Bakso Malang Asli Cak Tio, Telp: 08129181453 - (021)9599.5354 - 8885.6037

Tampilkan postingan dengan label Gabus Pucung. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Gabus Pucung. Tampilkan semua postingan

Jumat, 01 Oktober 2010

Pondok Gabus H. Lukman berdiri sejak 1960

Legenda kuliner Bekasi nyang kondang beud!

Sayur Gabus Pucung H. Lukman
Kagak salah dah! bila Anda melewati GOR menuju ke arah Pulogadung di jalan Jend. Sudirman, maka tak jauh setelah Anda melewati pertigaan GOR, di sebelah kanan Anda berdiri warung legendaris yang kini menjadi ciri khas Bekasi yang paling kondang.


Betapa tidak, konon bila orang berkunjung ke Bekasi dan belum merasakan makanan khas milik H. Lukman ini, maka dia belum benar-benar berada di Bekasi. Belum lagi harga menunya yang benar-benar relatif terjangkau mulai dari Rp 5.000,- hingga yang termahal Rp 25.000,-

H. Lukman dan istri saat diwawancara
Menurut pengakuan H. Lukman, pemilik Pondok Gabus Pucung sendiri kepada kulinerkuliner.com, saat pertama kali buka di awal tahun 1960-an adalah orang tua mereka yang berdagang sayur pucung. "Tapi dulu orang tua belum menggunakan nama Pondok Gabus Pucung seperti sekarang ini." ungkap lelaki murah senyum ini. "Dulu warung orang tua cuma disebut warung nasi Ibu Sabi'ih. Yang dijual pun macam-macam. Tapi sayur gubus pucung ternyata yang paling laku. Makanya akhirnya menu satu itu jadi andalan kami sekarang ini." beber H. Lukman yang kini telah mempunyai anak 4 orang ini.

Istri H Lukman sang koki sesungguhnya
Berangkat dengan modal 4 juta rupiah H. Lukman memulai usaha Pondok Gabus Pucungnya. Setelah beberapa tahun ternyat lumayan berhasil. Warga Bekasi menyukai makanan khas Bekasi ini. Jangan salah bila saking populernya makanan sayur Gabus Pucung milik H. Lukman ini, maka hampir semua pimpinan kepala daerah Bekasi pernah makan di tempat yang dulu berupa warung sederhana ini. "Mulai dari pak Bupati Bekasi Nonon Sonthanie, Ahmad Zurfaih hingga Mochtar Mohamad sekarang ini pernah makan di tempat kami, bahkan Gubernur Jawa Barat mulai dari Danny Setiawan hingga Ahmad Heriawan. Mereka datang langsung bukannya pesan antar." ujar lelaki berusia 50-an ini bangga karena rumah makannya dijadikan aikon ciri khas makanan khas Bekasi. Karena hal itu pulalah pelanggannya datang dari Tangerang, Bogor hingga kota lainnya.

Semua sajiannya merupakan menu asli warisan orang tua sang istri sejak tahun 1960-an. Kemudian sejak tahun 1980-an H. Lukman mendirikan Pondok Gabus Pucung, segala resep rahasia ada di sang istri yang membuat racikan bumbu sayur pucungnya. Bumbunya sendiri terdiri dari 12 macam seperti bawang merah, bawang putih, daun salam, sereh dan rempah lainnya serta tentunya kluwak (pucung) sebagai bumbu dasar.

Kombinasi Menu Komplit yang mantap dah!
Kemudian saat mengolah masakan ikan gabus dibuang dulu sisiknya baru setelah itu dibersihkan bau amisnya dengan abu gosok hingga warnanya tidak terlalu hitam. Itulah sebabnya penampilan gabus pucung H. Lukman lebih terang dibandingkan dengan sayur gabus pucung di lain tempat. Hal ini menambah selera  makan para penikmatnya dan juga menjadi ciri khas olahan masakan Sayur Gabus Pucungnya.

Belum dibranding Kecap Bango
Kesulitan usaha buka rumah makan dengan menu sayur Gabus Pucung ternyata bukan di ikan gabusnya yang memang susah untuk diternak. Karena kebetulan sekali Pondok Gabus Pucung milik H. Lukman telah berlangganan dengan peternak ikan gabus dari banyak pemasok. Tidak heran, ikan yang dalam bahasa asingnya ini disebut iklan kepala ular (snake head fish) konon termasuk kanibal, alias suka memakan ikan lainnya sesama. Bahkan terkadang bila terpaksa sesama ikan gabus bisa memakan anak-anaknya.

Biar nggak penasaran, saya pun diiznkan untuk melihat dapurnya yang kebetulan sedang mengolah beberapa ekor ikan gabus dengan masing-masing berat 1 kilogram. Kebetulan sekali ada salah satu ikan gabusnya yang mengandung telur ikan gabus. Wow, besar juga ukuran telurnya.

Menu Favorit Komplit Tahu Tempe Bakwan Goreng + Sambal Bajak
"Telur ikan gabus ini juga kadang dipesan oleh beberapa pelanggan sebagai obat kuat," papar sang koki yang sedang mengolah ikan sambil menunjukan telurnya kepada kulinerkuliner.com. "Saya sendiri nggak sanggup makan telurnya, karena bisa bikin saya kleyengan agak pusing," ungkapnya tentang betapa kuatnya efek telur ikan gabus buat mereka yang belum punya pasangan menikah.

Wah hebat dong, seporsi ikan gabus plus telurnya ternyata bisa bikin lelaki dewasa untuk siap tempur... hehehehe aphrozidiac juga ternyata menu sayur gabus pucung ini. Pantas hampir semua pejabat dan tokoh masyarakat  di Bekasi suka mengkonsumsinya. Efeknya pasti sungguh dahsyat! (hihihi...kebayang deh apa yang ada di benak mereka).



Yanto - Tukang Parkir PGP
Kalau mau dibayangkan berapa banyaknya omzet banyaknya porsi yang dihabiskan dalam sehari di Pondok gabus Pucung milik H. Lukman ini, sebaiknya tanya langsung kepada tukang parkir di resto sederhana ini. Dalam sehari tidak kurang dari Rp 80.000,- dia dapatkan dari memparkir mobil dan motor yang datang berkunjung. Belum lagi pengujung kantoran dan pegawai pemdakota Bekasi yang biasanya datang berjalan kaki. Kebetulan lokasinya dekat dengan kantor walikota Bekasi.

Urap Kencur
Cobalah menu andalan dan ciri khas makanan asli orang Bekasi yang juga menurut banyak orang adalah makanan para jawara serta orang gedongan di jaman Belanda dulu, yakni Sayur Gabus Pucung. Di samping gurihnya ikan gabus yang dimasak dengan pucung (kluwak) masakan mirip rawon khas Jawa Timur ini ( tapi nggak pake daging sapi, melainkan ikan gabus sebagai gantinya).

Pecak Lele
Anda juga bisa menikmati sehatnya kelezatan Urap Kencur yang dibandrol sangat terjangkau, hanya Rp 5.000,-

Menu lainnya silakan coba Pecak Lele seharga Rp 10.000,- dan Bakwan Udang plus sayur asem yang masing-masing Rp 5.000,- Wah pasti Anda benar-benar berasa di kampung Bekasi jaman tahun 1960-an dah. Pokoknya danta pisan! (red.: jelas banget!) kalo mau makan nyang asli orang Bekasi, ya di Pondok Gabusnya H. Lukman. Rasanya? Masya Allooooh, muanteb Bang!



Menu Andalan
Sayur Gabus Pucung Komplit
  • Sayur gabus Pucung Rp 25.000,-
  • Urap Kencur Rp 5.000,-
  • Sop Sapi Rp 15.000,-
  • Bakwan Udang Rp 5.000,-
  • Sayur Asem Rp 5.000,-
  • Pecak Lele Rp 10.000,-

Rumah Makan Pondok Gabus Pucung
Alamat:
Jl Jendral Sudirman Km 32 Bekasi
Buaran Bong, Rt 01/08, Kelurahan Mulya
Bekasi Selatan

Telp: (021)889.0007

Jam Buka: Setiap hari Jam 11.00 - 19.00



Apa sebenarnya sayur gabus pucung itu?
Sayur Gabus Pucung
Sayur gabus pucung, sayur ikan gabus yang berwarna hitam pekat dari pucung (kluwak) dan menggunakan ikan gabus. disajikan dalam potongan-potongan ikan pada umumnya, seperti kepala, badan, atau ekor. Ikan gabus yang sudah digoreng, lalu dicemplungkan ke dalam kuah hitam akibat dari pucung.

Sajian unik dari dapur Betawi ini memang bisa bikin ketagihan. Daging ikan gabus yang tebal kenyal diselimuti kuah kehitaman yang gurih enak. Saat diaduk dengan nasi putih hangat plus sedikit sambal hmm... dahsyat enaknya!

RM Pondok Gabus Pucung semakin cantik
Kalau ingin sedikit berbeda, siang ini Anda bisa sedikit berpetualang menyantap hidangan khas Betawi. Salah satu hidangan Betawi yang akhir-akhir ini mulai dikenal adalah si gabus pucung.

Seusai dengan namanya sajian ini berupa ikan gabus yang digoreng kering kemudian diberi kuah pucung alias keluak. Sekilas tampilannya mirip kuah rawon. Ada potongan wortel dan daun bawang yang terselip dalam kuahnya.

Ikan gabus atau ikan air tawar yang bernama keren snakehead fish ini merupakan ikan yang tebal dagingnya dan bentuk kepala dan badannya mirip ular, agak lonjong dan berkulit licin. Ikan inilah yang biasa diperlihara di empang orang Betawi.

Setelah digoreng kering, ikan disiram kuah pucung yang gurih-gurih sedikit asam dan enak. Rasa gurih daging ikan beradu dengan kuah yang kental enak ini. Jika ingin pedas, tinggal ditambahkan sambal dadak yang pedas. Dijamin si gabus terasa makin enak. jadi, jangan kaget kalau sepiring nasi terasa kurang.

Bisa dijumpai dimana saja?

Warung Besan
Jl. Kali Malang No. 37
Pondok Kelapa, Jakarta Timur
Dengan harga per porsi sebesar Rp. 19.500.

Disesaki pengunjung saat belum direnovasi
Pondok Gabus H. Lukman
Jl. Raya Jend. Sudirman Km 32 Bekasi
Buaran Bong, RT 01/08, Kelurahan Mulya
Bekasi Selatan
Telp: (021)889.0007

RM Khas Betawi H. Udin Kombo
Jl. Raya Jend Sudirman KM 28
Perumahan Harapan Indah, Pondok Ungu
(belakang Alfa Mart/sport center)
Telp: 0856.936.500.75
Jam Buka: 11.00 - 17.00

Saung Serpong
Jalan Raya Serpong Km.4 No.2 E-F
Tangerang
Telpon:021-53127102/53127204

RM Betawi Hj. Amih - Gabus Pucung Pak Misan
Jl. Raya Lapangan Tembak No.21 Cibubur
Jakarta Timur
Telp: 021-8728054

Warung Haji Nasun
Jl. Kanfi II No.21, Sawah Jagakarsa
Telp: 021-7870016
Jam Buka: 09.30 - makanan habi

Jumat, 11 Desember 2009

RM Hj. YAYAH: Prasmanan Terlengkap Sesuai Kantong Pelanggan

Mulai Usaha Bermodalkan 50ribu Rupiah
Hingga Bisa Berangkatkan Haji Ibunda

Bekasi, kelanakuliner.com
Selera umumnya orang Indonesia adalah makan sepuasnya dan bayar semampunya namun mendapatkan suasana. Alasan inilah yang membuat warga asli Bekasi, Hj. Yayah membuka usaha warung makan yang bergaya prasmanan. Kebiasaan gaya prasmanan ini memang biasanya ada di sepanjang jalan Kalimalang Bekasi hingga ke arah Cikarang Kota.

Sementara Warung Makan Hj. Yayah yang berlokasi di awal ujung pintu air Kalimalang belakang Islamic Center ini, bisa sebagai tempat awal menikmati wisata kuliner yang khas asli masakan orang Bekasi asli (bisa jadi Hj. Yayah bisa disebut orang Betawi asli).


Bermodalkan uang limapuluh ribu, kira-kira tahun 80-an, Hj. Yayah yang bernama asli Aliyah ini membuka warung. "Pada saat itu daging sekilo saja masih Rp.15.000,- sekarang kan sudah Rp 45.000,-" bongkar Hj. Yayah saat saya menikmati Nasi dengan Semur Daging Empal dan Sate Udang plus Pete Bakar serta Sambel Uleg Khas Betawi yang lumayan pedas. Hj. Yayah wanita yang bersuamikan H.Yusuf ini mengaku semenjak remaja ia sudah dinikahkan oleh orangtuanya dengan pemuda Yusuf berumur 25 pada saat ia masih berusia 15 tahun, dimana saat itu ia tidak menaruh hati apalagi mengenal cinta kepada calon suaminya dan akhirnya setelah menikah, yang ada hanyalah rasa sayang dan kini perkawinannya telah menghasilkan 4 orang anak laki-laki dan 2 orang anak perempuan.


Semenjak itu, ia hanya mempunyai satu keinginan yakni berdagang makanan. Setelah orang tuanya memberi modal 50 ribu rupiah dan diberi sepetak warung berukuran tak lebih dari 3 x 3 meter persegi di samping usaha bengkel bapaknya. Setelah perjuangannya yang begitu gigih dan tak kenal putus asa, sambil merajut tali kasih sayang bersama sang suami, Hj. Yayah secara bertahap mulai bertambah besar usahanya. Setelah sang orang tua memberikan tanah bekas usaha bengkelnya sebagai usaha rumah makan, akhirnya dia mulai memperluas warungnya dan kini tak kurang sedikitnya 50 menu masakan yang disajikan setiap hari dengan omzet tak kurang dari 3 juta per harinya.


Rupanya usia sang suami tak bisa lebih lama, setelah suaminya H. Yusuf meninggal dunia, usahanya justru semakin besar. Wanita berusia 50 tahun ini kini telah berhasil memberangkatkan haji ibundanya dan haji ba'dal (memberangkatkan haji setelah almarhum) bapaknya dan kedua mertuanya, dan tak kurang dari 16 orang karyawan yang diambil dari keluarganya serta tetangga. Wanita yang suka bercanda dengan gaya khas logat betawi ini, kini tinggal duduk di eja kasir (bukan di kursinya) dan menanti para pelanggan selesai makan dan dalam hitungan detik dia bisa mengkalkulasi harga makanan yang disantap para pelanggannya. Taruhlah pelanggan sepasang remaja yang makan dua potong daging empal masing-masing dan sayur asam serta minuman air mineral, dalam waktu kurang dari 5 detik Hj. Yayah menyebut angka 50 ribu rupiah. Hebat sekali wanita ini dalam menghitungnya.

Saya sendiri bisa diperkirakan sekitar 20 ribuan, makan lengkap dengan es jeruknya. Tapi seperti biasa, gratis. (Hehehehe memang enak jadi wartawan kuliner ya?) Melihat dan memperhatikan para pelanggannya yang bebas memilih sendiri dan menyendok sendiri nasi yang diambil sesuai selera ukuran mereka. Wajar saja bila warung makan sederhana Hj. Yayah ini semakin hari semakin banyak pelanggan yang datang, dan tak kurang mulai dari pejabat pemda Kota Bekasi hingga Kabupaten Bekasi lalu banyak juga pegawai pemda serta orang kantoran di sekitar Kota Bekasi. Banyak pula wartawan media cetak wilayah Bekasi dan wartawan televisi yang datang untuk sekadar meliput rumah makan sederhana bergaya prasmanan terjangkau.


Bila Anda ingin mencoba menu masakan khas Betawi atau khas Bekasi ala Hj. Yayah, seperti Gabus Pucung termasuk makanan Betawi yang nyaris hilang, kemudian ada juga pepesan aneka ikan dan daging sampai dengan menu sayur lodeh atau sayur asam maupun sayur nangka. Jangan kaget harganya hanya 2000 rupiah per porsi sayuran yang Anda pilih untuk dicampurkan ke nasi Anda, mau banyak ataupun sedikit sayurnya harganya tetap untuk setiap sayur pilihan. Pepesannya pun cuma dipatok 3000 perak per bungkus. Khusus untuk daging seperti empal dan ikan goreng bumbu pedas, sate ati ampela atau sate udang dan yang sejenisnya bisa dipatok 5000 per potongnya. Sedangkan sepotong tempe atau tahu goreng cuma 1500 perak. Untuk minumannya bervariasi mulai dari yang 1000 rupiah hingga yang termahal 5000 perak.

Pokoknya bila Anda mau makan enak dan bebas memilih menunya dengan uang yang terbatas, Anda bisa langsung datang ke Warung Makan Hj. Yayah di pertigaan jalan raya Irigasi Kalimalang belakang Islamic Center Bekasi atau bisa menghubungi nomor (021)9905.0162 - 9989.0477 untuk reservasi.

Sidik Rizal - dobeldobel.com

RM Hj. YAYAH: Prasmanan Terlengkap Sesuai Kantong Pelanggan

Mulai Usaha Bermodalkan 50ribu Rupiah
Hingga Bisa Berangkatkan Haji Ibunda

Bekasi, kelanakuliner.com
Selera umumnya orang Indonesia adalah makan sepuasnya dan bayar semampunya namun mendapatkan suasana. Alasan inilah yang membuat warga asli Bekasi, Hj. Yayah membuka usaha warung makan yang bergaya prasmanan. Kebiasaan gaya prasmanan ini memang biasanya ada di sepanjang jalan Kalimalang Bekasi hingga ke arah Cikarang Kota.

Sementara Warung Makan Hj. Yayah yang berlokasi di awal ujung pintu air Kalimalang belakang Islamic Center ini, bisa sebagai tempat awal menikmati wisata kuliner yang khas asli masakan orang Bekasi asli (bisa jadi Hj. Yayah bisa disebut orang Betawi asli).


Bermodalkan uang limapuluh ribu, kira-kira tahun 80-an, Hj. Yayah yang bernama asli Aliyah ini membuka warung. "Pada saat itu daging sekilo saja masih Rp.15.000,- sekarang kan sudah Rp 45.000,-" bongkar Hj. Yayah saat saya menikmati Nasi dengan Semur Daging Empal dan Sate Udang plus Pete Bakar serta Sambel Uleg Khas Betawi yang lumayan pedas. Hj. Yayah wanita yang bersuamikan H.Yusuf ini mengaku semenjak remaja ia sudah dinikahkan oleh orangtuanya dengan pemuda Yusuf berumur 25 pada saat ia masih berusia 15 tahun, dimana saat itu ia tidak menaruh hati apalagi mengenal cinta kepada calon suaminya dan akhirnya setelah menikah, yang ada hanyalah rasa sayang dan kini perkawinannya telah menghasilkan 4 orang anak laki-laki dan 2 orang anak perempuan.


Semenjak itu, ia hanya mempunyai satu keinginan yakni berdagang makanan. Setelah orang tuanya memberi modal 50 ribu rupiah dan diberi sepetak warung berukuran tak lebih dari 3 x 3 meter persegi di samping usaha bengkel bapaknya. Setelah perjuangannya yang begitu gigih dan tak kenal putus asa, sambil merajut tali kasih sayang bersama sang suami, Hj. Yayah secara bertahap mulai bertambah besar usahanya. Setelah sang orang tua memberikan tanah bekas usaha bengkelnya sebagai usaha rumah makan, akhirnya dia mulai memperluas warungnya dan kini tak kurang sedikitnya 50 menu masakan yang disajikan setiap hari dengan omzet tak kurang dari 3 juta per harinya.


Rupanya usia sang suami tak bisa lebih lama, setelah suaminya H. Yusuf meninggal dunia, usahanya justru semakin besar. Wanita berusia 50 tahun ini kini telah berhasil memberangkatkan haji ibundanya dan haji ba'dal (memberangkatkan haji setelah almarhum) bapaknya dan kedua mertuanya, dan tak kurang dari 16 orang karyawan yang diambil dari keluarganya serta tetangga. Wanita yang suka bercanda dengan gaya khas logat betawi ini, kini tinggal duduk di eja kasir (bukan di kursinya) dan menanti para pelanggan selesai makan dan dalam hitungan detik dia bisa mengkalkulasi harga makanan yang disantap para pelanggannya. Taruhlah pelanggan sepasang remaja yang makan dua potong daging empal masing-masing dan sayur asam serta minuman air mineral, dalam waktu kurang dari 5 detik Hj. Yayah menyebut angka 50 ribu rupiah. Hebat sekali wanita ini dalam menghitungnya.

Saya sendiri bisa diperkirakan sekitar 20 ribuan, makan lengkap dengan es jeruknya. Tapi seperti biasa, gratis. (Hehehehe memang enak jadi wartawan kuliner ya?) Melihat dan memperhatikan para pelanggannya yang bebas memilih sendiri dan menyendok sendiri nasi yang diambil sesuai selera ukuran mereka. Wajar saja bila warung makan sederhana Hj. Yayah ini semakin hari semakin banyak pelanggan yang datang, dan tak kurang mulai dari pejabat pemda Kota Bekasi hingga Kabupaten Bekasi lalu banyak juga pegawai pemda serta orang kantoran di sekitar Kota Bekasi. Banyak pula wartawan media cetak wilayah Bekasi dan wartawan televisi yang datang untuk sekadar meliput rumah makan sederhana bergaya prasmanan terjangkau.


Bila Anda ingin mencoba menu masakan khas Betawi atau khas Bekasi ala Hj. Yayah, seperti Gabus Pucung termasuk makanan Betawi yang nyaris hilang, kemudian ada juga pepesan aneka ikan dan daging sampai dengan menu sayur lodeh atau sayur asam maupun sayur nangka. Jangan kaget harganya hanya 2000 rupiah per porsi sayuran yang Anda pilih untuk dicampurkan ke nasi Anda, mau banyak ataupun sedikit sayurnya harganya tetap untuk setiap sayur pilihan. Pepesannya pun cuma dipatok 3000 perak per bungkus. Khusus untuk daging seperti empal dan ikan goreng bumbu pedas, sate ati ampela atau sate udang dan yang sejenisnya bisa dipatok 5000 per potongnya. Sedangkan sepotong tempe atau tahu goreng cuma 1500 perak. Untuk minumannya bervariasi mulai dari yang 1000 rupiah hingga yang termahal 5000 perak.

Pokoknya bila Anda mau makan enak dan bebas memilih menunya dengan uang yang terbatas, Anda bisa langsung datang ke Warung Makan Hj. Yayah di pertigaan jalan raya Irigasi Kalimalang belakang Islamic Center Bekasi atau bisa menghubungi nomor (021)9905.0162 - 9989.0477 untuk reservasi.

Sidik Rizal - dobeldobel.com

Sabtu, 25 Juli 2009

Warung Juragan: Konsep Makanan Rumahan di Bekasi Barat

Resto Keluarga ala Prasmanan
dibuka oleh Kapolres Metro Kota Bekasi


Bekasi, kelanakuliner.com
Kapolres Metro Kota Bekasi, AKBP Guntur Laope membuka peresemian rumah makan keluarga milik keluarga Kanit Intel Polsek Bekasi Barat, sambil menganjurkan agar staf jajaran kepolisian di Kota Bekasi untuk memberanikan diri membuka peluang usaha dengan berwirausaha. Adalah satu terobosan positif, bila ada staf aparat kepolisian yang terjun ke dunia usaha yang melibatkan keluarga tanpa menggangu fusi dan tugas utamanya sebagai aparat yang memebrikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat.

Kalau kita ingat fungsi petugas negara, polisi yang "To Protect and Serve People" hampir serupa di semua negara di belahan dunia manapun. Sementara kinerja mereka (khususnya Kepolisian Republik Indonesia) yang semakin berat dengan kejadian beberapa waktu yang lalu, Pemboman para teroris, maka terkadang kita lupa bahwa ada sebagian dari aparat kepolisian yang keadaan kehidupannya tidak memadai layaknya seorang abdi negara.

Karena itulah jika ada seorang aparat kepolisian yang melakukan peningkatan kualitas hidup dengan memberikan peluang kepada keluarganya untuk berwirausaha tetnunya sangat didukung oleh petinggi kepolisian di wilayah resort metro kota Bekasi.

Demikian itulah yang terjadi dengan berdirinya Warung Juragan (ditulis dengan nama Waroeng Joeragan atau Waroeng Juragan), yang dipelopori oleh istri seorang Kanit Intel Kepolisian Sektor Bekasi Barat. Sang Istri yang keturunan Arab ini kebetulan sekali sangat menyukai dunia masak memasak terutama keluarganya. Itulah sebabnya menu yang disajikan di resto sederhana keluarga ini sangat bernuansa menu masakan rumahan.

Gaya sajiannya pun kombinasi antara masakan Sunda dan rempah-rempah resep Timur Tengah. Menu Andalan Warung Juragan memang pada dasarnya serupa dengan Saung Juragan pendahulunya di wilayah Cibitung. Bila Saung Juragan Cibitung berkonsep rumah makan keluarga dengan nuansa rumah tradisional Sunda dan desain interior dan konstruksinya di atas kolam ikan, maka desain RM Warung Juragan yang lokasinya tepat di samping kantor Polsek Bekasi Barat ini, lebih bernuansa rumah tradisional Betawi dengan sajian makanan berupa prasmanan.

Dengan luas nyaris 400 meter per segi, konstruksi bangunan Warung Juragan sangat sederhana dan asri. Tiga tiang utama (soko guru) dari kayu jati dan void (langit-langit ) yang cukup tinggi sekitar 5 m, membuat suasana tarasa sejuk dan berangin. Apalagi dinding pemisahnya bukan merupakan tembok kongkrit ataupun bata, justru dibuat dari anyaman bambu membuat kesan country begitu kuat. Seperti rumah kampung yang penuh nostalgia, demikian saya menyebutnya.

Bagaimana dengan menu andalannya?
Sayur Gabus Pucung adalah salah satu masakan utama Warung Juragan yang sangat saya rekomendasikan. Masakan sayur yang menggunakan bumbu utama kluwek ini sebenarnya sudah sering ditemukan pada masakan seperti Rawon, namun potongan daging kambing atau sapi diganti dengan potongan besar ikan gabus yang begitu gurih dan nikmat.

Kelezatan ikan gabus jadi begitu terasa dengan tajamnya peningkat rasa kluwek (yang oleh orang Betawi atau bekasi disebut dengan nama Pucung). Dan itulah sebabnya makanan sayur berkuah ini disebut Gabus Pucung. Masalah rasanya, lidah saya bilang, Top Markotop, Yes Markoyes.... sepertinya pak Bondan bakalan setuju. Kenapa begitu?

Kelembutan daging ikan gabus yang penuh tulanbg lembut dan halus ini akan terasa lebih nikmat saat kita menyantapnya dengan berhati-hati ditambah kuah pucungnya yang kental dan gurih khas kluwek. Apalagi sesekali anda potongan cabe rawit, pastinya akan membuat lidah kita semakin menari-nari. Pada intinya, potongan ikan gabus akan cepat kita kunyah dan kemudian tanpa sadar kita akan menyuapkan kuah pucungnya berkali-kali bersama nasi yang kita makan. Sip Markusip banget deh!

Belum lagi masakan lainnya. Dan alangkah pasnya bila anda memesan minuman khas Warung Juragan, yakni Es Bubur Susu, dan sayang saya lupa apakah sang pemilik (Uja, anak permpuan sulung yang mengelola resto ini) sudah memberi nama khusus dari minuman favoritnya itu. Sayang saya belum sempat merasakannya, tapi melihat betapa asyiknya dia menyeruput minuman dingin berbahan baku es kelapa kopyor dan susu kental serta butiran jelly bulat yang sangat menarik tampilannya.

Mengenai konsep layanan dan target pelanggannya, Azis (adik lelaki Uja, anak kedua) menjelaskan bahwa ia menjuju kelas menengah atas dan menengah bawah. Karena harga yang disajikan adalah harga yang terjangkau oleh semua pihak, sekalipun mereka mengakui pelanggan pada awalnya datang ke Warung Juragan cenderung membawa kendaraan roda empat.

"Mungkin ini baru awalnya saja, maklum kan baru saja diresmikan... jadi target evaluasi saya adalah seminggu ke depan. Setelah seminggu besok, saya mungkin bisa mengambil keputusan untuk langkah berikutnya dalam hal strategi pemasaran yang akan kami lakukan tentunya hal ini akan saya diskusikan dengan keluarga, yakni bapak, ibu dan kakak saya." jelas Aziz, lelaki lajang berusia tak lebih dari 23 tahun ini.

Lalu apa istimewanya buat kita saat berkunjung ke rumah makan sederhana Warung Juragan ini?
Anda pasti akan mendapatkan suasana asri dan sejuknya atmosfir saat Anda pertama kali masuk di wilayah Bekasi sekalipun di musim panas sekalipun. Seperti yang saya jelaskan di awal tadi, desain bangunan yang dibuat dengan langit-langit tinggi dan minimali untuk dinding pemisahnya tanpa konstruksi beton (bata) membuat bangunan ini sangat sejuk, apalagi diperindah dengan kipas angin besar yang klasik.

Dan di setiap tiang soko gurunya ada tergantung kerupuk kaleng, yang membuat kita teringat dengan suasana pedesaan. Mau merasakan suasana atmosder pedesaan di tengah kota Bekasi apalagi dengan perasan aman karena dekat kantor polisi (apa hubuingannya? Cari sendiri lah! hehehe!) Ya silakan Anda berkunjung ke Warung Juragan (Waroeng Juragan). Untuk reservasi bisa kontak di nomor telepon  (021) 9346.1965 atau 021) 9120.4972

Pasang Iklan Anda di Sini? HUBUNGI (021)9327.4925 - 9346.1965 - 606.36235 - 081.385.386.583


Pondok Citra

Nasi Pecel Kembang Turi

Sepertinya memang cuma di tempat ini yang menyajikan pecel Madiun (nggak selalu seh, kadang ada juga yang mencari Pecel Nganjuk) dengan menu asli dari daerah tersebut dengan menggunakan kembang turi sebagai sajian unggulan [...]
KPK BakarMadu

Jangan Takut Masuk KPK - Slogan Baru Setelah Masuk Trans7

Tahukah Anda makanan khas dari Pekalongan? Ada yang spesial gak seh? Tapi siapa sangka satu warung pojok dari kota Batik ini mengundang rasa ingin tahu banyak orang untuk mencoba sajian uniknya berupa Bebek Bakar Madu. Hmmm seperti apa seh rasanya sampe TransTV mau meliputnya? [...]
DapurJandaku

Carilah Janda di Mall Ambassador dan nikmatilah

Demi menghilangkan pikiran kotor di benak, saya sapa seorang wanita berusia 30-an tahu yang masih tampak seksi dan cantik, dan ternyata dia adalah pemilik warung makan yang lumayan provokatif itu. Esther namanya [...]
Es Sarang Kuntilanak

Es Sarang Kuntilanak VS Es Pocong?

Es Pocong namanya. Biasanya kalangan mahasiswa di kampus-kampus wilayah Depok banyak yang mengenali minuman bermerk ini. Entah mengapa minuman segar dan nikmat ini menggunakan nama "seram" seperti Es Sarang Kuntilanak" (Es Sarkun) dan Es Pulo Hantu (Es Lohan) [...]
Bengkel Kuliner

Pujasera Syariah Pertama di dunia

BengkelKuliner buka peluang investasi dengan sistem jual putus Rahasia Bumbu dan Pelatihan Tenaga Ahli berkonsep Rest Area dgn investasi minimal Rp.200jt [...]
Cangkru'an VW

SegO RAKyat Vokoke Wareg

tempat ini choesoes oentoek tjangkroe’an toean poean njang siboek bekerdja zonder waktoe oentoek memasak agar soepaja toean poean tida’ spanneng bergaboenglah oentoek tjangkroek jang bermakna [...]
Soto Marmer

LEZATNYA SOTO YANG SESUNGGUHNYA

Adalah sebuah warung makan sederhana yang dimulai dengan membuka jaringan kuat dan menemui bentuknya di kala terakhir perjalanan menuju kesuksesan. RM Soto Mawar Merah atau yang lebih dikenal dengan Soto Marmer ini memulai dengan cara itu. Sang pengusaha, H. Arta Indra, [...]
Udin Kombo

RM Khas Betawi H. Syamsudin Kombo, berdiri sejak 1980

Salah satu tempat tongkrongan warga Bekasi yang ada di Harapan Indah dan menjadi tempat favorit menikmati makanan asli khas Bekasi adalah RM Khas Betawi H. Syamsudin Kombo [...]
PondokGabusPucung

Pondok Gabus H. Lukman, Lebih dari 20 tahun Jadi Aikon Kuliner Bekasi

Kagak salah dah! bila Anda melewati GOR menuju ke arah Pulogadung di jalan Jend. Sudirman, maka tak jauh setelah Anda melewati pertigaan GOR, di sebelah kanan Anda berdiri warung legendaris yang kini menjadi ciri khas Bekasi yang paling kondang [...]
WarungDusun

Ada atmosfer modern nan nyaman di menu kampungnya

Kalau sayur lodeh hampir semua orang tahu, bagaimana dengan asem-asem khas Blitar ini? Asem-asem bukanlah sekadar sayur yang terbuat dari hijau-hijauan seperti sayur asem yang kita kenal. Justru makanan satu ini malah terbuat dari potongan daging sapi yang dibuat seperti sayur sop namun dengan rasa asam yang kuat [...]
Sangkuriang

Sop Gurame Kemangi Pedas vs Ikan Patin Bakar Omega 3

RM Sangkuriang sekali lagi diliput TransTV karena Sop Gurame Kemangi Pedas dan Ikan Bakar Patin Omega 3nya yang memang lain daripada yang biasanya [...]
Sangkuriang

Sop Gurame Kemangi Pedas vs Ikan Patin Bakar Omega 3

RM Sangkuriang sekali lagi diliput TransTV karena Sop Gurame Kemangi Pedas dan Ikan Bakar Patin Omega 3nya yang memang lain daripada yang biasanya [...]
BaksoMalangCakTio

Bakso Malang ini lebih lezat daripada yang di Bandung

Dekat Polres Metro Kota Bekasi, ada tempat makan dan nongkrong yang enak dan nyaman, namanya Bakso Malang Asli "CAK TIO" Veteran 66. Bukan saja tempatnya yang luas namun juga akses menuju tempat itu sangat mudah [...]
Bakso AG Komsen

Bakso AG Komsen dan Bakso 44 Komsen Konsisten dalam Rasa

Warung Bakso yang tetap konsisten mulai dari dibukanya tahun 1993 dengan tak berubah dalam rasa, sehingga pelanggannya kian hari kian bertambah. Mulai dari satu warung kecil kini sudah memiliki 2 warung besar [...]

Promoting BLOGS

MARKETING BOOST Anda ingin kami memblog profil usaha anda? Sewa kami untuk memblog-up anda atau usaha anda dalam jaringan media blogs kami. HIRE US TO BLOG YOU UP Phone: 021-9346-1965 atau di 08121215773 E-mail: dik_rizal@yahoo.com, iwaklawuh2002@yahoo.com