Bakso Malang Asli Cak Tio, Telp: 08129181453 - (021)9599.5354 - 8885.6037

Tampilkan postingan dengan label Halal. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Halal. Tampilkan semua postingan

Rabu, 20 Januari 2010

BAKMI MIE-KITA UTAN KAYU, WARALABA NAN BERSAHABAT

Menu Masakan si Ahli Teknik yang 
Sekali Dicoba Langsung Disuka

Utankayu, kelanakuliner.com
Perjalananku kali ini sedikit diganggu dengan rusaknya si jago ngebut motor biruku, Honda CB 1972 125 cc yang kain hari kian cantik saja kendaraan antik itu... Setelah masuk bengkel yang profesional dan pelayanannya sangat menjanjikan, kelanakuliner berjalan dan mencari kendaraan umum, bis Metromini jurusan pramuka, menuju kantor Is Plaza RM Gurih.
Sambel Sambil jepret sana, jepret sini dengan kamera digitalku, tahu-tahu seorang pemuda memberikan salam tersenyum sayapun membalas senyumnya dan memutar memori otakku mencoba mengingat dimana saya mengenalnya. Teman kampuskah? Teman sekolahkah atau orang yang berkunjung ke rumahku untuk survey kredit bank, atau orang asuransi pendidikan yang sering mengontakku?

Alhamdulillah, dengan sikap sesopan mungkin akhirnya saya teringat kembali, rupanya dia teman adik kandungku. Aahhh... forget it lah, yang penting sekarang ada teman dan dengan baik hatinya dia tawarkan  mengantarku ke kantor Is Plaza. Namun aku akhirnya minta diturunkan di perapatan Utankayu, dan meneruskan berjalan kaki dengan niat canvasing (susur jejak kuliner baik berjalan kaki maupun berkendaraan, yah ini kan kelana kuliner yang sebenarnya, kan?) Perjalanan meniti pinggiran jalan Utankayu menuju tembusan jalan ke Pramuka Raya itulah, aku melihat satu ruko yang tampak masih baru. Bakmi Mie-Kita. Sepertinya asyik juga dan lumayan akrab di telinga nama resto ini.

Waktu menunjukkan pukul 14.17 WIB dan langsung saja masuk setelah melewati interior ruangan yang dominan kuning muda dan hijau itu yang juga berhiaskan lukisan neo-klasik karya seniman Jogja. Di ujung meja dapur, saya mencoba mencari informasi tentang sang pemilik dan tepat di bagian bawah meja kasir sekaligus loket layanan pesan, sebuah poster informasi waralaba Bakmi Mie-Kita terpampang manis (satu trik pemasaran yang cukup cerdik, untuk menangkap peluang pasar baru - setidaknya itulah yang dikatakan sang pemilik waralaba Petrus). Tertulis di poster itu "Peluang Usaha (Busines Opportunity) Waralaba Bakmi Mie-Kita, yang ditawarkan ke seluruh wilayah Indonesia. Makanan Sehat, Enak dan Murah. Tipe waralaba, kelas "Food Court - Modal hanya 77jt", "Mini Resto - Modal hanya 160jt", "Resto - modal cuma 175jt", BEP (Titik Balik Impas) 12 s/d 16 bulan. Hubungi Petrus/Nadir No. Telp 08588.3262.658 atau 0856.9292.5050."

Setelah beberapa waktu, kontak pertama saya justru langsung dengan sang pemilik waralaba pak Petrus, tapi belakang waktu saya tahu bahwa ternyata saya berhubungan dengan Nadir, sang penerima waralaba dan pemilik ruko di Utankayu. Kami pun membuat janji bertemu dan saya masih beranggapan akan bertemu dengan pemilik waralaba, Petrus Puspo Sutopo.

Kurang dari satu jam, dan nyaris saja saya tenggelam dalam tidur di kursi makan yang berbentuk sofa tinggi RM Bakmi Mie-Kita, saat bertelepon ria dengan kolega, akhirnya datang juga, Nadir. Walaupun saya sudah tahu, lelaki Arab (ganteng eh... jangan ah nanti GR dan salah tafsir lagi) ini, tapi saya mencoba "melucu" menanyakan nama dirinya, "Dengan pak Petrus?"  (emang ada yah orang Arab yang namanya Petrus? Kalo di "sana" ya pastinya ada lah!...Sayangnya saya lupa mematikan HP saya yang masih OL dengan kolega... ih nggak etis buanget deh gue!), "Saya Nadir, pak," jawabnya menerima jabatan tangan perkenalan diri saya. (by the way... aku jadi ingat satu istilah... sampai ke titik nadir... titik terendah di horizon langit... so what's the meaning of Nadir?)


Setelah berkenalan dan berbincang dengan Nadir, lelaki keturunan Arab kelahiran Jeddah 28 tahun lalu ini, ternyata menyenangkan diajak berdiskusi. Menurutnya, dengan berwaralaba Bakmi Mie-Kita setidaknya keinginannya untuk berwiraswasta dan asyik duduk manis di rumah bisa dilakukan. "Tapi biarpun begitu seperti yang ditawarkan oleh franchisor, saya masih kepingin ikut nimbrung sibuk terjun ke bisnis usaha resto bakmi ini," ujarnya serius. Bujangan yang akan merencanakan menikah  dengan adik sahabat lamanya pada tahun depan ini menegaskan, justru dirinya memang mau bersibuk-sibuk ria untuk jadi pengusaha yang tahu banyak hal tentang bagaimana  memproduksi usaha resto bakmi.

Sebagai gambaran betapa rumit dan sibuknya usaha Bakmi Mie-Kita, jumlah sajian menunya saja hingga seratus lebih. Bisa dibayangkan, bukan bagaimana banyaknya SOP (bukan semacam sop buntut, coy... tapi Standard Operation Procedure - alias Prosedur Operasi Baku) dan beragamnya suplay bahan baku menu masakan. "Wajar saja Mas, kalau masalah product knowledge, sebaiknya ditanyakan langsung kepada pak Petrus... Dia yang lebih paham dengan segala macam menu itu," ujarnya merendah.

Bagi saya bukan itu saja masalahnya, namun yang paling penting adalah bagaimana seh sebenarnya rasa dari bakminya itu sendiri. Apa sama hebat dan lezatnya dengan sang legendaris Bakmi GM? Ah nggak usah kelamaan cerita... Kelanakuliner pun akhirnya mencoba semangkuk porsi Bakmi Komplet yang berisi PG (bukan Partai Golkar, tapi Pangsit Goreng), PR (juga bukan PuRel yang cantik tapi Pangsit Rebus, hehehe), ETM (yang ini juga bukan Etometic Teller Machine - maksa banget kan?- tapi Es Teh Manis). Dan sebagai hasilnya adalah ......................................... (bentar lagi asyik mengingat kenikmatan sensasi makan bakmi..... hmmmm) rasanya tak kalah dengan Bakmi GM (kenapa seh disebut Bakmi Gajah Mada? Emang bakminya segede-gede Gajah Mada... atau emang jaman dulu Gajah Mada doyan bakmi ya? Ahh gak jelas... Tapi konon menurut buku sejarah Indonesia, Bakmi GM dikasih nama seperti itu karena si pedagang bakmi dulu sekali awalnya dagang bareng Gajah Mada.... eh bukan maksudnya dagang di Jalan Gajah Mada... dasar beg*!)

Memang ada idiom di dunia "perbakmian" bahwa jadulbang (jaman dulu banget) patokan makanan bakmi yang enak adalah Bakmi GM, setelah beberapa tahun, muncul lah nama-nama mirip yang juga dikelola oleh warga Cina lainnya seperti Bakmi GK (lagi-lagi bukan Golongan Karya tapi Gang Kelinci). Bakmi GK ini pun juga begitu populer di kalangan masyarakat Jakarta, namun sedikit sekali yang tahu persis, bahwa Bakmi GK menggunakan B2 (alias bukan BlueBand tapi BaBi). lihat tulisan saya yang pertama kali di link kelanakuliner ini.

Kembali ke laptop, eh salah kembali ke pokok bahasan Bakmi Mie-Kita Utan Kayu. Resto Bakmi yang masih dalam pengawasan langsung Petrus (bukan Petrik dan juga bukan Petruk, apalagi Patrick Starfish temannya Spongebob Squarepants). Menurut pengakuan Petrus, usaha waralaba Bakmi Mie-Kita yang dikelolanya ini jelas berbeda dengan usaha waralaba lainnya yang sejenisnya. "Kebanyakan para pemilik waralaba bakmi lainnya itu, setelah mendapatkan uang investasi, maka mereka tidak memberikan yang intens dan berkelanjutan". Itulah sebabnya saya lebih mengutamakan para pelanggan, tambahnya, karena pada akhirnya yang menentukan adalah pasar.

Lelaki humoris yang penuh pengalaman pahit selama hidupnya di masa kecilnya ini menegaskan, bahwa tanggung jawab dirinya tidak berhenti setelah si pemilik modal menyerahkan uangnya membeli merk Bakmi Mie-Kita. "Seumur hidup saya membuka komunikasi, kapanpun mereka butuh saya untuk konsultasi usaha yang telah belasan tahun saya tekuni ini," ungkapnya sambil berpromosi. Kelanakuliner sendiri mengakui bahasa tubuh dan caranya berkomunikasi yang mampu meyakinkan orang lain untuk mau bekerjasama waralaba. Saya jadi ingat film klasik The God Father, dimana ada satu quote populer Marlon Brando dalam film itu, "I'm going to make him an offer he can't refuse."

Lelaki Petrus Puspo Sutopo memang jago bisa meyakinkan para mitra dan koleganya dengan prinsip belajar dari pengalaman, dan yang penting pertama kali adalah skill, kemudian kejujuran, keuletan, baru modal, demikian ungkapnya. Makanya tak heran jika akhirnya ia memilih untuk berwirausaha. dan mengembangkan usahanya dengan konsep waralaba dan kemitraan seperti BO (Business Opportunity). Seiring  itu ia juga mempunyai filosofi hidup yang ingin menolong orang. "Dari kecil Saya hidup banyak ditolong orang, maka Saya bercita-cita ingin menolong orang. Baik itu karyawan maupun para pemilik modal," tandas Petrus.

Pada kenyataannya, Petrus membuktikan hal itu dengan seringnya ia meningkatkan pembinaan  kinerja kepada para karyawannya yang sering dirolling ke setiap cabang yang berbeda maupun cabang baru. "Saya hanya mau memberikan bantuan tenaga kerja ahli (karyawan) saya yang telah lebih dari 6 bulan pengalamannya bekerja dengan saya, demi mempertahankan kualitas SDM di tiap cabang waralaba lain yang baru dibuka," pungkasnya.

Sekarang ini di Jakarta, setidaknya ada 5 cabang waralaba, mulai dari Salemba, Tebet, Kelapa Gading, Sunrise Garden, juga termasuk Bogor.

Bila Anda tertarik ingin merasakan nikmatnya ratusan pilihan menu Bakmi Mie-Kita, maka bisa langsung kunjungi Bakmi Mie-Kita Jl. Utan Kayu No. 106, Jakarta Timur atau menghubungi telepon
(021) 9704.3*** - 9704.3***
untuk pesan antar lokasi terbatas. Sedangkan pesan antaran radius lebih jauh dikenakan ongkos kirim Rp. 2.500,-


SidikKelana Rizal - dobeldobel.com



Pasang Iklan Anda di Sini? HUBUNGI (021)9327.4925 - 9346.1965 - 606.36235 - 081.385.386.583


Pondok Citra

Nasi Pecel Kembang Turi

Sepertinya memang cuma di tempat ini yang menyajikan pecel Madiun (nggak selalu seh, kadang ada juga yang mencari Pecel Nganjuk) dengan menu asli dari daerah tersebut dengan menggunakan kembang turi sebagai sajian unggulan [...]
KPK BakarMadu

Jangan Takut Masuk KPK - Slogan Baru Setelah Masuk Trans7

Tahukah Anda makanan khas dari Pekalongan? Ada yang spesial gak seh? Tapi siapa sangka satu warung pojok dari kota Batik ini mengundang rasa ingin tahu banyak orang untuk mencoba sajian uniknya berupa Bebek Bakar Madu. Hmmm seperti apa seh rasanya sampe TransTV mau meliputnya? [...]
DapurJandaku

Carilah Janda di Mall Ambassador dan nikmatilah

Demi menghilangkan pikiran kotor di benak, saya sapa seorang wanita berusia 30-an tahu yang masih tampak seksi dan cantik, dan ternyata dia adalah pemilik warung makan yang lumayan provokatif itu. Esther namanya [...]
Es Sarang Kuntilanak

Es Sarang Kuntilanak VS Es Pocong?

Es Pocong namanya. Biasanya kalangan mahasiswa di kampus-kampus wilayah Depok banyak yang mengenali minuman bermerk ini. Entah mengapa minuman segar dan nikmat ini menggunakan nama "seram" seperti Es Sarang Kuntilanak" (Es Sarkun) dan Es Pulo Hantu (Es Lohan) [...]
Bengkel Kuliner

Pujasera Syariah Pertama di dunia

BengkelKuliner buka peluang investasi dengan sistem jual putus Rahasia Bumbu dan Pelatihan Tenaga Ahli berkonsep Rest Area dgn investasi minimal Rp.200jt [...]
Cangkru'an VW

SegO RAKyat Vokoke Wareg

tempat ini choesoes oentoek tjangkroe’an toean poean njang siboek bekerdja zonder waktoe oentoek memasak agar soepaja toean poean tida’ spanneng bergaboenglah oentoek tjangkroek jang bermakna [...]
Soto Marmer

LEZATNYA SOTO YANG SESUNGGUHNYA

Adalah sebuah warung makan sederhana yang dimulai dengan membuka jaringan kuat dan menemui bentuknya di kala terakhir perjalanan menuju kesuksesan. RM Soto Mawar Merah atau yang lebih dikenal dengan Soto Marmer ini memulai dengan cara itu. Sang pengusaha, H. Arta Indra, [...]
Udin Kombo

RM Khas Betawi H. Syamsudin Kombo, berdiri sejak 1980

Salah satu tempat tongkrongan warga Bekasi yang ada di Harapan Indah dan menjadi tempat favorit menikmati makanan asli khas Bekasi adalah RM Khas Betawi H. Syamsudin Kombo [...]
PondokGabusPucung

Pondok Gabus H. Lukman, Lebih dari 20 tahun Jadi Aikon Kuliner Bekasi

Kagak salah dah! bila Anda melewati GOR menuju ke arah Pulogadung di jalan Jend. Sudirman, maka tak jauh setelah Anda melewati pertigaan GOR, di sebelah kanan Anda berdiri warung legendaris yang kini menjadi ciri khas Bekasi yang paling kondang [...]
WarungDusun

Ada atmosfer modern nan nyaman di menu kampungnya

Kalau sayur lodeh hampir semua orang tahu, bagaimana dengan asem-asem khas Blitar ini? Asem-asem bukanlah sekadar sayur yang terbuat dari hijau-hijauan seperti sayur asem yang kita kenal. Justru makanan satu ini malah terbuat dari potongan daging sapi yang dibuat seperti sayur sop namun dengan rasa asam yang kuat [...]
Sangkuriang

Sop Gurame Kemangi Pedas vs Ikan Patin Bakar Omega 3

RM Sangkuriang sekali lagi diliput TransTV karena Sop Gurame Kemangi Pedas dan Ikan Bakar Patin Omega 3nya yang memang lain daripada yang biasanya [...]
Sangkuriang

Sop Gurame Kemangi Pedas vs Ikan Patin Bakar Omega 3

RM Sangkuriang sekali lagi diliput TransTV karena Sop Gurame Kemangi Pedas dan Ikan Bakar Patin Omega 3nya yang memang lain daripada yang biasanya [...]
BaksoMalangCakTio

Bakso Malang ini lebih lezat daripada yang di Bandung

Dekat Polres Metro Kota Bekasi, ada tempat makan dan nongkrong yang enak dan nyaman, namanya Bakso Malang Asli "CAK TIO" Veteran 66. Bukan saja tempatnya yang luas namun juga akses menuju tempat itu sangat mudah [...]
Bakso AG Komsen

Bakso AG Komsen dan Bakso 44 Komsen Konsisten dalam Rasa

Warung Bakso yang tetap konsisten mulai dari dibukanya tahun 1993 dengan tak berubah dalam rasa, sehingga pelanggannya kian hari kian bertambah. Mulai dari satu warung kecil kini sudah memiliki 2 warung besar [...]

Promoting BLOGS

MARKETING BOOST Anda ingin kami memblog profil usaha anda? Sewa kami untuk memblog-up anda atau usaha anda dalam jaringan media blogs kami. HIRE US TO BLOG YOU UP Phone: 021-9346-1965 atau di 08121215773 E-mail: dik_rizal@yahoo.com, iwaklawuh2002@yahoo.com