pada si Mister Smile. Kenapa disebut Mister Smile, karena logo utamanya adalah icon mister smile ☺yang terkenal itu di antara tulisan besar Nasi Uduk Kebon Kacang Tanah Abangnya, tahu kan?

Gak butuh waktu sampai hari berikutnya untuk bertemu dengan sang pemilik yang biasanya pada malam-malam tertentu ada di rumah makannya yang berupa ruko berlantai 3 1/2 itu di bilangan Boulevard Harapan Indah. Andi, lelaki kelahiran Kalimantan, 14 Juli 1969 ini tak keberatan untuk bisa diwawancarai mengenai usahanya yang selalu ramai dikunjungi pelanggannya dan membuka sedikit rahasianya kepada kelanakuliner.co.cc

"Saya sendiri memang bukan orang Betawi asli, tapi istri saya yang asli kelahiran Jakarta dan kebetulan ada dari keluarganya tinggal di Tanah Abang dan buka usaha nasi uduk. Dari menu rahasia dan yang paling umum tentang sajian nasi uduk khas Kebon Kacang yang  diberikan keluarganya itu, maka jadilah kami membuka usaha ini," ungkap Andi, lelaki beranak 2 putra ini. Dirinya juga mengaku masih belum mernggunakan merk tertentu untuk rumah makannya. Nama Nasi Uduk Kebon Kacang sendiri begitu terkenal di Jakarta, sehingga banyak orang yang menggunakannya dan untuk merk, Andi hanya menggunakan sebuha icon gambar orang tersenyum.

Ketika ditanya apa filosofinya mengunakan logo icon mister smile, Andi menjelaskan bahwa harapan diri dan keluarganya bahwa setiap karyawan dan keluarganya selalu menggunakan senyum dalam melayani para pelanggannya, kalau nggak bisa mengucapkan kata-kata lembut dan sopan. Cukup dengan senyum sudah membuat para pelanggannya menjadi senang dan akan datang kembali dengan pelayanan penuh senyum, paparnya sambil tersenyum tentunya.

Mengamati adanya beberapa rumah makan yang ada di Boulevard Harapan Indah yang menggunakan merk dagang yang sama, Nasi Uduk Kebon Kacang, sepertinya memang di tempatnya Andi si Mister Senyum yang paling ramai, sekalipun di peak off day maupun peak off hour (red= terjemah bebasnya, masa paling sepi dan hari paling sepi).

Supaya nggak penasaran sambil ngobrol enaknya memang langsung mencoba menu populer Nasi Uduk asli dari kebon Kacang Tanah Abang ini. Lebih enak (dan pastinya lebih repot buat si pedangan), pesanlah minuman Es Cendol asli dari Betawi. Hmmm, gurih dan lezatnya nasi uduk bercampur ayam goreng atau bebek goreng akan terasa mantap bila ditemani minuman es cendol yang dibuat dari santan dan cendol tepung beras yang dicampur dengan gula aren manis. Manteb banget, Jali! gitu kale yah kata orang Betawi jaman dulu kalo lagi keenakan!

Untungnya walau selalu ramai setiap harinya di jam 12.00 s/d 14.00 saat siang dan malam di jam 18.00 s/d jam 21 malam, RM Nasi Uduk Kebon Kacang Tanah Abang Mister Smilemempunyai dua lantai ruko yang bisa dipakai untuk acara Arisan atau office gathering (Apaan tuh artinya mpok? Yah elah, manah gue tauk! kate mpok Midun kebingungan). Dengan kapasitas daya tampung hingga 50 kursi. Jadi pas sekali bila ada reservasi acara dengan menu sajian utama berupa nasi uduk nostalgik from tanah Betawi, Kebon Kacang.

Selain bisa buat dine in (Makan di Tempat, bukan Makan Tempat, Coy!), para pelanggan juga bisa membawa pulang alias take away. Nasi Uduknya sendiri dikemas dalam bungkusan daun picang kecil ukuran klasik seharga Rp.1.500,- per bungkus. Murah meriah dan mengenyangkan kalau dimakan lebih dari 9 bungkus (hahahaha... coba aja 99 bungkus!  pasti mleduk tuh perut!)
Untuk delivery, sayangnya baru bisa menerima pengiriman ke area terbatas, seperti kawasan Harapan indah, Harapan Baru, Harapan Jaya, Pondok Ungu Permai atau Taman Harapan Baru dengan tambahan Rp 2.000,- sebagai ongkos kirimnya dan minimal pesanan Rp 50.000,-

Oh ya satu lagi... bila Anda mencoba mengajak keluarga Anda untuk Dine In di tempat ini, ada hal yang mengagetkan namun membuat Anda senang. Saat Anda makan berempat, yakni bersama pasangan dan kedua anak Anda, siapkan uang seratus ribuan, maka ternyata biaya total belanja maan Anda sekeluarga hanya Rp 50.000,- saja! Kaget yang menyenangkan bukan?

Kalau sudah begini pasti Anda mau coba kan? Cbalah menu unggulan nasi uduk dengan lauk pauknya yang berupa gorengan jeroan ayam dan sila hubungi, Andi di (021) 8853.4208 atau
0818.155.730 atau kunjungi (Ingat, jangan salah tempat...!) Jl. Bulevar Hijau, Blok B8, No. 9 Kota Harapan Indah Bekasi, Telp. (021) 4489.1929 atau di Grand Cakung, Jakarta Timur, Telp. (021) 6853.4208

NASI UDUK KEBON KACANG TANAH ABANG Mister Smile
Daftar Menu
MAKANAN-. Nasi Uduk
-. Nasi Putih
-. Ayam Goreng
-. Ayam Bakar
-. Ati & Ampela Goreng
-. Babat Goreng
-. Bebek Cabe Ijo
-. Cumi Goreng
-. Empal Goreng
-. Iso Goreng
-. Jantung Goreng
-. Paru Goreng
-. Pete
-. Sayur Asem
-. Semur Jengkol
-. Tahu Goreng
-. Tempe Goreng
-. Udang Goreng
-. Usus Goreng
-. Kerupuk

MINUMAN-. Teh Hangat
-. Es Teh
-. Es Teh Manis
-. Teh Manis Hangat
-. Es Teh Manis
-. Jeruk Hangat
-. Es Jeruk
-. Prim-a
-. Teh Botol
-. Estee
-. FruiTea
-. Es Cendol

Sidik Rizal - si penggemar nasi uduk kebon kacang - dobeldobel.co.cc

Minggu, 06 Juni 2010

Nasi Uduk Mat Ronda Bintara: Ada Semur Jengkol Non Kolesterol

Cuma Di Sini Nasi Uduk Yang Ikutan Ronda Malam Sampe Pagi

Pertigaan Bintara - Pondok Kopi
Pulang malam lewat Pondok Kopi menuju Stasiun Cakung pasti melewati perempatan Bintara ini. Dua meter dari perempatan, ada warung nasi uduk yang buka 24 jam. Hmmmm asyik juga neh pesen makanan malam-malam seperti nasi uduk Mat Ronda. "Kalo mau tau yang unik dan paling laku di sini, ya semur jengkolnya. Setiap hari pasti abis paling duluan," ungkap Mat Ronda sang pemilik kepada kelanakuliner.

Lucunya lagi sambil ngobrol nglor ngidul, sang pemilik yang memang asli Betawi ini sempat mempromosikan bahwa semur jengkolnya menyehatkan dan non kolesterol. Mendengar ceritanya ini, kelanakuliner pun tertawa (Emang ada semur jengkol yang berkolesterol? Ada juga mulut bisa bau kaya abis minum oli Castrol! Hehehehe).

Terlepas dari benar tidaknya semur jengkol yang tidak mengandung kolesterol dan menyehatkan itu, nasi uduk Mat Ronda memang luar biasa nikmat untuk malam yang dingin. Buruan Anda buktikan kelezatan di warung kecil dan sederhana ini. Kunjungi perapatan Bintara Pondok Kopi, ambil yang ke arah Stasiun KA Cakung, pasti kelihatan deh Warung Nasi Uduk Mat Ronda.

Sidik Rizal

Kamis, 22 April 2010

LESTARI JAYA AYAM DAN BEBEK GORENG SENTRA BISNIS HARAPAN INDAH

AYAM dan BEBEK Goreng TERLARIS DI Sentra Bisnis HI

Sentra Bisnis Harapan Indah - kelanakuliner.co.cc
Bila Anda berkunjung ke Sentra Bisnis Kota Harapan Indah dan saat melewati pelatarannya yang luas dan di dalamnya bertebaran puluhan warung kaki lima, jangan lupa untuk berkunjung ke Warung Pecel Lele, Ayam dan Bebek Goreng Lestari Jaya.

Warung Pecel Lele, Pecel Ayam dan Bebek Goreng Lestari Jaya yang dimiliki oleh Bang Jali Suwandi ini, berciri khas masakan Betawi atau Bekasi. Biar begitu, Bang Jali yang asli kelahiran Surabaya tanggal 5 Maret 1953 ini mengatakan semua menunya disesuaikan dengan menu masakan populer tradisional yang berhasil dia dapatkan. Misalnya untuk Ayam Gorengnya dia beri bumbu sambal khas Bekasi. Pecel Lelenya disajikan dengan menu khas Lamongan. Sedangkan menu bebek gorengnya dan termasuk ayam gorengnya biasanya ditemani dengan nasi uduk khas asli Kemayoran. Hmmm, ini baru nuansa Betawinya nampak. Itulah sebabnya nasi uduknya yang selalu hangat tersimpan dalam 2 buah termos besar selalu habis diserbu pengunjung. Belum lagi porsinya yang lebih banyak dibandingkan dengan Nasi Uduk dan Pecel Lele di warung lainnya.

Sebagai gambaran betapa laku (itu kalau nggak mau dibilang yang paling laku di kawasan sentra bisnis Harapan Indah), dalam waktu sehari sedikitnya dia menyediakan beras hingga 20 liter yang bisa menghasilkan 150 porsi Nasi Uduk dengan harga @Rp 3.000,-
Pecel Lelenya saja sehari bisa laku terjual sedikitnya 40 porsi dengan harga @Rp 6.000,- dan Bebek Gorengnya laku terjual sedikitnya 20 porsi dengan harga @Rp 12.000,- sedangkan Ayam Gorengnya bisa laku hingga 100 porsi dengan harga @Rp 7.000,- Sekarang Anda hitung sendiri omzet totalnya per hari.

Dengan dibantu 3 orang karyawan, Warung Nasi Uduk Pecel Lele, Ayam dan Bebek Goreng Lestari Jaya ini pernah mencapai 1000 bungkus pesanan Nasi Uduk dengan beragam lauk pilihan dalam sehari pada saat mendapatkan order pesanan melalui pelanggan setianya. Yang patut untuk Anda ketahui tentang ramainya Nasi Uduk malam hari Lestari Jaya ini adalah di sambalnya yang luar biasa mantap dan lezat. Dan bila Anda ingin mencoba betapa hebat dan mantap sambalnya silakan saja menghubungi Bang Jali di nomor telepon 081380.844.806 dijamin dia akan memberikan pesanan yang anda minta.

Sidik Rizal - dobeldobel.co.cc

Senin, 14 September 2009

RM DAPUR BETAWI Jatiasih: Nasi Uduk Tanpa Santan


RM DAPUR BETAWI DIKONTRAKKAN

15 TAHUN US$ 500,000

Gratis Nasi Uduk selama 3 Pekan Promo Ramadhan di RM DAPUR BETAWI Jatiasih



Bekasi, kelanakuliner.com
Hari kemerdekaan bangsa kita 17 Agustus tahun 2009 ini nyaris berdekatan dengan bulan Ramadhan 1430. Jadi sama persis dengan 64 tahun yang lalu dimana pada tanggal yang sama di bulan itu seingat saya adalah juga bulan puasa. Sayangnya tanggal pertama bulan puasa tahun 2009 ini jatuh tanggal 22 Agustus 2009.

Karena tema kemerdekaan dan bulan puasa inilah, maka saya mencoba mengangkat tema kuliner lokal dan nasional dan erat kaitannya dengan makanan khas bulan puasa. Salah satunya adalah makanan khas daerah Betawi, yakni nasi uduk. Hampir semua orang mengenali setidaknya pernah mencicipi nasi uduk. Makanan ini sudah menjadi tradisi bagi orang Betawi untuk sarapan pagi. NASI UDUK yang berbahan dasar beras putih diolah menjadi makanan lezat dan menjadi makanan favorit di pagi hari.

Biasanya orang (yah umumnya seh para ibu-ibu) hampir semua bisa membuat nasi uduk. Tapi kali ini ada yang berbeda dengan kebiasaan orang membuat nasi uduk, ada keunikan dari menu sajian nasi uduk DAPUR BETAWI, yang selalu menjaga kwalitas serta citra rasa penuh sensional (hualah bombastis buanget... tapi emang gettu sih kenyataannya). Umumnya nasi uduk selalu dibuat dengan dibantu bumbu dasar tidak lebih dari 6 – 7 jenis bumbu rempah, tapi DAPUR BETAWI bereksperimen secara luar biasa dengan menciptakan resep NASI UDUK Bumbu Dasar 12 jenis.

Wah!!! Penasaran bukan !? Uniknya adalah proses pembuatannya dengan beras yang sudah direndam hampir 3 – 4 jam ini kemudian diterapi (gue nggak ngerti tepat nggak yah istilahnya... apa lebih tepatnya diungkeb atau diurapi atau di"pendem"? Halah pokoknya ya gettu deh!)

Sistem terapi (atau apalah sebutannya) ini adalah di mana bumbu yang diracik hanya diambil uapnya saja hingga masuk kedalam pori-pori beras, bisa dibayangkan bagaimana rasanya? Nasi Uduk Bumbu 12 ini terasa lebih gurih dibandingkan dengan nasi uduk lainnya. Selain karena pembuatan Nasi Uduk Bumbu 12 ini berbeda dari pembuatan nasi uduk dari biasanya, nasi uduk ini juga tidak menggunakan bahan penyedap.

Nah, bisa kebayangkan bagaimana rasanya? Rasa gurih yang ada bukan karena penyedap melainkan karena racikan dari 12 bumbu yang dipakai dan diuapkan ke beras yang sedang dimasaknya (mirip metode aroma terapi kan?). Selanjutnya sang beras yang berubah jadi nasi uduk istimewa ini akan disajikan dan dikasih beragam pelengkap nasi udauk umumnya, seperti bawang goreng, potongan telur dadar, suwiran ayam goreng dan kerupuk. Pastinya rasa dan aroma yang didapat lain daripada yang biasanya Anda nikmati.

Nggak percaya? Anda mau coba? Supaya nggak penasaran anda bisa datang langsung Ke DAPUR BETAWI yang terletak di Jl. Jati Asih 375 Bekasi. Telp. 021.8221085 untuk pemesanan tempat.

Nasi uduk ini akan lebih terasa dahsyat (busyet kayak film eksyen aja yah!?) jika dihidangkan dengan Ayam Goreng, Babat/Paru Goreng, Pete Bakar, Ati Rempela. Dan bila Anda suka bisa ditambah dengan Semur Jengkolnya biar nggak meninggalkan ciri khas Betawi. Ehmm.... bayangkan bagaimana lezatnya Nasi Uduk Bumbu 12 ini dengan segala macam pendampingnya itu....



SANG PELOPOR
Nasi Uduk Bumbu 12

Nasi Uduk Bumbu 12 ini berawal ketika Ranu Vishuda selaku manajer operasional restoran Dapur Betawi ini mencoba suatu eksperimen nasi uduk yang lain dari pada yang lain. Secara background Ranu, sapaan akrabnya, bukanlah seorang koki atau ahli pada bidang memasak melainkan ia adalah seorang pekerja entertaintment yang mencoba mengembangkan hobinya memasak.

“Awalnya saya hanya mencoba bagaimana membuat nasi uduk yang berbeda dari yang lainya, saya membuat eksperimen dan ternyata nasi uduk bumbu 12 ini jadi dan enak. Hal itu juga sudah saya test food oleh beberapa orang hingga akhirnya saya mau mempublikasikannya ke orang-orang” ujarnya membuka rahasia.

Syukur alhamdullilah sudah lebih dari 1.000 pengunjung mencicipi Nasi Uduk Bumbu 12, ujar Ranu yang juga sering mengadakan class cooking kepada ibu-ibu arisan di lingkungannya. Nasi Uduk Bumbu 12 ini dipersembahkan Ranu sebagai salah satu pengembangan usaha yang ia kelola saat ini. Restoran yang bertemakan budaya Betawi yang ia kelola saat ini mendorongnya untuk menghasilkan taste baru di dunia masakan.

Sebagai perkenalan RM DAPUR BETAWI untuk NASI UDUK BUMBU 12, ungkap Ranu berpromosi, "Kami memberikan secara Gratis selama Promo 3 bulan ke depan, makanya segera datang untuk mencicipi bersama keluarga dan rekan-rekan lainnya. Sambil menikmati suasana DAPUR BETAWI dengan fasilitas unggulannya memiliki sebuah LESEHAN.

RM Dapur Betawi sebenarnya mempunyai luas lahan lebih dari 1000 meter persegi. Namun karena jiwa sosial sang pemilik tanah, Heri, lelaki beranak satu ini memberikan sebagian lahannya untuk para pedagang kaki lima berusaha di sana dekat RM Dapur Betawi.

Di samping rumah makan yang cukup asri dan mewah interiornya ini ada galeri beberapa ATM seperti BCA, Mandiri dan lainnya. Bahkan beberapa pelanggan yang bertransaksi di ATM tersebut sempat berujar bahwa tak disangka di samping galeri ATM yang sering ia kunjungi ini ada rumah makan yang cukup asyik buat dikunjungi dan dinikmati makannya.

Sayang karena ramainya para pedagang kaki lima di lahan parkir RM Dapur Betawi, maka pintu masuk resto keluarga ini sepertinya HILANG dan plang billboard (neon box) RM Dapur Betawi yang besar berwarna biru hitam itu tak banyak membantu menarik perhatian aorang-orang yang lalu lalang di sepanjang jalan raya Jatiasih. Padahal tepat 200 m di depan RM Dapur Betawi ada resto & Cafe Obong Steak & Ribs, dan tak jauh dari sana ada Giant Hyper Mall dan beberapa pabrik serta perkantoran.

Intinya adalah tempat ini enak buat bertemu (meeting point) ataupun rendezvous, ataupun sekadar mengajak keluarga makan menu masakan khas Betawi. Sekalipun menu Betawi yang dijadikan merk dagangnya, RM Dapur Betawi juga menyajikan bakmie, mie ayam dan bakso. Masalah rasa, sepertinya nggak kalah dengan tempat lain. Silahkan Anda datang dan dapatkan menu promo Nasi Uduk Bumbu 12 gratis selama pekan promosi, tapi yang gratis itu nasi uduknya. Sedangkan lauknya berupa ayam goreng, atau lauk lainnya tetap dikenakan harga normal. So nggak ada ruginya kok... Cepet kunjungi keburu kehabisan loh selepas Maghrib menjelang sholat tarawih. Oh ya jangan lupa menu ta'jilan berbuka puasa di RM khas Betawi ini... pasti seru deh, en Anda bisa berbuka dengan yang manis-manis di sini.

sidik Rizal - dobeldobel.com

Paket Menu Prasmanan Ala Betawi
Paket Nasi Box

Selasa, 01 September 2009

Kedai Daun Pisang: Nasi Uduk Kebon Nanas yang Legendaris ada di Galaxi Bekasi


Menu Tradisional Klasik Manjakan Pelanggan dengan Harga Ekonomis
Nasi Uduk Ayam Bakar, Nasi Ulam Betawi, Tahu Gejrot Cirebon, Sayur Asem, Empal Daging, Es Soda Gembira


Bekasi, dobeldobel.com
Capek keliling berkendaraan seharian dari sibuknya bekerja lewat tol di bilangan Galaksi, pasti kita bisa temui Kedai Daun Pisang yang mempunyai Nasi Uduk favorit pelanggan yang memang kebanyakan orang kantoran itu. Walau tempatnya yang tidak terlalu luas hanya 9 meja dan mampu menampung 50an orang pengunjung, namun memiliki tempat parkir yang cukup untuk beberapo kendaraan roda empat. Kebetulan usaha yang dikelola oleh istri dari Yohanes, sang pemilik bengkel mobil di persimpangan jalan menuju pintu tol Galaksi.

Menurut pengakuan Yohanes yang sudah 4 tahun terakhir berdagang Nasi Uduk di Kedai Daun Pisang ini, bahwa tanggapan masyarakat di sekitar lumayan bagus. Itulah sebabnya ia membiarkan istrinya yang kebetulan masih bekerja sebagai salah satu sekretaris Direksi di media Suara Pembaruan, membuka usaha ini ke tingkat yang lebih serius. Apalagi setelah dicoba beberapa bulan animo dan permintaan pelanggan meningkat dari waktu ke waktu.

Itulah sebabnya ia juga mendukung istrinya untuk semakin menambah jenis makanan yang disajikan buat pelanggannya. Karena banyaknya dan seringnya permintaan agar masakan dan menunya ditambah dari daerah lain, maka dia pun mencoba beberapa menu tradisional yang memang sudah akrab di lidah orang Bekasi.

Yohanes, ayah dari dua orang anak yang telah kuliah dan satu lagi masih SMA ini, memang sangat menyukai usaha kuliner. Pada awalnya ia hanya membuka bengkel, kemudian setelah diminta istrinya untuk membuka usaha pendukung, maka pilihan Nasi Uduk dengan sajian di atas daun pisang lah yang menjadi pilihan utamanya. Selain menggunakan rempah-rempah bumbu sedikitnya 8 jenis, ia berusaha membuat sajian makanannya dari bahan yang berkualitas. Itulah sebabnya harganya menjadi tidak murah. Sesuai dengan prinsipnya, bila pelanggannya puas dengan sajian yang dibuatnya, masalah harga menjadi nomor sekian.

Untuk pilihan minuman, saya mencoba Es Soda gembira. Dan nikmatnya tahu gejrot Cirebon yang lumayan pedas dan manis asam itu ditambah es Soda Gembira membuat gigi saya ngilu, yah biasa deh neh gigi lagi nggak mau diajak enak. Terpaksa deh, Nasi Uduk Ayam Bakarnya harus saya bungkus dan mungkin bisa saya makan bersama anak saya di rumah.... (ternyata nggak juga, hehehehehe)

Masalah kualitas makanan di Kedai Daun Pisang yang hanya satu tempat ini (ada satu tempat lainnya di bandung, tapi bukan milik Yohanes, namanya RM Daun Pisang), Yohanes menomorsatukan. Untuk itulah Yohanes selalu menjaga mutu makanannya, mulai dari yang sederhana seperti Tahu Gejrot Cirebon hingga sayur Asem atau Daging Empal dan Nasi Uduknya. Jangan heran bila yang datang ke Kedai daun Pisang memang rata-rata adalah karyawan atau keluarga.
Sepertinya, Kedai Daun Pisang bermenu utama Nasi Uduk akan jadi pilihan mereka yang meilih mutu di atas segalanya.

Sidik Rizal
- dobeldobel.com

Jumat, 24 Juli 2009

Mbok Dengkleng, Nasi Uduk dan Ayam Tulang Lunaknya paling Dominan

Tulang Ayamnya pun Remuk dengan Pencetan Jari
Bisa Anda Bayangkan Betapa Empuk Dagingnya


Bekasi, dobeldobel.com
Bilangan Komsen, Jatiasih semakin hari semakin ramai dengan tempat-tempat jajanan kuliner. Salah satunya adalah RM Mbok Dengkleng, yang dikelola oleh pasangan suami istri ahli komunikasi pemasaran dan periklanan, King Vidor dan Dili.

Menurut Dili, wanita jebolan perguruan tinggi jurusan komunikasi ini, nama rumah makan mereka Mbok Dengkleng, sebenarnya adalah inspirasi dari keluarga dekat yang kebetulan sedang terkena sakit stroke, jadi maksudnya adalah Mbok Kempleng, tapi karena susah diucapkannya, yang terdengar adalah Mbok Dengkleng, dan jadilah merk Mbok Dengkleng yang dijadikan nama resto yang mereka kelola ini.

Suaminya, praktisi ahli komunikasi yang masih tetap bekerja di sebuah biro iklan BTL, Indonesia Lima ini memang sengaja mengajak istrinya membuka usaha resto sederhana, karena keinginan mereka untuk berwirausaha kuliner sejak lama. Kebetulan makanan yang jadi menu mereka juga agak jarang bisa didapat di wilayah mereka. Seperti Bakmi Ayam Ceker yang lumayan digemari pelanggan mereka, mungkin hanya ada di resto mereka sepanjang jalan Komsen, Jatiasih mulai dari pertigaan dan bunderan Tol Komsen hingga menembus ke Jatiasih ujung.

Di samping itu mas Kingky, demikian panggilan akrab King Vidor, lelaki yang telah saya kenal sepuluh tahun lalu ini sejak pertama kali ia memesan lukisan karikatur saya di Hero Plaza lama (sekarang BCP), sangat menyukai berwisata kuliner dari satu resto ke resto lainnya. Namun pemilihan nama resto yang tidak memfokuskan pada satu produk unggulan sajian mereka, sepertinya adalah strategi komunikasi dan branding yang mau dibuatnya untuk waktu ke depan.

Pasang Iklan Anda di Sini? HUBUNGI (021)9327.4925 - 9346.1965 - 606.36235 - 081.385.386.583


Pondok Citra

Nasi Pecel Kembang Turi

Sepertinya memang cuma di tempat ini yang menyajikan pecel Madiun (nggak selalu seh, kadang ada juga yang mencari Pecel Nganjuk) dengan menu asli dari daerah tersebut dengan menggunakan kembang turi sebagai sajian unggulan [...]
KPK BakarMadu

Jangan Takut Masuk KPK - Slogan Baru Setelah Masuk Trans7

Tahukah Anda makanan khas dari Pekalongan? Ada yang spesial gak seh? Tapi siapa sangka satu warung pojok dari kota Batik ini mengundang rasa ingin tahu banyak orang untuk mencoba sajian uniknya berupa Bebek Bakar Madu. Hmmm seperti apa seh rasanya sampe TransTV mau meliputnya? [...]
DapurJandaku

Carilah Janda di Mall Ambassador dan nikmatilah

Demi menghilangkan pikiran kotor di benak, saya sapa seorang wanita berusia 30-an tahu yang masih tampak seksi dan cantik, dan ternyata dia adalah pemilik warung makan yang lumayan provokatif itu. Esther namanya [...]
Es Sarang Kuntilanak

Es Sarang Kuntilanak VS Es Pocong?

Es Pocong namanya. Biasanya kalangan mahasiswa di kampus-kampus wilayah Depok banyak yang mengenali minuman bermerk ini. Entah mengapa minuman segar dan nikmat ini menggunakan nama "seram" seperti Es Sarang Kuntilanak" (Es Sarkun) dan Es Pulo Hantu (Es Lohan) [...]
Bengkel Kuliner

Pujasera Syariah Pertama di dunia

BengkelKuliner buka peluang investasi dengan sistem jual putus Rahasia Bumbu dan Pelatihan Tenaga Ahli berkonsep Rest Area dgn investasi minimal Rp.200jt [...]
Cangkru'an VW

SegO RAKyat Vokoke Wareg

tempat ini choesoes oentoek tjangkroe’an toean poean njang siboek bekerdja zonder waktoe oentoek memasak agar soepaja toean poean tida’ spanneng bergaboenglah oentoek tjangkroek jang bermakna [...]
Soto Marmer

LEZATNYA SOTO YANG SESUNGGUHNYA

Adalah sebuah warung makan sederhana yang dimulai dengan membuka jaringan kuat dan menemui bentuknya di kala terakhir perjalanan menuju kesuksesan. RM Soto Mawar Merah atau yang lebih dikenal dengan Soto Marmer ini memulai dengan cara itu. Sang pengusaha, H. Arta Indra, [...]
Udin Kombo

RM Khas Betawi H. Syamsudin Kombo, berdiri sejak 1980

Salah satu tempat tongkrongan warga Bekasi yang ada di Harapan Indah dan menjadi tempat favorit menikmati makanan asli khas Bekasi adalah RM Khas Betawi H. Syamsudin Kombo [...]
PondokGabusPucung

Pondok Gabus H. Lukman, Lebih dari 20 tahun Jadi Aikon Kuliner Bekasi

Kagak salah dah! bila Anda melewati GOR menuju ke arah Pulogadung di jalan Jend. Sudirman, maka tak jauh setelah Anda melewati pertigaan GOR, di sebelah kanan Anda berdiri warung legendaris yang kini menjadi ciri khas Bekasi yang paling kondang [...]
WarungDusun

Ada atmosfer modern nan nyaman di menu kampungnya

Kalau sayur lodeh hampir semua orang tahu, bagaimana dengan asem-asem khas Blitar ini? Asem-asem bukanlah sekadar sayur yang terbuat dari hijau-hijauan seperti sayur asem yang kita kenal. Justru makanan satu ini malah terbuat dari potongan daging sapi yang dibuat seperti sayur sop namun dengan rasa asam yang kuat [...]
Sangkuriang

Sop Gurame Kemangi Pedas vs Ikan Patin Bakar Omega 3

RM Sangkuriang sekali lagi diliput TransTV karena Sop Gurame Kemangi Pedas dan Ikan Bakar Patin Omega 3nya yang memang lain daripada yang biasanya [...]
Sangkuriang

Sop Gurame Kemangi Pedas vs Ikan Patin Bakar Omega 3

RM Sangkuriang sekali lagi diliput TransTV karena Sop Gurame Kemangi Pedas dan Ikan Bakar Patin Omega 3nya yang memang lain daripada yang biasanya [...]
BaksoMalangCakTio

Bakso Malang ini lebih lezat daripada yang di Bandung

Dekat Polres Metro Kota Bekasi, ada tempat makan dan nongkrong yang enak dan nyaman, namanya Bakso Malang Asli "CAK TIO" Veteran 66. Bukan saja tempatnya yang luas namun juga akses menuju tempat itu sangat mudah [...]
Bakso AG Komsen

Bakso AG Komsen dan Bakso 44 Komsen Konsisten dalam Rasa

Warung Bakso yang tetap konsisten mulai dari dibukanya tahun 1993 dengan tak berubah dalam rasa, sehingga pelanggannya kian hari kian bertambah. Mulai dari satu warung kecil kini sudah memiliki 2 warung besar [...]

Promoting BLOGS

MARKETING BOOST Anda ingin kami memblog profil usaha anda? Sewa kami untuk memblog-up anda atau usaha anda dalam jaringan media blogs kami. HIRE US TO BLOG YOU UP Phone: 021-9346-1965 atau di 08121215773 E-mail: dik_rizal@yahoo.com, iwaklawuh2002@yahoo.com