Bakso Malang Asli Cak Tio, Telp: 08129181453 - (021)9599.5354 - 8885.6037

Tampilkan postingan dengan label Sate. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sate. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 16 April 2011

Sate Kuah Bang Uya

Sensasi 2 Rasa Bakaran Sate + Kuah Gule
"Gak Ada Banding & Bener-Bener Kuya"

Sate Kambing + Kuah Santan...hmmm! Siiip
Perumnas I Bekasi - kulinerkuliner.com
Cuma satu yang ada di Bekasi yang bisa ditemui para penggemar sate sekaligus gulai dengan menu khas Solo. Di bilangan Perumnas I ada satu tempat yang menawarkan menu unik berupa sate kuah, yang konon bisa bikin pelanggannya jadi lelaki sejati (ya kalau untuk perempuan, ya bisa jadi perempuan penuh energi kale yah?).

Gampang nyarinya kan?Cuma 1 yang kayak gini
Tempat sederhana yang cukup dikenal bagi kalangan pelajar ini bernama Sate Kuah Bang Uya. Mungkin karena murahnya harga seporsi sate kuah, sehingga banyak kalangan pelajar yang jadi pelanggannya.


Mas Bayu yg akrab dipanggil Bang Uya
Rasa penasaran kulinerkuliner.com memang terusik sudah sejak lama, tapi saat mencari di internet, ternyata menu sate kuah tidak hanya ada di Kota Bekasi saja. Ada beberapa tempat seperti Tangerang, Jakarta Utara dan juga Medan yang menjual sate kuah meski dengan cara penyajian yang berbeda.

Sate Kuah ala Bang Uya yang dimiliki oleh Mas Bayu ini sebenarnya timbul dari ide ayah dari dua anak ini ketika seringnya orang menikmati sate dan sop kambing secara bersamaan atau gule kambing secara bersamaan.

Ide brilian pun terbit, ketika dirinya ingin mengkombinasi gurihnya bakaran daging sate yang cenderung hangus dan wangi itu dengan kelezatan kuah santan mirip gule. Sensasi baru dari perpaduan dua rasa inilah yang akhirnya menjadi keunikan dagangan mas Bayu.


Uniknya campuran tekstur bakaran sate kambing dihantam lezatnya kuah gule
Biasanya harumnya sate sudah menggugah selera para pengunjung warung sate, namun kini dengan guyuran kuah santan, maka rasa gurih hangusnya sate di tempat ini tak hilang sama sekali. Nah di sinilah keunikan yang ditawarkan.

Salah satu rahasianya ternyata adalah dari rendaman khusus bumbu rempah sebelum daging sate dibakar. Rendaman bumbu rempah yang salah satunya adalah dari buah nanas plus bumbu rahasia membuat wangi daging sate yang siap untuk dibakar.

Enaknya plus krupuk merah
Belum lagi khasiat aphrozidiac-nya yang memang membuat dada Anda panas seketika plus siap bertempur (halah.... memang mau berangkat perang kale yah!?)

Intinya jika Anda mau menikmati kelezatan gosongnya sate dengan kuah gulai silakan saja berkunjung ke Sate Kuah Bang Uya di jalan depan Grand Mall Bekasi, dijamin Anda bisa ketagihan dan jadi pelanggan maniaknya sate bernuansa beda. Atau Anda tinggal pesan di nomor berikut ini (021)932.74925

Sidik Rizal - webrizal.com

Hanya Rp 10.000,-/porsi Sate Kuah Bang Uya
TAPI kalau kita bicara Sate Kuah, maka kita perlu juga menelusuri di internet tentang sate kuah lainnya yang pernah ada. Dari kira-kira 797,000 hasil pencarian di paman Google dalam waktu 0.17 detik, saya mendapatkan nama Sate Kuah Pak Obay, yang dimuat di Kompas.com edisi 14 Juli 2009. Simak tulisannya berikut ini:
Harumnya Sate Kuah Pak Obai

JAKARTA, KOMPAS.com - Pernah menyeruput kuah sate? Mungkin sebagian masyarakat masih asing dengan sate yang diberi kuah. Karena biasanya sate yang dikenal menggunakan dua macam bumbu yaitu, bumbu kacang atau kecap.

BERITAJAKARTA.com Sate Kuah Pak Obai
Jika ingin merasakan sate yang berkuah tak ada salahnya sesekali mengunjungi warung Sate Kuah Pak Obai di Jalan Latumenten, Jelambar, Jakarta Barat. Dengan bahan rempah pilihan, membuat aroma sate kuah Pak Obai begitu menggoda selera.

Ada satu menu lagi yang tak boleh ditinggalkan, yakni sate tangkar yang berisi tulang dan daging sapi. Di warung makan yang hanya berukuran 4x6 meter, hampir setiap saat selalu dipenuhi penggemar sate kuah. Jika ingin mencicipi rasanya, disarankan datang setelah jam makan siang.Berdagang Sate Kuah di jalani Obai Ahmad Sofyan selama 10 tahun. Pembuatan sate kuah di ilhami menu masakan soto daging dan kuah gulai. Makadicoba menu daging yang ditusuk-tusuk dengan memberikan kuah gulai. Tapi lebih dari itu, tambahan bumbu dapur yang lengkap menjadi masakannya kaya akan rasa dan baunya pun begitu harum.

Rasa dan bentuknya nyaris sama
Obai memiliki resep tersendiri untuk menghilangkan bau daging sapi serta menghilangkan alotnya daging. "Daging sapi kita rebus beberapa jam lamanya sebelum ditusuk. Saat dibakar, daging sapi diolesi bumbu dapur terlebih dahulu dan kemudian dibakar, dan itu dilakukan berulang kali," kata Obai.

Begitu juga dengan kuahnya, pembuatan dilakukan seperti membuat kuah santan pada gulai. Namun khusus kuah sate miliknya, Obai menambahkan bahan rempah untuk menambah kenikmatan serta memberi keharuman pada masakannya. "Rata-rata pengunjung akan memuji kelezatan rasa kuah sate," jelas pria yang bermukim di Grogol Petamburan, Jelambar, Jakarta Barat ini.

Selain Sate Kuah daging sapi, warung milik Obai juga menyediakan menu lain berupa Soto Tangkar, yakni Soto campur yang terdiri dari daging sapi, tulang muda, babat, kikil, dan beberapa bahan lain. Bagi penggemar masakan yang terbuat dari daging sapi, Soto Tangkar tak kalah lezatnya dibanding dengan Sate Kuah.

Untuk Sate Kuah dijual dengan harga 10.000 per porsi plus sepiring nasi. Harga yang sama juga berlaku untuk Soto Tangkar. Selain rasanya yang lezat, harganya juga murah. Dari sinilah, pelanggan yang datang ke warungnya makin hari kian bertambah.

Ramainya pengunjung pun tak jauh beda
Keterampilan mengolah bumbu dapur yang dimiliki Obai, ternyata didapat ketika ia bekerja di katering yang dimiliki neneknya. Lambat laun, Obai makin terampil meramu sejumlah bumbu hingga menemukan rasa yang pas. "Dulu saya sempat ikut nenek usaha ketering atau membantunya memasak di sebuah acara, secara tak langsung saya pun tau bagaimana caranya memasak. Dan berbekal keahlian memasak inilah yang akhirnya mendorong saya mencoba usaha jual soto dan sate," kenang Obai yang sempat bekerja sebagai sopir truk di Jakarta.

Setelah sepuluh tahun berusaha, kini Obai bisa memetik hasilnya. Bahkan, Obai sudah membuka warung makan di Pluit Jakarta Utara. Dari dua tempat ini, Obai mampu meraup omzet hingga Rp 2 juta sepekan. Tidak hanya itu, Obai juga membantu keluarganya yang sedang menganggur dengan mempekerjakan mereka di warung makan miliknya.

Rabu, 22 Desember 2010

Sate Virgin : Sate Kambing Muda Tegal

Sate Kambing Muda Tanpa Urat - Makanan berenergi
Memang Gak Perlu Ngotot Berurat Menikmati Sate Kambing Mudanya
Dijamin Empuk dan tidak berbau prengus, Kalau tidak uang kembali




Satu-satunya menu sate sehat di Bekasi
Bekasi Jl. M. Hasibuan - kulinerkuliner.com
Dimulai dari pemilihan kambing yang masih muda,dibawah lima bulan sehingga empuk dan dipercayadapat meningkatkan vitalitas dan energi. Kambingnya kereman di kandang, bukan kambing liar sehingga empuk.


Dengan kambing dijadikan hewan qurban dapat dipastikan daging kambing aman dan baik untuk di konsumsi. Nutrisi daging kambing lebih baik dibanding dengan daging lain pada umumnya. Lihat hasil penelitian bulan November http://ilmupangan.blogspot.com/www.elkusa.com/goat_meat_nutrition.html

Sate kambing tanpa saos bumbu tetap lezat
Untuk menjamin daging fresh atau segar dan higienis (bersih), kami melakukan pemotongan sendiri. Kami tidak beli daging kiloan dari pasar. Pemotongan sendiri juga untuk menjamin sate tidak bau prengus.

Tanpa urat yang membedakan kami dengan sate lainnya, sehingga sate mudah dikunyah dan dicerna lambung. Sate yang ada uratnya membuat sulit dikunyah dan seringnya ditelan saja atau dibuang/dimuntahkan.

Interior asri menggugah selera makan Anda
Dengan dibakar sate lebih baik ketimbang digoreng. Kami menggunakan arang kayu asam yang aromanya harum.

Bumbu kami tambahkan sedikit, agar tidak menghilangkan kelezatan daging kambing. Maka sate virgin bisa dibilang sebagai sate dengan cita rasa sejati atau orisinil.


Untuk pemesanan hubungi:
Sate Virgin : Sate Kambing Muda Tegal
Telp: (021)3388.0480
Senin-Minggu 10.00 - 22.00 WIB
( Terima Pesanan: Pesta, Pernikahan, Ulang Tahun, Rapat, Aqiqah, dll)
Alamat: Jln. Hasibuan Bekasi

Sehatnya Kelezatan Daging Kambing Hanya di Sini

Koma Untoro - the owner Sate Virgin
Berbicara dengan sang pemilik rumah makan Sate Virigin terasa menyenangkan buat kulinerkuliner.com karena saya seperti kembali ke bangku kuliah dulu. Wajar saja saya merasa seperti itu, karena Koma Oentoro memang pemegang S2 untuk bidang finansial. Bahkan untuk S1 saja lelaki lajang ini setidaknya memegang 3 gelar khusus untuk jurusan investasi bursa efek. Wow lumayan dapat ilmu gratis.

Logo cantik Sate Virgin lambang menu gaul
Ironisnya lelaki yang baru mulai mencintai dunia usaha kuliner ini justru adalah salah satu instruktur di Entrepreuner University, kampus gudangnya pencetak para pengusaha muda di Jabodetabek. "Saya mengalami titik balik luar biasa, saat saya pulang kampung dan menemui teman kecil saya yang berhasil jadi orang padahal hanya lulusan SD saja," beber Koma Untoro ketika ditanya apa definisi sukses menurut dirinya.

(bersambung... nunggu lanjutannya aja ya!?) Sidik Rizal


Berikut tulisan dari media lainnya tentang Sate Virgin

Tawarkan Menu Unik Sate Spesial Pertama di Bekasi



Lokasi strategis jl. M. Hasibuan
BARU HADIR : Rumah makan Sate Virgin yang menawarkan menu spesial, kini hadir di Kota Bekasi. MIFTAH/RADAR BEKASI
BEKASI - Mungkin belum banyak warga Bekasi yang mengetahui jika rumah makan Sate Virgin sudah hadir di Jalan M. Hasibuan, Bekasi Selatan ini dengan berbagai keunikannya. Kenapa dibilang unik?

Karena, Sate Virgin ini tidak sekadar namanya saja yang unik, tapi pembuatan sampai bahan bakunya-pun terbilang unik. Selain daging yang digunakan untuk pembuatan sate disajikan tanpa ada urat, resep yang digunakan dalam pebuatannya juga tidak sama dengan sate pada umumnya.
Koma: "Resep kami tak ada di tempat lain

“Resep yang kami gunakan untuk pembuatan sate ini, tidak dimiliki oleh pedagang lainnya di Bekasi maupun di Jakarta,” kata pemilik rumah makan Sate Virgin, Koma Untoro kepada Radar Bekasi, baru-baru ini.

Ia menjelaskan, bahan baku yang digunakan untuk pembuatan Sate Virgin ini, merupakan daging kambing muda sekaligus tanpa ada urat, sehingga saat dikunyah dagingnya lebih mudah hancur. “Dari bahan baku dan resep yang kami miliki, menjadikan Sate Virgin berbeda dengan sate yang sudah banyak dijual diberbagai tempat,” ujarnya.

Menurut Koma, dalam satu hari pihaknya mampu menghabiskan dua ekor kambing muda untuk pembuatan Sate Virgin yang dijual per porsi mulai Rp11 ribu hingga Rp22 ribu.
Kelezatan Sate Kambing Muda Tanpa Urat

“Untuk jenis kambing, kami sengaja memilih berumur dibawah lima bulan, sehingga daging yang dihasilkan lebih terasa empuk sekaligus menambah vitalitas konsumen,” terangnya seraya menambahkan, saat melakukan pemotongan hewan tersebut harus lebih hati-hati. Bahkan, lanjut Koma, hanya yang sudah berpengalaman baru bisa memotong daging tanpa ada uratnya ini.
Komplit menu paket hingga menu utama

Koma menuturkan, dalam penyajian bumbu satenya juga berbeda, karena tidak mendominasi rasa sate. “Sebenarnya kami menawarkan kepada konsumen adalah sate, bukan bumbu. Pasalnya, tanpa bumbu-pun, saat memakan Sate Virgin rasanya sudah enak, apalagi ditambah lagi bumbu, akan semakin sedap,” tandas Koma.

Pria lulusan S2 Universitas Indonesia (UI) ini menambahkan, menjelang Natal dan tahun Baru, pihaknya siap melayani masyarakat untuk pesan antar. (sam radarbekasi)

Kamis, 07 Oktober 2010

Sate Pojok Pekayon

Hidupkan Lagi Legenda Kelezatan Yang Pernah Hilang
Sate Pojok Rawamangun Warung Pak Aca

Sate Pojok dengan bumbu rahasianya
Pekayon Bekasi - webrizal.com
Sudahlah jadi kebiasaan orang, bila mengenal kelezatan satu sajian di tempat makan tertentu, maka dia tak akan berpindah ke lain tempat. Sekalipun kemudian tempat makan itu hilang (dari peredaran... entah kemana), maka memori yang terekam dalam syaraf ujung lidah mereka akan selalu menanti kehadirannya kembali entah kapan dan dimana.

Jadi ongkrongankomunitas Hrley Davidson
Kalau sudah begitu maka liputan kali ini mencoba mencari kelezatan legendaris yang hilang dan muncul kembali. Hmmm bukan tugas yang mudah tapi juga tidak terlalu sulit. Buktinya, saat saya menyusuri jalan Pekayon hendak menuju kawasan Kemang Pratama, tak sengaja mata saya menangkap satu tempat makan yang tulisannya terbaca biasa saja pada awalnya.

mudah dicarinya kok

Sebenarnya sih nggak juga, karena sudah beberapa kali saya melewati jalan Pekayon antara Kemang Pratama dan Perum Galaxy mata saya sering tak sengaja menangkap nama Sate Pojok Pekayon dengan tulisan putih terang berlatar belakang merah indigo yang enak dilihat.

Eits... tadi apa namanya? Oh iya... SATE POJOK PEKAYON. Nah nama yang unik untuk kita ngulik, bukan? Ya... kenapa Sate Pojok? Apa karena lokasinya di pojok atau... satenya cuma ada di pojokan tusuk satenya aja... tengahnya nggak ada sate? Hehehehe.... ngarang aja!

Sate Pojok yang legendaris itu
Sate Pojok Pekayon ternyata adalah satu merk yang hendak dihidupkan kembali dari sebuah nama resto sederhana "sate pojok" yang terkenal di bilangan terminal Rawamangun. Sate Pojok dekat terminal  bus Rawamangun itu adalah milik pegawai Depdikbud (pada masa itu), Pak Aca, yang kini sudah almarhum.

Saat itu di tahun 70-an hingga 80-an, Sate Pak Aca yang ada di Sate Pojok begitu terkenal, bahkan mungkin termasuk salah satu tempat makan pertama yang paling rame sebelum lintasan kuliner di jalur menuju terminal Rawamangun ada di awal tahun 1990-an.

Feny - the manager
Keluarga dari keturunan langsung dari pak Aca, yakni generasi kedua dan ketiganya, ingin menaikkan kembali merk sate pojok yang pernah terkenal itu dan membawanya ke Pekayon. "Maka nama Sate Pojok Pekayon pun kami pilih karena kami ingin mengunggulkan menu sate kambing serta sate marangi sebagai unggulan," ungkap Feny sang menantu yang juga pengelola dan penanggungjawab Sate Pojok Pekayon kepada kulinerkuliner.com

"Untuk resep bumbunya tetap mama yang bikin, karena mama ikut "mbah kakung" (pak Aca) dari kecil dan selalu membantu mbah hingga masa remaja. Jadi beliau hapal betul resep bumbu rahasia Sate Pojok," papar Feny, wanita yang bersuamikan Aji ini menambahkan tentang menu unggulan warisan pak Aca yang masih dipertahankan dalam sajian di Sate Pojok Pekayon.

Kelezatan Legendaris Resep Turun Temurun?
Kalau saya sendiri sih gak mau ambil pusing. Mau itu resep warisan nenek moyang kek, atau warisan leluhur kek, yang penting bagi saya... cicipin, rasakan dan kunyah serta telan. Kalau enak ya rekomendasi... kasih skor.. satu jempol, dua jempol apa empat jempol atau malah bisa jadi cuma kasih satu kelingking saja kalau memang perlu.

Pada kunjungan pertama kulinerkuliner.com kali ini, sajian sop iga ala Sate Pojok dan Sate Kambing ala Sate Pojok sebagian menu pembuka. Hmmmm, harus diingat, gigi lemah dan ompong saya nggak mau berkompromi dengan daging kambing atau sapi yang alot dan keras. Apalagi seratnya susah dikunyah... wah udah nggak zaman deh! Pokoknya kalau gigi ompong saya yang rapuh ini bisa kompromi dan lidah mau menari, maka Sate Pojok memang pantas untuk direkomendasi.

Sialnya..... ternyata Sate Pojok lembut banget di gigi saya... cuma sekali kunyah, maka tekstur daging kambing yang dibakar setengah matang ini dengan mulusnya bergulingan di antara gigi lunak saya. Hmm... lezatnya memang pantas dapat 3 jempol.... (tahu kan kenapa? karena satu jempol lagi kan lagi megang tusuk satenya! Hehehehe...!).

Demikian juga sop iganya... ini yang lebih sensasional.... saking lembutnya itu potongan daging iga yang masih menempel di tulang rusuknya, gampang banget dipotong sama sendok. Bukan pisau daging loh! Dan juga nggak perlu pake garpu. Saking lembut dan lunaknya, daging iga bisa dipotong dan saya suap dengan satu tangan. Wah... entu daging sapi begitu enjusi (juicy)... ditambah aroma dan rasa rempah yang nendang ke seluruh rongga mulut saya. Busyet... ini mah sajian resto hotel berbintang... tapi anehnya kok harganya warung pinggir jalan?

Tempat kumpulnya banyak komunitas
Halah... nanti gue disangka promosiin ini tempat makan lagi. Nggak juga seh... kan nggak ada nomor teleponnya...Jadi biar para pembaca yang nyari sendiri tempatnya dan cari tahu sendiri nomor telepon kontaknya, kalau penasaran mau pesan kirim sate kambing nan lunak atau sate marangi yang (sorry guys,,,, gue belum ngerasain jadi nggak bisa komentar).

Ok deh... liputan kali ini tentang kelezatan sate kambing khas pojok yang empuk dan juicy akan kita bahas pada liputan selanjutnya.Yang jelas kalau para pembaca kepingin berkunjung ke Sate Pojok Pekayon, maka perhatikan saja jam tayangnya, yakni mulai buka dari jam 10.00 pagi hingga jam 11.00 malam. Tapi bila ada pengunjung (seperti yang sudah-sudah seh), ada komunitas motor gede, Harley Davidson Bekasi yang kebanyakan tinggal di Kemang Pratama dan Galaxy, yang mesen tempat di Sate Pojok Pekayon sebagai meeting point.

Biasanya komunitas moge ini booking tempat sampai jam 2.00 dini hari saat malam mingguan. Wah benar-benar banana... eh maksudnya, benar-benar memberikan kepuasan layanan kepada pelanggan. Pantas bila Sate Pojok dijadikan meeting point rutin (per minggu atau bulannya?). Anda tertarik juga menjadikan Sate Pojok sebagai tempat ketemuan atau rendezvous? Hubungi saja (021) 9346.1965

Sidik Rizal - kulinerkuliner.com

Video Sate Pojok Pekayon

Nikmatnya Menyruput Sop Kambing di Pekayon 







Minggu, 20 Juni 2010

Sate Padang GOYANG LIDAH Pak Sabir Sentra Bisnis Kota Harapan Indah

Makanan Minuman Khusus PENAMBAH GAIRAH

Sentra Bisnis Kota Harapan Indah - kotabekasihotnews.blogspot.com
Pernah denger gak ada sate padang yang juga menyediakan sate ayam. Apalagi sate ayamnya bumbu kacang. Weitsss jangan salah bumbu kacang yang dimaksud tentunya ala Minang alas ala Padang. Tapi ada menu makanannya yang konon sangat disukai para pengantin baru atau bagi mereka yang butuh "tenaga ekstra" buat pasangan tercintanya. Menu "Hadiah Mama" ini memang sangat diburu para pemburu aphrosidiac lokal.


Gerai Sate Padang milik pak Sabirullah, yang akrab dipanggil pak Sabir ini, ternyata sudah satu tahun buka di area wisata kuliner Kota Harapan Indah yang berada di dalam kawasan Sentra Bisnisnya. Meski satu tahun, kata pemilik gerai yang dulunya adalah pengelola Rumah Makan Padang Sayang Bundo, kini sudah memilik pelanggan khusus. Gerai Sate Padang Goyang Lidah yang lokasinya di area Pintu Utara ini tepat berada di depan Istana Bola atau Bola Air (Arena bermain anak-anak Sentra Bisnis).

"Biasanya saat kami buka antara jam 4 sore sampe jam 7 malam, pelanggan kami adalah para keluarga," ungkap pak Sabir, "Antara jam 7.00 malam sampai jam 10.00 malam paling banyak justru para remaja atau ABG," bebernya lagi. Barulah setelah jam 1.00 dini hari hingga jam 3.00 pagi biasanya pelanggannya adalah orang dewasa yang berpasangan. "Biasanya mereka sedang kencan dan mencari makanan di area sini," jelasnya sambil tertawa.

Untuk pemesanan Anda bisa menghubungi di nomor 0812.9042.574 Pak Sabir juga menyanggupi melayani pesanan buat pesta perkawinan, pesta ulang tahun dan jamuan kantor serta arisan keluarga. Khusus untuk pesanan sate padang di jenis acara tersebut, minimal pemesanan adalah 100 porsi dengan harga seporsi bisa dinegosiasikan.

Yang membuat gerai Sate Padang Goyang Lidah ini beda dengan lain tempat adalah mungkin cuma di Sentra Bisnis saja yang menyediakan tikar lesehan dimana para pengunjung bisa tidur-tiduran sambil bercanda dengan pasangan di bawah langit-langit. (Hehehehe... itu kalo gak lagi hujan Cuy... Suasana pasti sangat romantis...Penasaran kan?)

"Kalau harga biasa dijual di lapak kami, Rp 9.000,- per porsinya," ujar pak Sarbi. Untuk harga sate Padang berdasarkan pemesanan disesuaikan dengan kualitas dan keadaan yang diminta pemesan.

Kelana kuliner mencoba seporsi sate Padang dan Sate Ayam khas ala Minang. Sate Ayam yang bumbunya dibuat sendiri oleh pak Sabir ini bentuknya mirip bumbu sate ayam biasanya yang menggunakan kacang tanah dan gula merah, tentu dengan tambahan sambal cabe rawit. Masalah rasa. "Ok gue ngerasain ternyata emang beda dibandingkan dengan bumbu sambal sate Ayam lainnya. Pokoknya lezat dan beda deh!" papar seorang pelanggan kepada kelanakuliner. Hal ini bikin penasaran saja.

Menu unggulan yang ada di Sate Padang Goyang Lidah ini adalah:
- Sate Padang (daging sapi)
- Sate Lidah
- Sate Jantung
- Sate Usus
- Sate Babat
- Sate Gajeboh
- Sate Ayam

Dan sajian Soto Padang dengan pilihan
- Soto Paru
- Sato Babat
- Soto Gajeboh
- Soto Ayam

Untuk Sop Padangnya ada  beberapa pilihan seperti:
- Sop Iga Sapi
- Sop Babat Sapi
- Sop Gajeboh

Konon Soto atau Gulai Gajeboh yang terbuat dari daging dan lemak di sekitar dada sapi ini sangat populer di Padang yang bisa memberikan panas dan konon juga bagus buat pengantin baru (Hahhh?) Wah cepetan kejar neh menu yang bisa bikin libido naik... Hehehehe. Apalagi sehabis makan dihajar lagi dengan minuman khas Padang seperti Teh Telor atau Kopi Telor yang dijamin bisa menambah gairah Anda dan kuat tahan lama. Ngomong-ngomong tahan lama apaan neh? Tanya saja sama pak Sabir di Sate Padang Goyang Lidah, atau datang berkunjung dan langsung coba saja efeknya yang instan bisa Anda rasakan setelah satu atau dua jam. Gak percaya?

Menurut pengakuan pak Sabir, dia sendiri akan menyediakan minuman khas Padang seperti Bandrek Susu Telor dan Teh Telor atau Kopi Telor. "Menu minuman ini memang sengaja disajikan untuk tolak angin dan khas Padangnya terasa hangat di dada. Karena bahannya dibuat dari rempah-rempah seperti cengkeh, kayu manis, jahe merah dan lainnya dicampur kemudian direbus dan saat disajikan dicampur dengan telur ayam kampung atau telur bebek." ungkap pak Sabir.

Masalah rasanya "Wah nendang banget.. dan bisa bikin hangat badan dan sangat pas buat minuman malam hari!" ujar seorang pelanggan yang sedang bersama pasangan kencannya berleha-leha di atas tiker lesehan.

Sidik Rizal - kelanakuliner.co.cc

Rabu, 19 Mei 2010

SATE BATIBUL BANG FIRMAN - PONDOK KELAPA

SATE KAMBING MUDA-NYA DI MADU dengan TEH POCI
Nggak Empuk Jangan Bayar, Nggak Enak Boleh Tambah Lagi

SATE BATIBUL BANG FIRMAN - PONDOK KELAPA
Jl. Pondok Kelapa Kav. DKI Blok F1/2A Jakarta Timur
(depan Apotik Pondok Kelapa)
Telp (021) 8690.4711 - 0813.9194.0047

Pondok Kelapa - www.kelanakuliner.co.cc
Memburu makanan yang dibuat dari daging hewan memang banyak seninya. Biasanya masyarakat kita sangat menyukai daging sapi, daging ayam atau daging kambing di samping ikan-ikanan.
Daging kambing sangat terkenal baik untuk panggang, bakaran, sop maupun sate dan tongseng. Bicara masalah sate kambing maka yang terbayang adalah Sate Blora, Sate Solo atau Sate Madura juga Sate Tegal. Namun yang paling membedakan dengan sate kambing dari Tegal bila dibandingkan sate kambing daerah lainnya adalah karena umumnya usia kambing yang dipakainya. Sate Kambing khas Tegal kerap menggunakan kambing muda yang berusia bulanan.

Sate Kambing Muda Batibul Bang Firman adalah sate kambing muda asli khas Tegal. Sang pemilik, bang Firman mengungkapkan bahwa di Tegal sendiri nama sate kambing muda sudah demikian populer. Makanan sate kambing muda ini sudah begitu merakyat dan tak mengenal kelas. Mulai dari tukang becak, pegawai pemda, kantoran hingga pejabat terbiasa menikmati sate kambing sebagai makanan dan jajanan favorit mereka sehari-hari.

"Bahkan ada satu rumah makan sate kambing muda milik uwak (paman) saya di Tegal yang selalu ramai pada hari-hari libur dan juga hari raya," papar lelaki yang akan beranak 2 ini. "Jangan heran bila di tempatnya itu juga penuh dengan mobil-mobil dengan plat nomor luar kota, termasuk Jakarta. Dan biasanya mobil-mobil kelas menengah atas" imbuh lelaki bernama lengkap Firman Hakim tentang usaha Uwaknya yang telah berdiri sejak tahun 1994 saat dimana ia masih duduk di bangku SMA.

Karena usaha berdagang sate sudah menjadi usaha keluarga yang turun temurun, akhirnya Firman mulai bekerja ikut Uwak semenjak tahun 2003. Setelah bekerja beberapa tahun dengan pamannya di Tegal, dia mulai beranikan diri untuk membuka usaha sendiri dengan menyewa sebuah ruko tak jauh dari tempat pamannya itu. Sementara pamannya jatuh bangun membangun usaha resto sate kambing mudanya di beberapa kota seperti Semarang, Cilacap. Tapi kesuksesan baru di dapat saat buka ruko di Jakarta, tepatnya Kelapa Gading. Semenjak 2007, Sate Batibul Bang Awi berdiri hingga kini. Semenjak itu pulalah beberapa stasiun televisi swasta meliput usaha rumah makannya.

Kesuksesan pamannya memberi inspirasi Firman untuk membuka sendiri RM Sate Kambing Muda Batibul. Pilihan lokasi jatuh ke Pondok Kelapa (Gak tahu satu kebetulan sama-sama tempatnya menggunakan nama kelapa, hokinya kali yah?). Di samping ada beberapa resto sate kambing lainnya yang sudah ada, tapi sate Tegal khusus menyajikan kambing muda, Firman melihat belum ada yang buka. Maka pada awal Januari 2010 dia mulai meluncurkan RM Sate Kambing Muda Batibul Bang Firman Pondok Kelapa.

Lalu darimana nama Sate Batibul sendiri berasal? Lelaki kelahiran Tegal, 30 Mei 1975 ini menceritakan bila sebelumnya, sang paman memiliki nama yang mirip dengan nama restoran sate Balibul yang telah buka lebih dahulu di Tegal. Maka setelah mengalami klaim dari sang pemilik merk Balibul, bergantilah namanya menjadi RM Sate Kambing Batibul. Bila Sate Kambing Balibul berarti kambingnya berusia di bawah lima bulan (Red: bukan balita! emangnya sapi?), maka nama Sate Kambing Batibul jadi pilihan yang artinya sate kambing umur BAwah TIga BULan.

Karena kambing yang masih berusia bawah tiga bulan ini, maka satenya sangat empuk. Wajar saja bila Bang Firman berani memasang klaim, "Kalau gak empuk, jangan bayar!" Dan yang lebih unik lagi adalah rasa sate kambingnya yang sangat gurih serta masih terasa susunya. "Maklum saja, karena kambingnya masih berusia di bawah tiga bulan, Mas!" jelas lelaki berjenggot ini.  "Jadi umumnya kambing muda ini masih menyusu pada induknya," imbuhnya lagi. Tampaknya bukan saja daging empuk, tapi rasanya begitu lembut sekaligus sangat "juicy" bersensasi susu.

Yang lebih istimewa lagi dibandingkan dengan RM Sate Batibul Bang Awi Kelapa Gading adalah, Sate Kambing Muda Batibul Bang Firman ini menggunakan madu hutan Kalimantan. Jadilah Sate Kambing Muda Madu (Jangan salah baca jadi Kambing Mudanya Dimadu ya!) Semakin mantap dan nendang rasa daging kambing mudanya. Untuk kecapnya khusus pula didatangkan dari Tegal, yakni Kecap Cap Tomat Lombok. "Kecap ini yang pas buat sate Tegal, sedang kecap merk lain rasanya nggak pas di lidah kebanyakan penggemar sate Tegal," jelas Firman berpromosi.

Melihat campuran madu dan kecap di bakaran sate-satenya, terbayang bagaimana sensasi rasanya. Jadi setiap bakaran tusuk sate kambing muda, diolesi dengan madu hutan Kalimantan. Rasa gurih, empuk dan manisnya madu bercampur dengan pedasnya saus kecap, cabe rawit dan potongan bawang merah plus tomat. Tak perlu kuatir dengan kolesterol jahatnya, karena sate kambing muda khas Tegal terkenal tidak membuat tensi bertambah. Apalagi dengan tambahan madu. Anda juga bisa meminta agar sate kambing muda bercampur lemak, karena rasa susunya jauh semakin lezat.

Untuk menjaga kualitas daging kambing mudanya, Firman mengaku terpaksa sementara waktu ini mensuplai dari Tegal langsung. "Saya belum berani mengambil daging kambing dari peternak di Jakarta," ungkapnya tentang bagaimana usahanya menjaga kualitas dan ketersediaan stok daging kambing muda. Itulah sebabnya ia bisa pulang ke Tegal sebulan dua kali untuk mengambil dan mencoba sendiri daging kambing mudanya. "Bila saya coba sayat daging kambing yang telah dipotong kemudian saya bakar sebentar dan saya coba makan. Bila empuk, maka langsung saya bawa ke Jakarta dalam kondisi beku," rincinya kepada kelanakuliner.

Petualangan kelana kuliner kali ini juga bukan tanpa masalah. Karena selama menikmati sate kambing muda yang berusia di bawah tiga bulan ini, jadi timbul pertanyaan di hati. Bagaimana sih hukumnya dalam ajaran agama Islam bila kita mengkonsumsi sate kambing yang berusia kurang dari tiga bulan? Apakah boleh menyembelih kambing yang masih masuk kategori bayi kambing ini? Sepanjang yang diketahui, sate kambing adalah halal. "Wah, kalau untuk hal itu saya tidak tahu Mas?" jelas Bang Firman.

Lepas dari pertanyaan di atas, Sate Kambing Muda Batibul bang Firman memang lumayan terkenal dan lezatnya bisa diadu. Bisa dibilang, kalau nggak enak silakan tambah! Hahaha...! Sebaiknya Anda segera saja berkunjung ke rumah makan sederhana sate kambing muda pake madu ini di daerah Lampu Merah Pertigaan Caman Kalimalang, masuk sedikit ke arah Pondok Kelapa. Kira-kira 100 meter sebelah kanan seberang Apotik Pondok Kelapa, Anda bisa melihat merk plang Sate Kambing Muda Batibul Bang Firman. Jangan kuatir masalah harganya, satu porsi sate kambing muda (10 tusuk) cuma dibandrol Rp 23.000,- dan bila ingin tambahan nasi Anda hanya membayar Rp 3.000,-/piring. Untuk Gule Kambing seporsi hanya Rp 10.000,- demikian pula Sop Kambing hanya dipatok Rp 10.000,- Dan sebagai ciri khas asli dari Sate Kambing Muda Batibul Bang Firman adalah Krupuk Mie seharga Rp 2.500,- atau Kerupuk Kulit seharga Rp 2.000,-

Untuk minuman unggulan di RM Sate Batibul Bang Firman di samping minuman ringan yang biasa disajikan di rumah makan manapun, Anda bisa mencoba Teh Poci khas Tegal. Lidah dan tenggorokan Anda akan dimanja dengan keset dan segarnya kehangatan Teh Poci asli dari Tegal ini. Sangat pas bila dinikmati dengan kelezatan khas sate kambing muda.

Buat anak-anak Anda bila mengajak keluarga berkunjung ke RM Sate Kambing Muda Batibul Bang Firman, Anda bisa memesan Paket Hemat 1, yakni Sate + Nasi hanya Rp 16.000,- atau Paket Hemat 2, yakni Sate + Nasi + Sop seharga Rp 23.000,-

Jadi kini bagi para penggemar sate Tegal tak perlu lagi harus jauh-jauh mencari apalagi sampai pergi ke Tegal. Sate khas Tegal dengan kambing muda bisa Anda dapatkan dan nikmati di kawasan Jakarta Timur bilangan Pondok Kelapa.

Nikmati kelezatan rasa susu dalam sate kambing muda Batibul Bang Firman dengan saus bumbu madu sekarang juga. Buruan pesan tempat, karena sering pelanggan kehabisan tempat atau stok daging kambingnya. Untuk pesanan dalam jumlah porsi besar, pesanan via telepon paling lambat 2 jam sebelum kunjungan di No Telp (021) 8690.4711 - 0813.9194.0047.

RM Sate Kambing Muda Batibul Bang Firman juga membuka peluang kerjasama. Namun arah kerjasama lebih kepada menjual resep dan merk Batibul Bang Firman dengan sistem jual putus. Bila Anda tertarik untuk menjalin kerjasama dengan Firman, Anda akan mendapatkan pelatihan karyawan selama 3 bulan sedangkan suplai daging kambing muda langsung didatangkan dari Tegal. Jadi Anda tak perlu kuatir dengan stok daging, semuanya terjamin ketersediaannya. "Dengan membeli merk Sate Batibul Bang Firman, maka bukan saja tenaga kerja terlatih yang investor dapatkan, tapi juga suplai dagingnya kami jamin," pungkas Firman.

Sidik Rizal - kotabekasihotnews.blogspot.com

Rabu, 13 Januari 2010

Warung Sate Tongseng WAS WAT Kedoya yang Nyasar ke Rawakuning Pulogebang

Tongseng segala jenis Daging, Sedap, Nikmat dan Murah




Cakung, kelanakuliner.com
Jika Anda mau menikmati Tongseng yang bukan daging kambing, tapi justru daging lainnya maka cuma satu tempatnya, yakni Sate Kodoya yang kini nyasar alamat di Jl. Rawakuning, Pulogebang Cakung. Dengan lokasinya yang tepat di pinggir jalan Rawakuning  Raya, masuk dari Kelapa Satu, Cakung Jakarta Timur ini, Anda dengan mudah menemukannya, karena spanduk flexi yang terpajang di pinggir jalan itu cukup mencolok tulisan Warung Sate WAS WAT, awas jangan salah baca jadi was-was.


Bukan hanya tulisan yang bisa salah baca saja, menu sajiannya pun lumayan aneh, atau lebih tepatnya disebut unik. Entah mengapa sate dan tongseng yang ditawarkan mempunyai daging beragam selain kambing. Misalnya saja, ada Tongseng Ayam, Tongseng Sapi, Tongseng Belut, Tongseng Bebek dan Tongseng Enthog. Gimana? Unik bukan? Tapi masalah rasa, ternyata tongseng khas Betawi ini gak kalah dengan tongseng asli dari Solo. Setidaknya itulah yang saya rasakan saat menyantap menu sajiannya yang lumayan suasana dan tempatnya. Tapi untuk rasanya, wah saya nggak bisa bilang banyak kecuali Mantabbsss!


Mau mencoba mengunjungi dan menikmati Tongseng Sapi atau Tongseng Ayamnya yang lezat dan harga terjangkau? Meluncur saja dari Kelapa Satu lalu tembus ke jalan raya Rawakuning, masuk ke dalam kira0kira 400 meter pasti Anda bisa menemukannya di sisi sebelah kiri jalan raya. Untuk reservasi, silakan hubungi pak Ahmad (021) 3234.2635.

Sidik Rizal - dobeldobel.com

Warung Sate Tongseng WAS WAT Kedoya yang Nyasar ke Rawakuning Pulogebang

Tongseng segala jenis Daging, Sedap, Nikmat dan Murah




Cakung, kelanakuliner.com
Jika Anda mau menikmati Tongseng yang bukan daging kambing, tapi justru daging lainnya maka cuma satu tempatnya, yakni Sate Kodoya yang kini nyasar alamat di Jl. Rawakuning, Pulogebang Cakung. Dengan lokasinya yang tepat di pinggir jalan Rawakuning  Raya, masuk dari Kelapa Satu, Cakung Jakarta Timur ini, Anda dengan mudah menemukannya, karena spanduk flexi yang terpajang di pinggir jalan itu cukup mencolok tulisan Warung Sate WAS WAT, awas jangan salah baca jadi was-was.


Bukan hanya tulisan yang bisa salah baca saja, menu sajiannya pun lumayan aneh, atau lebih tepatnya disebut unik. Entah mengapa sate dan tongseng yang ditawarkan mempunyai daging beragam selain kambing. Misalnya saja, ada Tongseng Ayam, Tongseng Sapi, Tongseng Belut, Tongseng Bebek dan Tongseng Enthog. Gimana? Unik bukan? Tapi masalah rasa, ternyata tongseng khas Betawi ini gak kalah dengan tongseng asli dari Solo. Setidaknya itulah yang saya rasakan saat menyantap menu sajiannya yang lumayan suasana dan tempatnya. Tapi untuk rasanya, wah saya nggak bisa bilang banyak kecuali Mantabbsss!


Mau mencoba mengunjungi dan menikmati Tongseng Sapi atau Tongseng Ayamnya yang lezat dan harga terjangkau? Meluncur saja dari Kelapa Satu lalu tembus ke jalan raya Rawakuning, masuk ke dalam kira0kira 400 meter pasti Anda bisa menemukannya di sisi sebelah kiri jalan raya. Untuk reservasi, silakan hubungi pak Ahmad (021) 3234.2635.

Sidik Rizal - dobeldobel.com

Pasang Iklan Anda di Sini? HUBUNGI (021)9327.4925 - 9346.1965 - 606.36235 - 081.385.386.583


Pondok Citra

Nasi Pecel Kembang Turi

Sepertinya memang cuma di tempat ini yang menyajikan pecel Madiun (nggak selalu seh, kadang ada juga yang mencari Pecel Nganjuk) dengan menu asli dari daerah tersebut dengan menggunakan kembang turi sebagai sajian unggulan [...]
KPK BakarMadu

Jangan Takut Masuk KPK - Slogan Baru Setelah Masuk Trans7

Tahukah Anda makanan khas dari Pekalongan? Ada yang spesial gak seh? Tapi siapa sangka satu warung pojok dari kota Batik ini mengundang rasa ingin tahu banyak orang untuk mencoba sajian uniknya berupa Bebek Bakar Madu. Hmmm seperti apa seh rasanya sampe TransTV mau meliputnya? [...]
DapurJandaku

Carilah Janda di Mall Ambassador dan nikmatilah

Demi menghilangkan pikiran kotor di benak, saya sapa seorang wanita berusia 30-an tahu yang masih tampak seksi dan cantik, dan ternyata dia adalah pemilik warung makan yang lumayan provokatif itu. Esther namanya [...]
Es Sarang Kuntilanak

Es Sarang Kuntilanak VS Es Pocong?

Es Pocong namanya. Biasanya kalangan mahasiswa di kampus-kampus wilayah Depok banyak yang mengenali minuman bermerk ini. Entah mengapa minuman segar dan nikmat ini menggunakan nama "seram" seperti Es Sarang Kuntilanak" (Es Sarkun) dan Es Pulo Hantu (Es Lohan) [...]
Bengkel Kuliner

Pujasera Syariah Pertama di dunia

BengkelKuliner buka peluang investasi dengan sistem jual putus Rahasia Bumbu dan Pelatihan Tenaga Ahli berkonsep Rest Area dgn investasi minimal Rp.200jt [...]
Cangkru'an VW

SegO RAKyat Vokoke Wareg

tempat ini choesoes oentoek tjangkroe’an toean poean njang siboek bekerdja zonder waktoe oentoek memasak agar soepaja toean poean tida’ spanneng bergaboenglah oentoek tjangkroek jang bermakna [...]
Soto Marmer

LEZATNYA SOTO YANG SESUNGGUHNYA

Adalah sebuah warung makan sederhana yang dimulai dengan membuka jaringan kuat dan menemui bentuknya di kala terakhir perjalanan menuju kesuksesan. RM Soto Mawar Merah atau yang lebih dikenal dengan Soto Marmer ini memulai dengan cara itu. Sang pengusaha, H. Arta Indra, [...]
Udin Kombo

RM Khas Betawi H. Syamsudin Kombo, berdiri sejak 1980

Salah satu tempat tongkrongan warga Bekasi yang ada di Harapan Indah dan menjadi tempat favorit menikmati makanan asli khas Bekasi adalah RM Khas Betawi H. Syamsudin Kombo [...]
PondokGabusPucung

Pondok Gabus H. Lukman, Lebih dari 20 tahun Jadi Aikon Kuliner Bekasi

Kagak salah dah! bila Anda melewati GOR menuju ke arah Pulogadung di jalan Jend. Sudirman, maka tak jauh setelah Anda melewati pertigaan GOR, di sebelah kanan Anda berdiri warung legendaris yang kini menjadi ciri khas Bekasi yang paling kondang [...]
WarungDusun

Ada atmosfer modern nan nyaman di menu kampungnya

Kalau sayur lodeh hampir semua orang tahu, bagaimana dengan asem-asem khas Blitar ini? Asem-asem bukanlah sekadar sayur yang terbuat dari hijau-hijauan seperti sayur asem yang kita kenal. Justru makanan satu ini malah terbuat dari potongan daging sapi yang dibuat seperti sayur sop namun dengan rasa asam yang kuat [...]
Sangkuriang

Sop Gurame Kemangi Pedas vs Ikan Patin Bakar Omega 3

RM Sangkuriang sekali lagi diliput TransTV karena Sop Gurame Kemangi Pedas dan Ikan Bakar Patin Omega 3nya yang memang lain daripada yang biasanya [...]
Sangkuriang

Sop Gurame Kemangi Pedas vs Ikan Patin Bakar Omega 3

RM Sangkuriang sekali lagi diliput TransTV karena Sop Gurame Kemangi Pedas dan Ikan Bakar Patin Omega 3nya yang memang lain daripada yang biasanya [...]
BaksoMalangCakTio

Bakso Malang ini lebih lezat daripada yang di Bandung

Dekat Polres Metro Kota Bekasi, ada tempat makan dan nongkrong yang enak dan nyaman, namanya Bakso Malang Asli "CAK TIO" Veteran 66. Bukan saja tempatnya yang luas namun juga akses menuju tempat itu sangat mudah [...]
Bakso AG Komsen

Bakso AG Komsen dan Bakso 44 Komsen Konsisten dalam Rasa

Warung Bakso yang tetap konsisten mulai dari dibukanya tahun 1993 dengan tak berubah dalam rasa, sehingga pelanggannya kian hari kian bertambah. Mulai dari satu warung kecil kini sudah memiliki 2 warung besar [...]

Promoting BLOGS

MARKETING BOOST Anda ingin kami memblog profil usaha anda? Sewa kami untuk memblog-up anda atau usaha anda dalam jaringan media blogs kami. HIRE US TO BLOG YOU UP Phone: 021-9346-1965 atau di 08121215773 E-mail: dik_rizal@yahoo.com, iwaklawuh2002@yahoo.com