Bakso Malang Asli Cak Tio, Telp: 08129181453 - (021)9599.5354 - 8885.6037

Rabu, 28 April 2010

Kantin TENDA THE-5 Dirjen LPE & Kantin BPLHD

eKANTIN KEJUJURAN ala KANTORAN Favorit Expatriat

Cassablanca, Kuningan - kelanakuliner.co.cc
Bagaimana menurut Anda bila belanja di satu tempat dan pembayarannya Anda tidak mendapatkan slip pembayaran atau nota bon? Sepertinya kita teringat kembali dengan masa-masa sekolah dulu, dimana kita makan dengan ambil sana comot sini, pembayaran tinggal nyebut bakwan makan 5, es teh manis 1. Biasanya sang pemilik kantin, umumnya ibu-ibu akan menghitung dengan cepat tanpa curiga dan bilang "Lima ribu...!" Padahal mungkin saja kita makannya bakwan lebih dari lima... Hehehehe, itulah masa di sekolah dulu. Kini hal itu masih ada di beberapa sekolah terutama SD dan SMP dan biasa disebut dengan Kantin Kejujuran, seperti yang sedang marak ada di Kota Bekasi.

Tapi bagaimana kalau kantin kejujuran itu adanya di tengah kota metropolitan seperti Jakarta. Apalagi di sebuah perkantoran yang terletak di lingkungan gedung perkantoran cukup mewah. Sekalipun di sebuah perkantoran pemerintahan, namun biasanya sistem belanja atau makan dengan cara alacarte maupun prasmanan pasti menggunakan sistem pembayaran di kasir yang harus dibayar di muka sebelum menikmati hidangan. Ada satu kantin yang bukan saja menerapkan sistem makan bebas dan bayar dengan jujur berapa semua yang dimakan tanpa nota atau slip pemesanan. Kantin itu adalah Kantin The-5 di gedung Dirjen LPE dan Kantin BPLHD.

Kelanakuliner berhasil menemui sang pemilik, Elly, wanita kelahiran Jakarta, 17 Juli ini menuturkan bahwa semenjak dia membuka usaha kantin di gedung Dirjen LPE (Listrik dan Pemberdayaan Energi) bersama suaminya sesaat setelah dia mencoba membuka warung makan di dekat rumahnya. Setelah seorang koleganya mencicipi menu masakannya, sang teman itu menawarkannya untuk membuka kantin di kantornya. Kebetulan sekali kantin di kantornya sudah aktif lagi.

Siapa sangka bila ternyata yang dimaksud dengan kantin di kantor instansi pemerintah tersebut ternyata adalah gudang sekaligus ruang parkir kendaraan kantor. Elly dan suaminya, Suyanto akhirnya membabat alas bekas gudang dan parkir itu menjadi ruang kantin yang layak pakai. Mulai dengan modal duapuluh lima juta untuk membeli peralatan dapur dan kantin, mereka pun memulai usaha kantin ala kadarnya dengan menu nasi rames dan lain-lain di tahun 2005.

Rupanya untung tak langsung bisa diraih. Selama setahun penuh, Ellya dan suami mengalami kerugian yang tak sedikit, Namun sang suami, yang pensiunan karyawan swasta di perusahaan Amerika pada tahun 2004 ini tetap meminta Elly bertahan dan terus mendorongnya melanjutkan usaha kantin mereka. Dan akhirnya usaha kantin ini pun mulai kelihatan buah hasilnya. Hal ini disebabkan bukan saja kerja keras dan ketekunan namun karena faktor harga yang sangat menentukan. Kini di antara beberapa kantin yang ada di dekat mereka, hanya kantin milik merekalah yang paling murah setiap harga sajiannya. Tapi yang lebih unik dari cara berdagang pasangan suami istri yang telah beranak 4 ini adalah konsep kantin kejujuran. Mulai dari pelanggan yang dibiarkan bebas mengambil makanannya sendiri dan membayar apa yang mereka makan tanpa dicatat hingga sistem pelaporan keuangan para pegawainya yang kini telah berjumlah 8 orang itu. Tidak ada satupun yang menggunakan catatan mesin hitung modern, semuanya hanya berdasarkan saling percaya dan kejujuran. Suatu model berdagang yang luar biasa di tengah budaya modern yang kadang penuh dengan intrik seperti di Jakarta sekarang ini.

Ketika ditanya tentang nama kantinnya yang unik The - 5, sang wanita berjilbab yang kini anaknya telah duduk di bangku kuliah ini menyatakan, "Nama The-5 (baca = De-Lima) datangnya dari seorang teman sekolah, Budi Setiawan, di SMA 44 yang pada saat itu sedang berkunjung ke rumah untuk mengadakan acara reunian sekolah. Budi hendak mendirikan sebuah event-organizer yang membutuhkan orang-orang yang dia kenal terutama dari teman-teman sekolahnya dan kebetulan berjumlah 5 orang."

Dari nama event organizer inilah, Elly melihat The-5 cukup bagus untuk nama kantinnya. Satu kebetulan, dirinya dengan suami tinggal di jalan Delima, Perumnas Klender. Maka jadilah The-5 sebagai nama kantinnya.

KANTIN MURAH YANG JUAL SINGKONG FLA FAVORIT PELANGGAN PEREMPUAN

Lalu apa sih sajian unik serta unggulan yang ada di kantin The-5? Kalau bisa direkomendasi sepertinya kelanakuliner memilih Sop Kimlo dan Sop Iga khas ala Kantin The-5 (semula terbaca kantin THE'S saat kelana kuliner pertama melihat tulisan di kaca etalase makanannya). Sedangkan untuk makanan ringannya salah satunya adalah Singkong Fla (ada yang menyebutnya Singkong Thailand). Sepertinya bisa direkomendasi sebagai camilan (apetizer) pilihan kelanakuliner, karena sajian ini termasuk yang paling diminati para pelanggannya terutama para wanita.

"Meskipun begitu, ada juga bapak-bapak yang memesan Singkong Fla ini," papar Elly. Dengan hanya merogoh Rp 5.000,- kita bisa menikmati dua potong singkong rebus yang disiram dengan fla susu. Hmmm masalah rasa, silakan Anda coba sendiri di kedua kantin di atas.

"Untuk Sop Iga Sapi kami, sepertinya masih yang paling murah dibandingkan dengan harga sajian sejenis yang ada di sekitar perkantoran ini," imbuh Elly dan diiyakan oleh suaminya. Hanya dengan Rp 15.000,- kita bisa mendapatkan seporsi Sop Iga dan nasi. Bila ditambah dengan es jeruk, maka paling mahal hanya Rp 20.000,- Kalau sudah begini siapa yang bisa bantah bahwa kantin ini paling murah serta paling laku dibandingkan dengan yang lainnya.

Bagaimana dengan Sop Kimlonya (sebagian orang ada yang menyebutnya Sop Timlo). Sajian khas Jawa Tengah yang terdiri sayur-sayuran, udang dan jamur serta potongan tahu berkuah sop ini, termasuk sajian sedap dan nikmat disantap saat panas bersama nasi putih.

"Biar begitu," jelas Yanto, lelaki kelahiran 10 September ini, "Menu yang kami sajikan selalu diputar agar para pelanggan tidak bosan". Hal iini dimungkinkan karena kebanyakan dari para pelanggannya adalah karyawan di sekitar kantor. Jadi tidaklah aneh bila Anda berkunjung ke kantin ini, sering sekali dikunjungi ekspatriat atau konsultan asing yang bekerja di instansi pemerintah. Rupanya menu yang disajikan kantin ini terutama yang berlokasi di Dirjen LPE pas dengan selera barat mereka. Para ekspatriat yang biasanya datang dari Itali, Australia, Inggris bahkan dari Jepang pun sangat menyukai makan siang di kantin The-5. Beberapa dari mereka sempat kelanakuliner tanyakan tentang makan siang mereka di kantin ini. Namun karena makan siang mereka yang juga sekaligus dijadikan kesempatan sesama ekspatriat dari berbagai negara itu, mereka hanya bisa berkomentar dengan mengacungkan jempol tanda mereka sangat menikmati menu sajian dan tampaknya tak mau diganggu beragam pertanyaan sambil menolak sopan dengan senyum ramah. Sang pemilik kantin, ibu Elly pun menyempatkan diri berfoto bersama para konsultan asing ini. Cepret...! (Lumayan marketing promo dari endorser ekspatriat pencinta kuliner Indonesia) Hmmmm.... Pantas saja mereka suka, menu Sup iga dan Sup Kimlo serta Ayam Gorengnya paling sering jadi pilihan favorit mereka. Hebat juga bukan? Menu Indonesia disukai oleh orang asing dari sebuah kantin sederhana saja.

Dari semua petualangan kelanakulner kali ini, mungkin cuma di Kantin The-5 dan Kantin BPLHD yang tidak perlu melihat daftar menu dari harganya terlebih dahulu. Karena di samping semua pengunjung bebas memilih sendiri dan mengambil makannya, harga mahal tak ada kamusnya bagi kantin yang telah berusia 5 tahun lebih ini. Anda mau coba? Sila hubungi ibu Elly di nomor 08129971333. Ibu Elly juga bisa menerima pesanan resepsi sederhana, arisan, acara pengajian ibu-ibu atau pesta syukuran sederhana. Soal harga, berani diadu!

Sidik Rizal - dobeldobel.co.cc

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pasang Iklan Anda di Sini? HUBUNGI (021)9327.4925 - 9346.1965 - 606.36235 - 081.385.386.583


Pondok Citra

Nasi Pecel Kembang Turi

Sepertinya memang cuma di tempat ini yang menyajikan pecel Madiun (nggak selalu seh, kadang ada juga yang mencari Pecel Nganjuk) dengan menu asli dari daerah tersebut dengan menggunakan kembang turi sebagai sajian unggulan [...]
KPK BakarMadu

Jangan Takut Masuk KPK - Slogan Baru Setelah Masuk Trans7

Tahukah Anda makanan khas dari Pekalongan? Ada yang spesial gak seh? Tapi siapa sangka satu warung pojok dari kota Batik ini mengundang rasa ingin tahu banyak orang untuk mencoba sajian uniknya berupa Bebek Bakar Madu. Hmmm seperti apa seh rasanya sampe TransTV mau meliputnya? [...]
DapurJandaku

Carilah Janda di Mall Ambassador dan nikmatilah

Demi menghilangkan pikiran kotor di benak, saya sapa seorang wanita berusia 30-an tahu yang masih tampak seksi dan cantik, dan ternyata dia adalah pemilik warung makan yang lumayan provokatif itu. Esther namanya [...]
Es Sarang Kuntilanak

Es Sarang Kuntilanak VS Es Pocong?

Es Pocong namanya. Biasanya kalangan mahasiswa di kampus-kampus wilayah Depok banyak yang mengenali minuman bermerk ini. Entah mengapa minuman segar dan nikmat ini menggunakan nama "seram" seperti Es Sarang Kuntilanak" (Es Sarkun) dan Es Pulo Hantu (Es Lohan) [...]
Bengkel Kuliner

Pujasera Syariah Pertama di dunia

BengkelKuliner buka peluang investasi dengan sistem jual putus Rahasia Bumbu dan Pelatihan Tenaga Ahli berkonsep Rest Area dgn investasi minimal Rp.200jt [...]
Cangkru'an VW

SegO RAKyat Vokoke Wareg

tempat ini choesoes oentoek tjangkroe’an toean poean njang siboek bekerdja zonder waktoe oentoek memasak agar soepaja toean poean tida’ spanneng bergaboenglah oentoek tjangkroek jang bermakna [...]
Soto Marmer

LEZATNYA SOTO YANG SESUNGGUHNYA

Adalah sebuah warung makan sederhana yang dimulai dengan membuka jaringan kuat dan menemui bentuknya di kala terakhir perjalanan menuju kesuksesan. RM Soto Mawar Merah atau yang lebih dikenal dengan Soto Marmer ini memulai dengan cara itu. Sang pengusaha, H. Arta Indra, [...]
Udin Kombo

RM Khas Betawi H. Syamsudin Kombo, berdiri sejak 1980

Salah satu tempat tongkrongan warga Bekasi yang ada di Harapan Indah dan menjadi tempat favorit menikmati makanan asli khas Bekasi adalah RM Khas Betawi H. Syamsudin Kombo [...]
PondokGabusPucung

Pondok Gabus H. Lukman, Lebih dari 20 tahun Jadi Aikon Kuliner Bekasi

Kagak salah dah! bila Anda melewati GOR menuju ke arah Pulogadung di jalan Jend. Sudirman, maka tak jauh setelah Anda melewati pertigaan GOR, di sebelah kanan Anda berdiri warung legendaris yang kini menjadi ciri khas Bekasi yang paling kondang [...]
WarungDusun

Ada atmosfer modern nan nyaman di menu kampungnya

Kalau sayur lodeh hampir semua orang tahu, bagaimana dengan asem-asem khas Blitar ini? Asem-asem bukanlah sekadar sayur yang terbuat dari hijau-hijauan seperti sayur asem yang kita kenal. Justru makanan satu ini malah terbuat dari potongan daging sapi yang dibuat seperti sayur sop namun dengan rasa asam yang kuat [...]
Sangkuriang

Sop Gurame Kemangi Pedas vs Ikan Patin Bakar Omega 3

RM Sangkuriang sekali lagi diliput TransTV karena Sop Gurame Kemangi Pedas dan Ikan Bakar Patin Omega 3nya yang memang lain daripada yang biasanya [...]
Sangkuriang

Sop Gurame Kemangi Pedas vs Ikan Patin Bakar Omega 3

RM Sangkuriang sekali lagi diliput TransTV karena Sop Gurame Kemangi Pedas dan Ikan Bakar Patin Omega 3nya yang memang lain daripada yang biasanya [...]
BaksoMalangCakTio

Bakso Malang ini lebih lezat daripada yang di Bandung

Dekat Polres Metro Kota Bekasi, ada tempat makan dan nongkrong yang enak dan nyaman, namanya Bakso Malang Asli "CAK TIO" Veteran 66. Bukan saja tempatnya yang luas namun juga akses menuju tempat itu sangat mudah [...]
Bakso AG Komsen

Bakso AG Komsen dan Bakso 44 Komsen Konsisten dalam Rasa

Warung Bakso yang tetap konsisten mulai dari dibukanya tahun 1993 dengan tak berubah dalam rasa, sehingga pelanggannya kian hari kian bertambah. Mulai dari satu warung kecil kini sudah memiliki 2 warung besar [...]

Promoting BLOGS

MARKETING BOOST Anda ingin kami memblog profil usaha anda? Sewa kami untuk memblog-up anda atau usaha anda dalam jaringan media blogs kami. HIRE US TO BLOG YOU UP Phone: 021-9346-1965 atau di 08121215773 E-mail: dik_rizal@yahoo.com, iwaklawuh2002@yahoo.com