Bakso Malang Asli Cak Tio, Telp: 08129181453 - (021)9599.5354 - 8885.6037

Selasa, 13 April 2010

DODOL NANAS SUBANG MEKARSARI ERVIANI

Nanas Subang Menembus Pasar Internasional

Subang, kelanakuliner.co.cc
Bila Anda sedang berada di jalur jalan kecamatan Jalan Cagak, maka Anda akan bisa menemui sebuah dapur dodol yang sangat terkenal di Subang. Namanya Dapur Dodol Nenas Mekarsari Erviani. Oleh-oleh khas Subang ini rupanya telah beberapa kali ditayangkan di televisi seperti TransTV dan RCTI.

Kelanakuliner berusaha menemui sang pemilik yang tinggal tak jauh dari toko oleh-oleh Dodol Khas Subang Mekarsari. Ibu Cucu adalah salah satu perajin dodol nanas yang berhasil dan kini membuat koperasi perajin dodol nanas Subang. Kebanyakan anggotanya adalah para istri petani Nanas di daerah Subang tepatnya desa Tambak Mekar, Kecamatan Subang. 

Ternyata berbagai penelitian ilmiah dari perguruan tinggi seperti ITB dan UGM menyatakan bahwa Nanas Subang diketahui mempunyai ciri khas unggul mulai dari serat buah nanasnya yang tinggi dan rasa manisnya terkombinasi pas dengan rasa asamnya. Belum lagi serat daunnya yang ternyata berdasarkan penelitian beberapa laboratorium internasional, kandungan Nanas Subang lebih banyak dan lebih kuat dibandingkan dengan serat daun buah nanas dari daerah lainnya di Indonesia bahkan seluruh Asia Tenggara. "Karena itulah beberapa negara produsen kelengkapan kendaraan motor seperti dashboard mobil atau spakbor motor untuk industri mobil Toyota, memesan secara khusus dashboard berbahan dasar serat daun Nanas Subang ini," ungkap Irianto, Ketua Kelompok Tani Dewi Pohaci Desa Tambak Mekar, Kecamatan Jalan Cagak Kabupaten Subang.

Tak heran bila pak W. Irianto, suami ibu Cucu ini, juga telah berhasil mengekspor buah nanasnya ke beberapa negara Asia. Sayangnya proses ekspor nanas buah yang dilakukan oleh W. Irianto ini sama sekali tidak ada proses campur tangan pemerintah setempat. Padahal pemerintah pusat sudah beberapa kali menghubungi pemerintah daerah karena urusan yang berhubungan dengan perizinan ekspor dari Dinas Bea Cukai. Satu hal yang patut disayangkan bagi pemerintah Kabupaten Subang, sebuah peluang peningkatan penghasil asli daerah yang bisa bermain di tingkat dunia namun tidak ditindaklanjuti secara serius.

Perlu diketahui bahwa data ekspor nanas Subang dari Kelompok Tani Dewi Pohaci Subang. Mulai dari Januari 2008 sampai pertengahan Desember 2008 saja sedikitnya 20 ton per bulannya ia ekspor ke Korea, Iran, Arab Saudi dan Mesir.

Bila sang suami yang bukan saja petani nanas biasa dan pengekspor nanas ke manca negara, maka ibu Cucu membantu suaminya mengolah sisa ekspor dengan sedikit teknik sehingga memiliki nilai tambah. Ide membuat Dodol Nanas dari sisa ekspor, karena keinginan memanfaatkan nanas yang begitu banyak dan bisa dimanfaatkan untuk bisa bermanfaat dan tetap bernilai ekonomis. Bermodalkan pelatihan budidaya serta peningkatan manfaat usaha pertanian dan perkebunan dari pemerintah daerah setempat, Ibu Cucu mencoba membuat nanas BS (sebutan untuk sisa ekspor) menjadi olahan baru berupa Dodol Nanas. Disamping lebih bernilai ekonomis untuk dijual, Dodol Nanas ternyata jauh lebih awet disimpan hingga berbulan-bulan.

"Setidaknya Dodol Nanas kami ini awet hingga 4 bulan sebelum dibuka kemasan plastiknya dan siap serta aman untuk dikonsumsi oleh siapapun," papar ibu Cucu. "Di samping menyehatkan dan rasanya yang manis asam dan lezat, kami tidak mencampur bahan pengawet atau zat kimiawi tambahan lainnya." ujar wanita beranak 5 ini.

Melalui kelompok perajin makanan dodol nanas dan petani nanas, APENAS (Asosiasi Petani Nanas dan Buah) Kabupaten Subang, dirinya mengaku perlu membentuk kelompok perajin tersendiri khusus untuk desanya. Maka terbentuklah Kelompok Perajin Dodol Nanas Mekar Sari. Di kelompok inilah dia mengakomodir setiap anggotanya agar bisa dan mengetahui pengetahuan bagaimana menanam, membudidayakan dan menambah nilai dari tumbuhan buah nanas. Untuk menjual produk bernilai tambah seperti Dodol Nanas, ibu Cucu dibantu suaminya hingga mencapai negara Malaysia. Karena keterbatasan produksi, sajalah dodol nanasnya belum serius dijual secara ekspor ke mancanegara. "Sekarang ini saja untuk memenuhi permintaan pasar dari daerah sekitar Subang, kami agak kewalahan. Apalagi semenjak beberapa stasiun televisi menyiarkan produk oleh-oleh dodol nanas ini di acara kuliner mereka," pungkas Irianto.

Sepertinya kelompok perajin dodol nanas Mekarsari dan kelompok tani Dewi Pohaci memang sangat membutuhkan bantuan investor khusus di bidang agrobisnis yang mau mengangkat mereka. Padahal dodol nanas buatan mereka terkenal serta terbukti lezat nikmat dan mampu menembus pasar nasional, tinggal bagaimana kita sebagai bangsa yang peduli pada pereknomian rakyat mau membantu.

Kelana Rizal - dobeldobel.co.cc

1 komentar:

  1. Liputan6.com, Subang: Kabupaten Subang, Jawa Barat, dikenal sebagai produsen nanas unggulan. Nanas Subang terkenal dengan sebutan Nanas Simadu. Sesuai namanya, nanas dari Subang ini manis. Selain bisa dimakan langsung dalam bentuk buah segar, nanas juga dapat diolah menjadi berbagai jenis penganan, salah satunya adalah dodol nanas.

    Berdasarkan pantauan SCTV di Subang, baru-baru ini, harga dodol nanas berkisar antara Rp6.000 hingga Rp19.000 per dus. Dodol nanas khas Subang saat ini juga banyak dipesan penikmat dodol dari luar Jawa.

    Proses pembuatan dodol nanas mudah. Buah nanas yang sudah dikupas dipotong-potong dan dibersihkan dengan air. Setelah diblender hingga menjadi cairan kental. Baru setelah itu dicampur dengan tepung, gula, dan santan. Setelah diaduk merata dan sedikit mengental, adonan dimasak. Adonan yang sudah matang dan menjadi dodol kemudian dipotong-potong, dibungkus, dan siap dipasarkan.

    Bagi Anda yang sedang lewat di daerah Subang, tak ada salahnya mencoba nanas dan dodol nanas untuk dibawa pulang sebagai buah tangan.(ZAQ)

    BalasHapus

Pasang Iklan Anda di Sini? HUBUNGI (021)9327.4925 - 9346.1965 - 606.36235 - 081.385.386.583


Pondok Citra

Nasi Pecel Kembang Turi

Sepertinya memang cuma di tempat ini yang menyajikan pecel Madiun (nggak selalu seh, kadang ada juga yang mencari Pecel Nganjuk) dengan menu asli dari daerah tersebut dengan menggunakan kembang turi sebagai sajian unggulan [...]
KPK BakarMadu

Jangan Takut Masuk KPK - Slogan Baru Setelah Masuk Trans7

Tahukah Anda makanan khas dari Pekalongan? Ada yang spesial gak seh? Tapi siapa sangka satu warung pojok dari kota Batik ini mengundang rasa ingin tahu banyak orang untuk mencoba sajian uniknya berupa Bebek Bakar Madu. Hmmm seperti apa seh rasanya sampe TransTV mau meliputnya? [...]
DapurJandaku

Carilah Janda di Mall Ambassador dan nikmatilah

Demi menghilangkan pikiran kotor di benak, saya sapa seorang wanita berusia 30-an tahu yang masih tampak seksi dan cantik, dan ternyata dia adalah pemilik warung makan yang lumayan provokatif itu. Esther namanya [...]
Es Sarang Kuntilanak

Es Sarang Kuntilanak VS Es Pocong?

Es Pocong namanya. Biasanya kalangan mahasiswa di kampus-kampus wilayah Depok banyak yang mengenali minuman bermerk ini. Entah mengapa minuman segar dan nikmat ini menggunakan nama "seram" seperti Es Sarang Kuntilanak" (Es Sarkun) dan Es Pulo Hantu (Es Lohan) [...]
Bengkel Kuliner

Pujasera Syariah Pertama di dunia

BengkelKuliner buka peluang investasi dengan sistem jual putus Rahasia Bumbu dan Pelatihan Tenaga Ahli berkonsep Rest Area dgn investasi minimal Rp.200jt [...]
Cangkru'an VW

SegO RAKyat Vokoke Wareg

tempat ini choesoes oentoek tjangkroe’an toean poean njang siboek bekerdja zonder waktoe oentoek memasak agar soepaja toean poean tida’ spanneng bergaboenglah oentoek tjangkroek jang bermakna [...]
Soto Marmer

LEZATNYA SOTO YANG SESUNGGUHNYA

Adalah sebuah warung makan sederhana yang dimulai dengan membuka jaringan kuat dan menemui bentuknya di kala terakhir perjalanan menuju kesuksesan. RM Soto Mawar Merah atau yang lebih dikenal dengan Soto Marmer ini memulai dengan cara itu. Sang pengusaha, H. Arta Indra, [...]
Udin Kombo

RM Khas Betawi H. Syamsudin Kombo, berdiri sejak 1980

Salah satu tempat tongkrongan warga Bekasi yang ada di Harapan Indah dan menjadi tempat favorit menikmati makanan asli khas Bekasi adalah RM Khas Betawi H. Syamsudin Kombo [...]
PondokGabusPucung

Pondok Gabus H. Lukman, Lebih dari 20 tahun Jadi Aikon Kuliner Bekasi

Kagak salah dah! bila Anda melewati GOR menuju ke arah Pulogadung di jalan Jend. Sudirman, maka tak jauh setelah Anda melewati pertigaan GOR, di sebelah kanan Anda berdiri warung legendaris yang kini menjadi ciri khas Bekasi yang paling kondang [...]
WarungDusun

Ada atmosfer modern nan nyaman di menu kampungnya

Kalau sayur lodeh hampir semua orang tahu, bagaimana dengan asem-asem khas Blitar ini? Asem-asem bukanlah sekadar sayur yang terbuat dari hijau-hijauan seperti sayur asem yang kita kenal. Justru makanan satu ini malah terbuat dari potongan daging sapi yang dibuat seperti sayur sop namun dengan rasa asam yang kuat [...]
Sangkuriang

Sop Gurame Kemangi Pedas vs Ikan Patin Bakar Omega 3

RM Sangkuriang sekali lagi diliput TransTV karena Sop Gurame Kemangi Pedas dan Ikan Bakar Patin Omega 3nya yang memang lain daripada yang biasanya [...]
Sangkuriang

Sop Gurame Kemangi Pedas vs Ikan Patin Bakar Omega 3

RM Sangkuriang sekali lagi diliput TransTV karena Sop Gurame Kemangi Pedas dan Ikan Bakar Patin Omega 3nya yang memang lain daripada yang biasanya [...]
BaksoMalangCakTio

Bakso Malang ini lebih lezat daripada yang di Bandung

Dekat Polres Metro Kota Bekasi, ada tempat makan dan nongkrong yang enak dan nyaman, namanya Bakso Malang Asli "CAK TIO" Veteran 66. Bukan saja tempatnya yang luas namun juga akses menuju tempat itu sangat mudah [...]
Bakso AG Komsen

Bakso AG Komsen dan Bakso 44 Komsen Konsisten dalam Rasa

Warung Bakso yang tetap konsisten mulai dari dibukanya tahun 1993 dengan tak berubah dalam rasa, sehingga pelanggannya kian hari kian bertambah. Mulai dari satu warung kecil kini sudah memiliki 2 warung besar [...]

Promoting BLOGS

MARKETING BOOST Anda ingin kami memblog profil usaha anda? Sewa kami untuk memblog-up anda atau usaha anda dalam jaringan media blogs kami. HIRE US TO BLOG YOU UP Phone: 021-9346-1965 atau di 08121215773 E-mail: dik_rizal@yahoo.com, iwaklawuh2002@yahoo.com